
Siang ini aku dan teman-temanku baru masuk ditempat KKN ku, di semester ini aku harus mempraktekkan ilmu yang ku dapat dari kampus, meski masih di semester 6 aku harus melakukan KKN ini. aku ingin menyelesaikan kuliahku.
"Anyiiing... si Reksa mah, " ucap Dilla teman sekamar ku juga sohib ku dari SMA, aku berjengit kaget dengan teriakan umpatan nya yang keras itu. Baru juga rebahan dah denger suara toa mesjid.
"Bahasamu, Dill, kayak orang ga punya dosa, ngapain sambil teriak sih, ini bukan hutan tau…hadeeeh kebiasaan lo ah, cerocosku tanpa jeda.
" Yailah, ki, …tau nggak? " ucapnya
"Nggak!!" jawabku langsung, nyebelin sungut nya
"Masa si Reksa, baru nyampek juga udah ider terus nytatus di IG lagi sama cewek sih, dasar playboy cap Swallow emang, " cerocos Dilla dengan geramnya.
"Mana kutahu urusan dialah ngapain ikut urus kayak ga punya kerjaan aja. " jawabku sambil bangkit dari rebahan ku.
"Augh, ah…sebel, omelnya lagi
Melihat itu aku hanya senyum sambil geleng-geleng kepala.
Karena baru sampai jadi kami semua peserta KKN ini hanya orientasi tempat maksudnya sih kenal tempat dulu sebelum kerja. Aku menghela nafas panjang dan mengepal tangan keatas untuk menyemangati diriku sendiri.
Kami KKN disini ada 8 orang berpasang tapi tidak berpasangan(🤭ngerti ga sih, gaje kan). Kami diberi tempat tinggal dekat dengan rumah sekdes dan agak jauh dari kantor balai desa. Kami disini hanya ingin menyalurkan segala ilmu yang telah kami dapat dari kampus. Untungnya rumah yang kami tempati ada 4 kamar jadi mudah untuk membagi roommate nya.
Sebagian temanku sudah jalan jadi tinggal aku dan Dilla yang masih belum jalan untuk orientasi tempat, nanti sajalah habis sholat lohor baru jalan ucapku beralasan pada teman lainnya.
Setelah sholat dan rapih-rapih aku dan Dilla keluar kamar dan ternyata ga hanya ki berdua yang tertinggal ternyata 4teman kami masih dirumah.
"Eh tak pikir wes do budal cah," ucapku berbahas Jawa karena aku memang orang Jawa tapi ga medok juga sih😁
'Urung yo sekalian bareng lah, ' kata Ayu
'Yo wes lah ayok selak surup lek karo ngiteri deso toh, ucap Adam yang diangguki kami semua.
Kalau di tanya kemana 2 temanku yang lain , yo wes podo ucul ket mau(sudah pada kabur dari tadi), emang dasar 2 cowok brondong absurd mereka itu tapi carenya pada teman ga bisa diragukan lagi.
Saat berada dikampus tadi sebelum berangkat kami sudah bagi bagi tugas, siapa yang jadi ketua, wakil, sekre, bendahara dll meski hanya untuk formalitas saja tapi kami punya tanggung jawab.
𝓯𝓵𝓪𝓼𝓱𝓫𝓪𝓬𝓴
5 𝙟𝙖𝙢 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙙𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙥𝙪𝙨
"Btw, kita bagi disini aja yah tugas kita siapa-siapa yang diberi tanggungjawab, kata Sultan.
" Yang jadi 𝙠𝙚𝙩𝙪𝙖?, ucap Reksa, jangan gua yah bosen aku.
"Lah si absurd siapa juga yang mau pilih kamu," ketus Dilla pada Reksa, mereka nih sering adu omong layaknya tom Jerry tiap ketemu pasti cekcok tapi baikannya cepet.
"Udah-udah ga selesai-selesai kalo dengerin kalian bacot terus, " lerai Firza anak teknik itu, dia nih pendiam diantara kami selain Ayu anak kesehatan masyarakat.
Setelah pembagian tugas yg akhirnya mencapai kesepakatan, Sultan: ketua, Izzah: sekretaris, dan aku:bendahara yang tadinya ga setuju dan terpaksa mengemban tugas itu lagi saat di BEM pun q juga bendahara, ga jauh-jauh dari per-uang-an karena jurusanku accounting begitu kata mereka.
𝓯𝓵𝓪𝓼𝓱𝓫𝓪𝓬𝓴 𝓸𝓯𝓯
Ga terasa sudah 2 jam kami berjalan mengitari jalanan kampung ini. Saat waktu sholat ashar pun tiba kami semua berjalan ke masjid terdekat untuk menunaikan ibadah kami.
Di tengah jalan tadi kami ber-6 bertemu dengan 2 rekan kami yang lebih dulu jalan, Sultan dan Reksa yang sedang beramah-tamah dengan penduduk sekitar kampung ini yang sangat ramah menerima kami meski kami adalah orang asing disini. Begitulah sikap orang Indonesia yang disukai oleh negara asing "𝘙𝘢𝘮𝘢𝘩".
"Kita balik nih?, tanya Dilla
Kami berjalan beriringan sambil bercengkrama di jalan menuju tempat peristirahatan kami.
Di tengah jalan kami dicegat oleh seorang ibu yang mengangsurkan beberapa sayuran untuk dimasak nanti.
"Mas… mbak, ini ada beberapa sayuran bisa buat masak nanti malam sama mungkin besok pagi sarapan, kata ibu itu, bu Ratmi namanya.
"Oh, ya Terima kasih sekali bu, maaf merepotkan, "ucap Firza sambil menerima pemberian itu.
"Enggak merepotkan kok mas, mbak lah wong ada kok, ucap Ibu itu lagi.
Setelah itu kami semua pamit untuk pulang.
Saat dijalan dengan tingkah absurd nya Reksa sedang menggoda remaja yang sedang duduk didepan teras rumahnya.
"Sore neng manis, cantik lagi apa, kenalan boleh, kata Reksa yang didambut hanya dengan senyuman tipis dari remaja itu.
"Mampus lo cuma di sambut kayak gitu, kalo gue mah ngacir malu lah, ejek Dilla pada Reksa.
"Kampret lo, jawab Reksa menengok ke belakang melihat Dilla yang menjawab.
Saat Reksa akan membalas Dilla dengan sigap menghindar dan berlari menjauhi kami takut dibalas atas perlakuannnya pada Reksa.
Hal seperti ini sudah sering kami lihat meski beda jurusan tapi kadang kami ketemu di kantin kampus dan sering melihat kelakuan dia makhluk itu.
"Dil, jangan lari lo…awas lo kalo ketangkep, ancam Reksa pada Dilla, sedang Dilla sudah menjauh.
Kami semua hanya diam dan geleng kepala melihat kelakuan mereka berdua yang seperti anak kecil menurutku, emang ga sadar umur mereka dipikir masih anak sekolahan kali ya, gumamku dalam hati.
Saat sampai didepan rumah yang kami tinggali, kami melihat Reksa yang duduk di kursi sambil terengah-engah mengatur nafasnya setelah mengejar Dilla.
"Kurang olahraga lo, masa ngejar cewek gitu aja udah mau koit," ejekku
"Songong lo, jawab Reksa padaku sambil menutup mata menormalkan nafasnya.
Aku hanya tersenyum nyengir😁 atas jawabannya. Lo i nk ini pintu kok bellum dibuka sih Rek, Dilla mana? tanyaku lagi.
"Dah didalem gua dikunciin sama curut noh, jawab Reksa tanpa merubah posisi duduknya. Lagi PW paling nih anak🤭
Setelah itu Ayu menggedor pintu supaya cepat dibukakan karena hari akan maghrib tapi kami semua belum bersih-bersih.
' dor…dor…dor…buka Dilla kita mau masuk, ucap Ayu.
Setelah menunggu 1 menit pintu terbuka.
"Sabar napa sih, kan masih jalan, jawab Dilla sambil bersungut-sungut.
…tobe continued…
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Happy reading, readers!!
Thanks udah sempetin baca cerita fiksi ku ini,, I need your vote, like and comment,,,
maaf kalo bahasa certaku yang gak luwes, semoga dapat dinikmati ceritanya, love you!!