
Hansel dan Chris, mereka saling bertatapan melihat hal itu. "Om, Yo-yoona merespon ucapan Om," ucap Chris
Handoko mundur selangkah ke belakang, ia ingin melihat apa yang di katakan Chris barusan.
"Astaga, kamu benar Chris, Yoona ku merespon ucapan Om," ucap Handoko senang
🌼🌼🌼🌼
Luna terus melajukan mobilnya masuk ke dalam tol. Luna terlihat santai mengendarai mobilnya, menyalakan musik untuk mengusir kesunyian. Ia tak menyadari jika sudah ada beberapa mobil yang mengikuti nya dari belakang.
Ya, Devan segera menghubungi Rocky, jika dirinya tengah mengikuti Luna. Devan dengan cepat share lokasinya pada Rocky.
Tak ingin buruannya lolos, Rocky dan beberapa anak buahnya menuju lokasi yang di kirimkan oleh Devan, kebetulan sekali posisi mereka tidak jauh dari lokasi yang di kirimkan oleh Devan.
Dengan kecepatan tinggi, Rocky dan anak buahnya sudah berhasil menyusul Devan dan Luna. Mobil mereka tepat berada di belakang mobil Devan.
Tak lama, mobil Luna masuk ke pintu keluar tol menuju jalan kecil seperti jalan menuju ke puncak pegunungan.
"Ya ampun, mau kemana sih nih orang! apa dia ingin bersembunyi di tempat seperti ini?" gumam Devan yang masih terus mengikuti Luna dari belakang
Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, mobil Rocky dan anak buahnya langsung bergerak cepat menghadang mobil yang di kendarai Luna
"Ciiittt...tin...tin..." seketika Luna ngerem mendadak, dengan kesal ia mengklakson mobilnya agar mobil tersebut segera minggir dari depan mobilnya. Luna yang kesal melihat pengendara mobil tersebut masih menghalangi jalannya, memilih turun dari mobil dan menghampiri mobil Rocky. Luna tak tahu siapa yang sedang di hadapinya.
Dari dalam mobilnya Rocky tersenyum, melihat wanita buruannya itu menghampirinya. Dengan santai Rocky duduk manis di dalam mobil melihat Luna sudah berada di samping mobilnya
"Tok...toktok...tok..." dengan emosi, kaca mobil di ketuk Luna
Rocky sengaja tak langsung membuka kaca jendela mobilnya, ingin melihat reaksi Luna jika melihat dirinya seperti apa.
"Tok...tok...tok..., woi buka!" mendekatkan wajahnya ke kaca jendela mobil Rocky, tapi tak bisa karena terlihat gelap. "Akh... shitt, gue nggak bisa liat orang di dalam mobil nya lagi, nih orang kenapa coba ngehalangin mobil gue!" umpat Luna.
Tanpa di duga, kaca jendela mobil itu terbuka. Membulat mata Luna melihat Rocky yang ada di dalam mobil itu.
"Ba-ba-bang Ro-rocky" ucap Luna tergagap.
Rocky tersenyum smirk menatap Luna. Sedangkan Luna segera mengambil langkah seribu berlari menjauh dari mobil Rocky menuju ke mobilnya. Namun, usahanya sia-sia, anak buah Rocky dengan cepat menangkap Luna
"Mau lari kemana Lo hah!" ucap anak buah Rocky yang berhasil menangkap Luna
"A-ampun bang, jangan tangkap gue bang" ucap Luna memohon
Rocky turun dari mobil dan menghampiri Luna yang sudah berada dalam cengkraman anak buahnya
"Lo mau kabur kemana? enak Lo ya, udah nabrak calon istri bos Hansel, sekarang Lo kabur ke tempat kaya beginian hah!" bentak Rocky membuat nyali Luna seketika menciut. Ia tau gimana nasib orang yang sudah berurusan dengan Rocky.
"Ma-maaf bang, itu bukan gue yang nabrak Yoona," ucap Luna menyangkal
"Dasar perempuan licik, lo kira gue bego hah!" ada saksi yang liat Lo nabrak nona Yoona," ucap Rocky geram
"Sumpah bang, itu bukan gue yang nabrak. Orang itu mungkin salah lihat kali," ucap Luna yang masih kekeh menyangkal
Rocky memberi kode lewat mata pada anak buahnya untuk memanggil Devan yang menunggu di dalam mobilnya. Tanpa menunggu lama, Devan dan anak buah Rocky datang menghampiri Luna dan Rocky yang sedang melihat tangan di dada.
Lagi-lagi mata Luna membulat melihat Devan juga ada di sana.
"Mas Devan," ucap Luna dengan tatapan bingung
Devan tersenyum kecut menanggapi sapaan Luna.
"Cepat kasih bukti ke nih cewek licik, kalau Lo liat dia yang nabrak nona Yoona!" perintah Rocky pada Devan. Devan mengangguk menanggapi perintah Rocky
Devan mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celananya, lalu mengutik ponselnya dan memperlihatkan video Luna menyetir dan menabrak Yoona.
Menganga mulut Luna melihat video rekaman yang ada di ponsel Devan, tak percaya jika aksinya terekam oleh Devan mantan kekasihnya tersebut.
"Gimana, sekarang Lo udah nggak bisa ngelak lagi! Lo ikut gue sekarang!" bentak Rocky
"Ampun bang, tolong jangan bawa gue. Gue minta maaf bang, gue nggak sengaja nabrak Yoona," ucap Luna memohon
"Nggak bisa! enak aja Lo minta maaf setelah membuat nona Yoona mengalami koma. Lo seorang ikut gue! ucap Rocky memaksa
"Cepat kalian seret wanita ini masuk ke dalam mobil gue!" perintah Rocky pada anak buahnya, yang langsung di turuti oleh anak buahnya.
Devan kembali masuk ke dalam mobilnya. puas sudah hatinya melihat mantan pacarnya itu di tangkap oleh Rocky dan anak buahnya.
"M*mpus lo Lun! itulah akibatnya jika berani nyakitin gue!" gumam Devan kemudian melajukan mobilnya kembali menuju apartemen nya sambil bersiul ria
Sedangkan Rocky masuk ke dalam mobil beserta anak buahnya dan juga Luna. Rocky melajukan mobilnya menuju markas.
Tak lupa, Rocky memberi kabar baik ini pada bosnya Hansel.
"Halo bos, kami sudah berhasil menangkap Luna," ucap Rocky
"Bagus, buat dia menyesal dan jera karena telah salah berurusan denganku!" ucap Hansel tegas
"Baik bos!" ucap Rocky
"Heum..share lokasinya jika kalian sudah sampai!" ucap Hansel sebelum mengakhiri pembicaraannya di telepon.
"Siap bos!" ucap Rocky, kemudian memasukkan kembali ponselnya ke saku celana dan kembali fokus menyetir.
Hampir sejam perjalanan menuju markas, akhirnya Rocky dan anak buahnya sampai di tempat markas. Rocky membuka pintu mobilnya dan berlalu masuk ke dalam markas.
"Bawa masuk wanita itu dan ikat dia di gudang bawah!" ucap Rocky berlalu masuk.
Luna di tarik paksa masuk kedalam gudang bawah yang begitu kotor, berdebu dan tentunya banyak tikus dan kecoa disana, membuat Luna ketakutan menjerit memohon untuk tidak di kurung di sana. Anak buah Rocky tak memperdulikan teriakan dan tangisan Luna, mereeka masih tetap mengikat Luna si sebuah kursi kayu dan tak lupa menyumpal mulutnya dengan lakban. Setelah menyelesaikan tugasnya mereka pun keluar dari gudang bawah menemui Rocky
"Bos, wanita itu sudah kami amankan," ucap salah satu anak buah Rocky
"Kerja bagus! kalian jaga dan awasi wanita itu jangan sampai wanita itu meloloskan diri, kalian dengar!"