
Hari ketiga KKN
Saat sampai Balai Desa, bapak Kades dan beberapa masyarakat yang diundang pun sudah siap menunggu kedatangan kami disana.
"Assalamu'alaikum, " ucap Kami hampir berbarengan.
"Waalaikumsalam warohmatulohi wabarokatuh, " jawab mereka semua serempak.
"Maaf Bapak-bapak, ibu-ibu sekalian kalau kami terlambat, " ucap Sultan mewakili kami.
"Tidak terlambat kok mas, kami semua juga baru duduk, " jawab Pak Kades.
Selesai mendengarkan prakata dari Pak Kades dan memperkenalkan diri kami semua serta berasa basi atas tujuan dan maksud kami semua disini.
Acara tersebut dengan mendengarkan saran serta mengijinkan kami melaksanakan apa yang akan kami semua agendakan, program yang kami planning untuk desa ini sebulan kedepannya.
Semoga apa yang kita programkan berjalan lancar seperti rencana program pertanian yang akan melakukan rekayasa pertanian, peternakan, pembangunan desa, kesehatan serta manajemen perekonomian yang dapat memajukan desa ini hingga berkembang pesat sehingga perekonomiannya berjalan tidak kalah dengan perkotaan. Pedesaan rasa perkotaan istilahnya.
Setelah brifing kami dengan Kepala Desa ini segera kami memulai nya dengan bacaan doa dan berharap atas kelancaran dan mempermudah kegiatan kami ini. Basmalah kami ucapkan bersama.
...****************...
Sejak hampir seminggu ini kami semua menjalankan tugas kami masing-masing guna menjalankan apa yang kami agendakan berjalan lancar.
Tidak terasa rasanya berkegiatan dari pagi sampai sore hari. Selama disini kami semua juga tidak lupa berkabar dengan keluarga dirumah. Seperti saat ini setelah sholat isya sambil rebahan aku menelpon ibu walau hanya bertanya kabar dan mendengar aku dan keluargaku disana baik-baik saja itu sudah mengobati rindu.
Saat selesai menelpon aku mendongak karena mendengar pintu terbuka aku melihat Ayu.
"Ganggu ya?"
"Enggak…cuma lagi rebahan aja, kenapa? "
"Aku sendiri di kamar Izza sama Firza keluar, tauk kemana……jalan jalan kali. "
"Aku juga sendiri nih, Dilla juga keluar tadi ngajak aku, aku ga mau, capek jadi pengen rebahan. "
"Sama kalo gitu. "
"Sini, aku menepuk tempat sebelahku agar Ayu mendekat. "
" Ga papa kan kalo aku sambil buat laporan di laptop sebentar aja. "
"It's okey, ga masalah👍. "
Saat aku sedang sibuk dengan laptopku, Ayu sedang otak atik HP nya entah ngapain sampai beberapa menit berikut ada suara panggilan lewat HPnya.
Aku hanya mendongak tersenyum padanya.
Sampai terdengar obrolan entah dengan siapa.
"Lagi hectic dia Bang ,"sambil mengarah kamera HP nya padaku.
"Siapa, kataku sambil mengernyitkan dahulu
"Abangku, mau kenalan gak, " kata Ayu aku hanya tersenyum.
"Wuiih manisnya, meleleh hati abang neng terdengar suara dari HP Ayu. Aku menganga kaget sambil menutup laptopku.
"Siapa sih, kataku lagi pada Ayu dan malah Ayu menyodorkan hpnya didepan mukaku yang otomatis memundurkan kepalaku.
"Hai, assalamu'alaikum, neng, " ucapnya tanpaku respon hanya bengong hingga Ayu menyenggol kakiku hingga aku sadar dari lamunanku.
"Kok ga dijawab salamnya? tanya dia. Dia cowok "𝘍𝘪𝘳𝘴𝘵 𝘚𝘦𝘦𝘴𝘪𝘨𝘩𝘵" itu ucapku dalam hati setelah itu sadar Jadi yang berkabar dengan Ayu adalah cowok itu.
"Ehh, Wa……waalaikumsalam, "jawabku gugup. (tepok jidat) pasti awut-awutan nih penampilanku untuk tadi rambutku dah aku cepol asal tapi mungkin menurutku masih rapi sih.
"Kok tepok jidat, kenapa kan sakit tuh dahinya ga ada salah juga, "katanya yang ku tanggapi hanya cengiran ga jelas karena malu juga.
Ayu yang disebelah ku hanya tertawa tanpa suara melihat kegugupan ku,kagetlah gimana lagi.
Perkenalan singkat yang tak berpengaruh apapun padaku meski hanya kagum melihat pertama kalinya, eh ini tak disangka dan nyana ternyata hubungin aku, tatap muka lagi meski hanya Vidcall🤭
(Malunyaaa aku).
Obrolan kami berdua berlanjut malam itu hanya bertanya kabar(say hello), dan cerita kegiatan masing-masing hari ini.
"Besok malam minggu ada acara gak? "
"Loh kamu belum pulang toh, masih disini? "
"Belum, masih 3 hari lagi disini karena hari Rabu aku harus balik ke kesatuan. "
(Yang baru aku tahu ternyata dia dokter muda tapi masuk ke kesatuan TNI AD katanya)
" Enggak ada sih, emang mau kemana? "
"Mau ajak ngedate nih critanya? "
"Bisa jadi ajak kamu ngedate😁. "
"Nggak ada yang marah emang? "(semurah itukah aku sama orang yang baru kukenal ini langsung mau juga diajak🤦♀️)
"Boleh deh, refresing juga kan? "
"Kalau ada yang marah mah ga ajak kamulah non, celetuk Ayu sambil nutup mata ngantuk kali yang aku ga sadar dari tadi disampingku .
"Eh……, cengir ku saat menoleh sadar mendengar celetukan temanku itu dan aku melihat dia tersenyum manis hingga aku sadar ada 2 lesung pipi yang muncul saat dia tersenyum.
"Ya udah besok aku call lagi boleh tapi aku boleh minta no HP mu kan biar gampang hubungi kamu. "
"Boleh ga ya, "godaku, "Boleh, tapi traktir ya nanti pas jalan🤭.
"Siip👍"
"Dah malam nih, gih tidur…besok pagi ada kegiatan ato libur?
"Setengah hari kayaknya"
" Pagi jogging ga? "
"Kayaknya ga deh soalnya aku kebagian piket masak gitu. "
"Boleh mampir nyicip masakanmu ga? "
"Hiihihi……sok atuh manggak. "
"Kamu orang Jawa apa Sunda? kok ngomong gitu"
"😁😁🤭🤭… Jawa bang, kan cuma ngomong yang sering didenger aja. "
"Btw kapan nih mau diputus telponnya, kan sudah mau diakhiri dari tadikan😁.
"Ya juga ya, tapi berat nih. "
"Apanya? "
"Masih pengen ngobrol. "
" 😁😁besok aja yah bang kan ketemuan,,,,, ngedate kan 🤭"
"Iya yah, aduh berat euy😁"
"Sampai besok cantik, manis……assalamu'alaikum!! "
"Lebay ihhh, waalaikumsalam warohmatulohi wabarokatuh. " sambil mengakhiri vidcall itu.
"Udah? aku mengangguk dan kembalikan HP nya. "gua balik kamar yah, " kata Ayu keluar kamar sempoyongan dah ngantuk berat kali.
Aku menghela nafas panjang dan saat melirik jam sudah pukul 21.00, wah 2 jam aku ber telponan dengan dia.
Saat keluar mau kekamar mandi aku melihat 2 pasangan yang keluar rumah itu masih ngobrol diruang tengah, entah apa yang diobrolin.
" Nggak tidur, tanyaku sekembalinya aku dari toilet.
"Astaghfirullah hal adzim"
"Allahu Akbar"
"Kampret lo"
Beda jawaban mereka saat kaget aku tegur aku hanya diam mengernyitkan dahulu lihat tingkah mereka.
Jadi mereka tadi cerita horor dan ga sadar kalau aku keluar kamar ke toilet dipikir aku dah tidur.
"Lo pikir gua hantu, sampe segitu kagetnya"
" Orang ga ada suara kamu keluarnya, tiba-tiba bersuara aja, jawab Izza yang lain hanya diam dan mengangguk tegang.
"Kalau penakut jangan cerita horor. "
Setelah itu aku masuk kamar dan tidur ga tahu jam berapa mereka tidur.
"Selamat tidur, semangat buat esok pagi"
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Ditunggu vote
like
comment
yah, love you all!!
Maaf banyak typo, semoga cerita fiksiku ini tak membosankan yah. Thank you for your attention🙏🙏! !