Falling in LoVe With You!

Falling in LoVe With You!
Gagal kasih kejutan



"Kita buat kejutan buat Chris dan Rere, aku yakin mereka pasti terkejut melihatku," ucap Yoona semangat.


Hansel mengangguk dengan senyum menanggapi ucapan Yoona. Yoona dan Hansel melangkah masuk ke dalam kotak besi yang akan membawa mereka menuju kantornya.


Pintu lift terbuka, Yoona dan Hansel melangkah keluar lift. Yoona tampak celingak-celinguk melihat ke arah sekitar, tempar itu terasa asing baginya, tak ada sesuatu masuk dalam ingatannya.


"Apakah ini kantorku?" tanya Yoona terlihat ragu


"Tentu sayang, ini adalah kantormu," jawab Hansel lembut, paham dengan kondisi Yoona yang belum sepenuhnya pulih ingatannya.


Hansel menggandeng tangan Yoona, melangkah seiringan masuk ke kantor. Hansel dan Yoona mendekati meja reception, namun tak menemukan Rina yang biasa duduk disana.


"Nggak ada orang ya?" gumam Yoona


"Mungkin Rina sedang ke dalam, kita langsung masuk ke dalam saja yuk," ajak Hansel dan di anggukan oleh Yoona.


Sepasang sejoli itu melangkah masuk kedalam ruang khusus staff, langkahnya terhenti ketika melihat Rina keluar dari ruang staff menunju meja tahtanya.


Rina menajamkan matanya ketika melihat wanita cantik yang di gandeng Hansel adalah bos cantiknya. Wajahnya berubah sumringah dan dengan cepat berhambur mendekati dan memeluk Yoona.


"Ya ampun ibu, apa kabar? ibu balik ke kantor lagi?" tanya Rina senang melihat Yoona berdiri di hadapannya.


"Iya," jawabnya dengan melempar senyum termanis nya


"Aakhh senangnya ibu bisa kembali," ucap Rina yang tak canggung dengan Yoona


Yoona yang tak mengingat Rina hanya bisa senyum-senyum menanggapi ucapan reception nya itu. Hansel yang paham dengan kondisi Yoona yang tengah bingung, segera merangkul pundak Yoona dan mengusapnya pelan.


"Rin, kami masuk dulu ya," potong Hansel, membuat Rina terdiam, lalu menggaruk-garuk belakang kepalanya yang tak gatal.


"I-iya pak," jawabnya mengangguk pelan, sadar dirinya terlalu cerewet ketika berbicara pada bos cantik nya


Hansel dan Yoona melangkah masuk, melewati meja karyawan. Sebelum terjadi kehebohan, Yoona memberi kode dengan menempelkan jari telunjuknya di bibir


"Ssttt..!!!" ucap Yoona pelan agar pria yang ada di dalam ruangannya itu tak mendengar kedatangannya yang sengaja memberi kejutan.


Beberapa karyawan yang melihat Keda Yoona dan Hansel menutup mulutnya dan duduk kembali ke bangku mereka masing-masing.


Yoona dan Hansel yang sudah berdiri di depan pintu ruangan, perlahan membuka sedikit pintu agar tidak menimbulkan suara. Yoona mengintip dari sela pintu yang terbuka, di lihatnya Chris dan Rere tengah bicara serius. Yoona mencoba menajamkan pendengarannya, namun tak terdengar apa yang sedang mereka bicarakan.


Hansel yang berdiri di belakang Yoona, menggeleng pelan melihat kelakuan calon istrinya itu.


"Kamu lagi ngapain sih sayang?" tanya Hansel bingung


"Ssttt, kamu jangan berisik mas," ucap Yoona setengah berbisik tanpa menoleh ke arah Hansel


Penasaran dengan yang dilihat Yoona, Hansel mengikuti kegilaan Yoona, ia ikut mengintip namun terhalang oleh Yoona


"Yyang, geser dikit donk aku nggak keliatan," ucap Hansel pelan


"Iish..apaan sih mas, ganggu aja deh," jawab Yoona yang tak memberi celah pada Hansel untuk melihat


"Aku kan juga mau lihat," ucap Hansel yang mulai terkontaminasi dengan kekonyolan calon istrinya itu


Merasa terganggu dengan rengekan Hansel, Yoona menoleh ke belakang


"Iihh kamu berisik banget deh mas," ucap Yoona kesal


Chris dan Rere saling pandangan ketika mendengar suara berisik dari balik pintu yang sudah sedikit terbuka. Kedua mata mereka seolah bertanya siapa yang ada di balik pintu.


Chris berjalan pelan mendekati pintu diikuti Rere dari belakang


"Ya aku kan cuma pengen liat sayang," ucap Hansel membela dirinya.


Ketika sedang berdebat, tanpa mereka sadari Chris dan Rere sudah berdiri di belakang Yoona menyaksikan Perdebatan dua insan yang sedang kasmaran itu.


"Chris..., Rere..., kalian..." belum selesai berbicara sudah di potong oleh Chris


"Ya, kami sudah dengar Perdebatan kalian," ucap Chris santai dengan tangan di lipat di dada


Niat hati ingin memberikan kejutan pada Chris dan Rere, gagal total sudah.


Yoona hanya bisa cengar-cengir menatap Chris dan Rere


"Gagal deh kasih kejutannya," ucap Yoona menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal


"Oh jadi ceritanya, sepupu cantik gue ini mau kasih kejutan toh," ucap Chris membuka obrolan ketika mereka sudah berada di dalam ruang kerja Yoona.


Yoona mengangguk menanggapi ucapan Chris. "Ya ampun, sepupu gue ini so sweet banget sih" ledek Chris mengusap pelan pucuk kepala Yoona


"Apaan sih, ledekin aja terus!" ucap Yoona tambah kesal


Chris, Rere dan Hansel tertawa melihat wajah kesal Yoona yang menggemaskan.


"Eh, tunggu-tunggu. gue jadi penasaran sama Lo berdua tadi gue denger lagi ngobrol serius, kalian pacaran ya?" ceplos Yoona asal.


Mendengar pertanyaan Yoona membuat Chris dan Rere kesulitan menelan salivanya, seperti tercekat di tenggorokan.


"Ng-ngak kok kita belum pacaran," jawab Rere gugup


Mengernyit dahi Yoona melihat wajah bestirnya itu yang salah tingkah


"Bener nih?" tanya Yoona mendekatkan wajahnya menatap Rere lebih dekat


Wajah Rere seketika merah merona, di goda sang bestie.


"Wah kan bener, kalian pacaran kan! tuh muka Lo merah begitu" ceplos Yoona senang


"Ish...Lo tuh ya, ugh..." dengan cepat Chris mencubit hidung mancung sepupu cantiknya itu.


"Aduh.." ringis Yoona, "Kok lo cubit hidung gue sih Chris, nanti patah gimana?" ucap Yoona kesal


"Bodo amat..!!! lagian nggak percayaan amat sih Lo kalau kita berdua belum jadian," ucap Chris gemas dengan sepupu nya itu.


Ya, walaupun mereka sudah dewasa dan Yoona pernah menikah namun tetap saja kelakuan dua orang berstatus sepupu itu seperti anak remaja karena sepertinya mereka menolak tua.


"Jadi, Lo mau balik lagi ke kantor?" tanya Rere senang


"Iya, tapi tetap aja gue butuh bantuan sepupu gue yang jelek ini," ucap Yoona mengejek Chris


"Eh sembarangan bilang gue jelek! gue ini cowok paling tamvan sejagat raya ya!" ucap Chris tak terima


"Eits...nggak bisa, Mas Hansel lah yang yang paling guanteng dan nggak ada obat!" sanggah Yoona, membuat Hansel diam-diam senang di puji oleh calon istri.


Perdebatan dan saling ledek antara Yoona dan Chris menghidupkan suasana, tak ada rasa canggung di antara mereka.


"Re, Lo sakit ya? kok muka Lo rada pucat?" tanya Yoona yang sedari tadi memperhatikan Rere


"Akh...masa sih pucat? gue nggak sakit kok, cuma sedikit kecapean aja" ucap Rere bohong, ia melirik ke arah Chris


"Ya ampun Re, Lo kerja jangan terlalu di forsir! badan Lo kan juga butuh istirahat!" omel Yoona


"Lo juga Chris, kelewatan banget sih Lo ngebiarin bestie gue kerja keras, kalau Rere sakit gimana!" Yoona juga mengomel pada sepupu tampannya itu


"Kita ke rumah sakit aja yuk, Re" ucap Yoona khawatir dengan kondisi Rere


Rere dan Chris saling beradu pandangan, kepanikan terlihat jelas di wajah mereka berdua