First Seesight

First Seesight
chapter 26



Harap bijak untuk memilih bacaan mungkin saat ini usiamu masih belum waktunya membaca untuk bab ini.


...****************...


Di sisi lain, kamar hotel yang ditinggali oleh pengantin baru itu berubah jadi seperti kapal pecah kertas kado berserakan apalagi pakaian yang mereka gunakan setelah berganti dari baju pengantin tak tahu kemana arahnya apalagi u*******r yang sudah tak berbentuk lagi, mungkin saking semangatnya sampai seperti itu( yang belum 21++ jangan bayangin yah🤭namanya juga new merriage😁harap maklum)


Saat ini melihat kedua pengantin yang masih bergelung selimut setelah pertempuran yang entah untuk berapa ronde yang membuat mereka kelelahan seperti habis olahraga marathon itu.


Mereka sedang menikmati waktu untuk memulihkan tenaga mereka karena sehabis subuh tadi mereka melanjutkan perang panas mereka dan sekarang waktu menunjukkan pukul 10.30 pagi hampir siang kalaupun breakfast not breakfast again but brunch its true🤭mohon dimaklumi yah para readers😁.


Farhan mulai menyadarkan diri untuk bangun saat sadar dan melihat teman tidurnya dia mengulas senyum karena wanita yang ada disampingnya mampu mengalihkan dunianya yang penuh kebahagiaan yang diinginkan nya.


Wanita yang sejak beberapa waktu lalu sudah berubah status dari single ke status ber pendamping dan sudah disebut istri.


'Istri' kata itu yang membuat hati Farhan menghangat karena tak menduga harapannya yang ingin segera memiliki pendamping yang sesuai dengan impiannya apalagi keluarga nya yang selalu mendesak agar segera berkeluarga dan satu alasan lagi agar hatinya terisi kembali dengan seseorang dan menghilangkan rasa yang dulu pernah ada untuk seseorang.


Syukur pada pencipta-Nya karena harapan itu ada seiring takdir yang berjalan. Semua terwujud meski penuh perjuangan mendapatkan nya dan berjuang agar hati ini yakin akan keputusan dan menghapus semua rasa yang dulu.


'Cantik' itu kata pertama saat bangun di pagi menjelang siang ini dan tak menduga rasa perut yang harus terisi karena perang panas yang ia lakukan dengan istrinya dari semalam dan berakhir dinihari yang dilanjutkan saat selesai subuh tadi dan endingnya bangun siang saat ini.


Rasa perut yang meronta menginginkan sesuatu yang bisa buat bahan untuk digiling sang lambung.


Karena tak tega membangunkan istrinya yang begitu pulas itu maka Farhan segera beranjak kekamar mandi untuk membersihkan diri, setelah itu akan memesan makanan room service dan membangunkan istrinya setelah nya.


Tapi ternyata wanita itu terbangun saat merasa ada pergerakan dari bed itu dan beberapa menit kemudian ia mendengar suara panggilan dari HPnya dan ia segera mendudukkan diri dan bersandar di headboard.


Mengambil HP nya dan menggeser tanda hijau dengan setengah sadar dan masih berusaha membuka matanya yang seperti ada lem yang melekat serta merasakan badannya yang remuk karena pergulatan yang ia lakukan dengan suaminya itu.


Dan ia tak sadar kalau itu adalah video call.


"Assalamu'alaikum, pengantin baru", ucap orang yang diseberang yang tak lain adalah Dilla dan Kiara sahabat wanita itu.


"Waalaikumsalam, eh,,, kok, " kagetnya saat melihat siapa yang ada dilayar depannya itu.


"Astaghfirullah hal adzim, kamu kenapa Ayu, habis kerokan tuh leher pada merah semua,,, hahaha, " ucap Dilla kaget dengan keadaan Ayu dan Kiara hanya diam tak komentar , spheecless akan keadaan sekarang.


"Apa sih Dilla ga jelas?" bingung Ayu dan langsung saja mencari sesuatu untuk cermin.


Setelah mengetahui kondisinya Ayu segera menutup tubuhnya dari kepala sampai ujung tertutupi dengan selimut tebal kamar hotel itu.


Dan HP yang di pegang tadi entah terlempar kemana dan saat ini malu karena tertangkap oleh sahabatnya saat keadaannya seperti itu.


"Abaaaang,,,, " teriak Ayu pada suaminya dan ternyata Farhan sudah ada didepan pintu kamar mandi tlah selesai dengan kegiatan paginya itu.


"Kenapa sayank,,, " saat Farhan sudah dekat dengan istrinya itu dan ia juga kaget dengan teriakan Ayu tadi jadi segera menghampirinya.


"Yah, Ay,,, kok gelap sih, dimana lo Ay, angkat iih, " suara Dilla yang masih terdengar dari HP Ayu yang sudah tertelungkup di kasur tempat tidur hotel itu karena memang belum terputus.


Farhan menggapai HP Ayu yang tergeletak di atas kasur itu tertelungkup yang selanjutnya mengangkatnya.


"Hai, baaang, saat HP itu udah diangkat oleh Farhan dan tak disangka membuat Farhan mengerutkan dahi tak paham saat melihat orang dilayar cengar cengir saat melihat wajah nya saat ini.


"Hai, assalamu'alaikum" menetralkan wajah jadi secool mungkin.


"Waalaikumsalam, " ucap Dilla dan Kiara


"Loh kok abang yang angkat, Ayu mana bang. Tadi tuh aku hubungin dia tapi habis kita ledek,,, eh malah gelap layarnya,,, sorrr yah bang, " ucap Dilla lagi.


"Eh ya gapapa, Ayunya lagi dikamar mandi tuh, bohong Farhan karena nyatanya Ayu masih setia bergelung selimut hingga separuh wajahnya tertutup.


"Oh ya udah deh bang, aku tutup yah nanti kita hubungi lagi yah bang, salam buat Ayu nya,,,, Assalamu'alaikum, " ucap Kiara menimpali karena sungkan juga melihat suami sahabatnya itu.


"Oh, okey deh nanti aku sampein deh,,, Waalaikumsalam, " jawab Farhan yang selanjutnya menutup panggilan itu dan menatap istrinya yang masih di tempat tidur itu.


Farhan terkikik geli dengan istrinya yang saat ini cemberut entah mungkin malu Farhan sadar atas kecerobohannya tadi yang tanpa sadar mengangkat panggilan VC sahabatnya dan tertangkap dengan banyaknya lukisan yang ada di sekujur tubuhnya saat ini dari leher mungkin sampai bawah. Maha karya alami seorang Farhan, lukisan terindah yang tercipta dengan kanvas alami sang istri tercinta.


"Iih abang nih malah ketawa lagi, aku tuh malu nih bang, " ucap Ayu masih mode cemberut.


"Hehehe,,,, sorry sayank ga maksud, apa mau tambah lagi lukisannya, " goda Farhan sambil menaikturunkan alisnya pada sang istri.


"Jangan ngadi-ngadi yah bang, nih aja badan ama itu ku masih ga ilang nyerinya mau tambah-tambah emang tega kamunya, " mendadak bangun dan menggeplak lengan suaminya gemas sendiri.


"Eh maen geplak aja, sakit sayank. Mbok jangan digeplak gitu disayang gitu loh yank, sadis amat sama suami, " Pura-pura teraniaya yang sebenarnya ga terlalu sakit sih,, hehehe.


"Iih orang belum bulan puasa juga suruh puasa, ya ogah lah, goda Farhan dengan cengiran nya. Eh tadi apanya 'itu' yang nyeri, tambah Farhan menaikturunkan alisnya.


"Udah ah ga jelas banget, ledekin terus, males banget, " Ayu pergi ke kamar mandi dengan cemberut dan Farhan melihat itu terkekeh geli.


" Aaaakhh,,,," jerit Ayu kaget yang tanpa diduga dengan cepat Farhan menggendong Ayu menuju kamar mandi saat melihat istrinya itu berjalan sambil meringis mungkin akibat ulahnya itu.


Karena ga tega jadi Farhan spontan melakukan itu, itulah akibat pecah telor sang pengantin baru.


Itulah drama pengantin baru yang mungkin selalu terjadi saat hubungan halal telah terwujudkan.


Lain halnya yang terjadi pada 4 anak manusia yang sedang dalam perjalanan mengantar kekasih masing-masing tapi menggunakan satu mobil milik Aji sahabat Bian tentunya.


Setelah sarapan dan sedang santai dirumah Bian, Aji menghubungi Bian jika dia akan mengantar Dilla pulang dan menawarkan sekalian untuk mengajak Bian dan Kiara agar nanti saat pulang kembali tak sendiri Ajinya itu alasan mengapa Bian menyanggupi dan saat bertanya pada Kiara, Kiara langsung menyetujuinya.


Di mobil setelah drama menelpon pengantin baru yang sedang semi honeymoon katanya karna nanti ada full honeymoon yang dihadiahi oleh teman kantor pengantin pria, tujuannya Turkey dan Paris. (bayangin aja deh 🤭)


"Hahahaha,,,, astaghfirullah hal adzim, gelak Dilla yang masih belum bisa menghentikan tawanya setelah kejadian tadi.


Aku hanya bisa tersenyum kikuk setelah menjawab dan mengakhiri panggilan ke telpon Ayu tadi karena ke gap oleh Farhan.


(Oh Tuhan malunya aku, mimpi apa aku semalam monolog hatiku sambil melihat kedepan 2 pria yang pastinya dengar dan tahu apa yang terjadi tadi, meski belum menikah tapi pasti mereka tahulah hal tabu itu menurutku, mereka hanya bisa geleng kepala melihat apa yang terjadi padaku dan Dilla yang masih tergelak, dan saat ini aku hanya menyengir canggung. )


"Bisa berhenti ga ketawa mu itu Dilla, ucapku dengan memanyunkan bibirku.


"Kenapa muka lo beib, santai kali, ucap Dilla sambil berusaha berhenti kan tawanya.


"Iih kamu tuh yah," tegurku pada Dilla


"Maaf yah bang, Mas emang Dilla nih , " sungkan ku


"Its okey lah, Ki, kita berdua ngerti kok, jawab Aji dan diangguki Bian, mereka tau atas tingkah sungkan ku itu.


"Iyalah Ki secara mereka kan dokter tahulah anatomi laki sama perempuan melebihi kita malah, luar dalam lagi, terang Dilla sambil mengerling sebelah matanya padaku dan disambut kekehan oleh 2 pria yang duduk didepan itu.


Yang ku tanggapi dengan melengos tak mau merespon ledekan Dilla padaku.


"Emang harus gitu yah kalo malam pertama pengantin baru tuh," lanjut Dilla masih diteruskan.


"Dilla,,,, " ucap spontan kami bertiga dan Dilla kembali terkekeh atas teguran kami.


"Kenapa? penasaran kamu yank, " ledek Aji pada Dilla


"Idiiih,,Yank,, yank pala lu peyang, ucap Dilla yang kupelototi sebab bahasa Dilla yang dipakainya.


"Dilla bahasa lo yah, tegurku


"Hehehehe,,, sorry bang, ucapnya sambil mengacungkan jari telunjuk dan tengahnya pada Aji yang menggodanya.


"Sorry bang lagi kumat nih mode mulut mercon nya, ledek ku dan Dilla mencebikkan bibirnya padaku.


"Udah ah bahas ga jelas, " lanjut Dilla


"Lah yang over bahas kan elo oneng, ucapku tak Terima dengan tingkah absurd Dilla yang kalau diterusin pasti panjang, Dilla hanya mencengir atas teguran ku dan 2 pria didepanku hanya geleng kepala atas balas ucap kami berdua.


"Ternyata rame juga yah kalian kalau berdua, " kata Bian mungkin tak menyangka dengan penglihatan nya saat ini yang melihat tingkah absurd kami.


"I ni sih belum seberapa yang bang, cuma 2 personil kalau lihat formasi lengkap,, beuh bikin pusing," timpal Dilla


Saat ini kami berempat masih asyik mengobrol untuk mengisi waktu perjalanan dan tanpa sengaja peristiwa yang mengagetkan kami terjadi.


"Abaaang!"


"Maaass!"


...****************...


Ada apakah gerangan bolehkan dilanjut lagi di bab selanjutnya, tungguin launchingnya yah,, 🤭


Maaf baru up lagi,,,


Ditunggu support nya, thanks🙏