Falling in LoVe With You!

Falling in LoVe With You!
Yang di takutkan terjadi juga



"Bu Rere, boleh saya periksa dulu?" ucap dokter Dian ramah


Rere terdiam sejenak, ada keraguan di hatinya. Bagai buah simalakama, jika Rere menolak di periksa akan menimbulkan rasa curiga luar biasa dalam diri Yoona, tetapi jika Rere bersedia untuk di periksa, maka Yoona akan tau apa yang tengah dialami Rere.


"Re, kok malah bengong sih?" ucap Yoona menyentuh pundak Rere, membuyarkan lamunannya


"Eh iya, Yoon," jawab Rere gugup


"Lo, lagi ngelamunin apa sih? itu loh, dokter dian mau periksa Lo cepatan duduk di situ!" ucap Yoona


"Akh...iya...," pasrah sudah Rere


Rere duduk di sofa, samping dokter Dian. "Di tensi dulu ya, Bu Rere," ucap dokter Dian yang langsung memasang alat tensimeter pada lengan Rere.


Rere diam, tak banyak bicara seperti biasanya. Pikiran Rere kini melayang memikirkan hal buruk yang akan terjadi padanya setelah ini.


Dokter Dian meminta Rere untuk berbaring di sofa panjang. Dokter Dian mulai memasang stetoskop di telinganya dan menempelkan pada dada Rere. Beberapa menit selesai di periksa, dokter Dian tersenyum.


"Selamat ya Bu Rere, Anda akan menjadi ibu," ucap dokter Dian senang


deg!


Apa yang di takutkan terjadi juga, kini semuanya yang ada di ruangan itu sudah tau, penyebab Rere yang terlihat pucat, bukan karena sakit melainkan karena sedang hamil.


Membulat mata Yoona mendengar ucapan dokter Dian. Yoona menatap dengan tatapan tak percaya pada Rere.


"A-apa, dok? dokter pasti salah prediksi, Rere nggak mungkin hamil dok, dia aja belum nikah!" bantah Yoona yang tak percaya.


"Saya nggak mungkin salah Nona Yoona. Begini saja, untuk lebih yakin lagi, Bu Rere boleh pakai testpack ini," ucap dokter Dian memberikan sebungkus alat testpack yang masih tersegel.


Yoona mengambilnya dari tangan dokter Dian dan menyerahkan testpack itu pada Rere.


"Ini Re, Lo ambil nih testpack dan kasih tau gue hasilnya," ucap Yoona tegas.


Rere tertunduk diam, tak lama kemudian terlihat bahu Rere bergetar hebat dan terdengar isak tangisnya pecah.


"Maafin gue, Yoon..., maafin gue..., maaf udah buat lo kecewa!" ucap Rere terisak.


Yoona dia terpaku mendengar pengakuan Rere. Rasa kecewa kini hinggap di hatinya, terlihat butiran bening yang menggenang di pelupuk matanya yang indah, memaksa untuk keluar. Susah payah Yoona menahan agar butiran bening itu tidak jatuh. Namun lolos sudah, butiran bening itu membasahi wajah cantik Yoona.


"Maaf Nona, saya permisi dulu," ucap dokter Dian.


"Baik, terimakasih dokter," ucap Yoona ramah.


Yoona menatap tajam pada Rere, banyak pertanyaan yang memenuhi kepalanya saat ini.


"Siapa yang sudah buat lo kaya gini? siapa ayah dari jabang bayi yang ada di perut lo, Re! kenapa lo nggak jujur sama gue? lo anggap apa gue ini, hah!!" teriak Yoona dengan nafas memburu.


"Kenapa lo diam, Re? jawab gue!" bentak Yoona.


Hansel yang berdiri di samping Yoona, dengan cepat merangkul Yoona, mencoba menenangkan hati calon istrinya agar tidak terbawa emosi. Mengingat kondisi Yoona saat ini masih pulih benar.


"Kamu yang tenang dulu, sayang. Jangan emosi begini, ingat kesehatan mu," ucap Hansel mengingatkan.


"Maafin gue, Yoon..., maafin gue..," ucap Rere pelan, hanya itu yang mampu di ucapkan Rere.


Chris yang sedari tadi diam seribu bahasa, akhirnya memutuskan untuk berbicara. Ia merasa tidak baik bagi Rere jika harus menanggung beban ini sendirian, karena kesalahan yang telah mereka berdua lakukan.


"Yoon, tolong jangan salahin Rere. Gue akan bertanggungjawab atas kehamilan, Rere. Gue akan nikahin dia, karena anak yang di kandung Rere itu anak gue," ucap Chris lantang.


Membulat mata Yoona mendengar pengakuan sepupu tampannya itu. Yoona tak menyangka jika Chris lah yang telah merusak Rere.


Yoona menghampiri Chris, dengan gemuruh di dada.


Plak...plak...plak...


"Dasar laki-laki bajingan lo, Chris!! bisa-bisanya lo rusak sahabat gue dan lo biarin dia nanggung semuanya sendiri! lo punya otak nggak! kalau tadi gue nggak nyuruh dokter periksa Rere, mungkin lo nggak bakal mau tanggungjawab ya!!" teriak Yoona emosi


"Sorry, Yoon. Gue nggak sengaja ngelakuin itu, kita berdua sama-sama dalam kondisi nggak sadar waktu itu. Gue udah bilang ke Rere akan tanggungjawab nikahin dia, setelah menang proyek tender yang sedang kita garap. Ini semua gue lakuin, supaya gue dan Rere bisa fokus untuk hidup berkeluarga jika keuangan perusahaan kembali stabil," ucap Chris memberi alasan.


Yoona yang mendengar pengakuan Chris, hatinya mulai tersentuh. Ternyata, ia salah menilai sepupu tampannya itu. Yoona, sempat berfikir jika Chris hendak lari dari tanggung jawab, Namun, pemikirannya salah besar. Chris ternyata pria yang bertanggung jawab, ia bahkan masih sempat memikirkan tentang kemajuan perusahaan miliknya ketimbang, masalah pribadinya.


"Maaf, Chris gue nggak tau," ucap Yoona menyesal karena telah berfikir negatif.


"Iya gpp kok, gue ngerti," ucap Chris tersenyum


"Yoona, maafin gue ya kalau nggak cerita masalah ini sama lo, gue cuma takut nambah beban pikiran lo doank," ucap Rere melirik ke arah Chris.


Yoona pun akhirnya meminta Chris dan Rere menceritakan kejadian sebenarnya. Chris pun mengatakan yang sebenarnya terjadi, hingga mereka bisa melakukan hubungan yang seharusnya dilakukan oleh pasangan suami istri.


"Lebih baik, lo buru-buru nikahin Rere. Untuk urusan tender biar gue sama mas Hansel aja yang handel. Kasian Rere, semakin hari perutnya akan semakin besar. Apa kata orang, nanti lihat perut Rere semakin besar tapi belum nikah, gue takut Rere akan jadi bahan gunjingan orang," ucap Yoona memberi solusi.


Chris menatap ke arah Rere, kedua mata itu bertemu seakan bertanya satu sama lainnya. Terlihat keraguan pada wajah Chris dan Rere.


"Benar kata Yoona, sebaiknya kalian secepatnya menikah. Karena anak di dalam perut Rere itu semakin hari semakin membesar," ucap Hansel


"Baiklah kalau begitu, gue akan segera menikahi Rere," ucap Chris


"Makasih ya, Yoon," ucap Rere tersenyum menggenggam tangan bestie nya itu


"Iya, gue seneng akhirnya kalian bersatu juga walau dengan cara yang salah. Gue harap lo bisa mencintai dan menjaga Rere dan calon keponakan gue ya, Chris! awas aja kalau sampai lo sakitin Rere dan buat dia nangis, lo akan berhadapan langsung sama gue" ucap Yoona mengancam sepupu tampannya itu


"weits..., siap bos!"