
"Beb, kamu mau apa? tolong percaya padaku beb, aku nggak mungkin berani mencelakai Yoona, video itu pasti ada yang merekasa nya dan ingin mencoba fitnah aku," ucap Luna dengan beruraian air mata agar lebih meyakinkan Hansel akan kebohongannya.
"Aku nggak akan tertipu oleh wanita ular seperti mu! aku..." belum selesai berbicara, ponsel Hansel berbunyi.
Hansel mengambil ponselnya dari dalam saku dan melihat siapakah yang menelpon nya. "Chris?" gumam Hansel, tanpa pikir panjang Hansel segera menekan tombol hijau pada layar ponselnya.
"Halo Chris, ada apa?" tanya Hansel sambil melirik sinis ke arah Luna
"Apakah urusan lo sudah selesai?" tanya Chris dari seberang telepon
"Sebentar lagi selesai, ada apa Chris?" tanya Hansel lagi
"Yoona..., Yoona sudah...," belum selesai Chris berbicara sudah di potong Hansel
"Yoona kenapa Chris? apakah terjadi sesuatu pada nya?" tanya Hansel tak sabar
"Yoona sudah sadar Hans," ucap Chris, membuat Hansel tak percaya
"A-apa!! kamu serius? kamu lagi nggak becandain aku kan?" tanya Hansel meyakinkan bahwa pendengaran nya tak salah
"Aish..!! buat apa aku becanda? gue serius, cepatlah kemari, kalau urusan lo udah selesai," ucap Chris
"Oke kalau gitu, gue kesitu sekarang!" ucap Hansel senang
"Oke, gue tunggu ya!" ucap Chris mengakhiri pembicaraan
"Akh... akhirnya Beo ku sadar juga," batin Hansel tersenyum senang
Rocky yang melihat wajah Hansel berubah sumringah, memberanikan diri bertanya pada bosnya itu, "Seperti nya bos sedang bahagia,"
Hansel melirik tajam ke Rocky, yang di lirik hanya cengar-cengir sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal
"Nggak usah banyak tanya, sekarang kamu urus dia dan beri dia sesuatu yang tidak akan di lupakan seumur hidupnya. Aku pergi dulu!," ucap Hansel melangkahkan kaki keluar gudang
Luna panik melihat Hansel pergi meninggalkannya bersama Rocky dan anak buahnya.
"Beb tunggu, jangan tinggalin aku disini. Tolong lepasin aku, bawa aku ikut Beb..." teriak Luna namun Hansel tetap melangkah meninggalkan di gudang itu bersama Rocky dan anak buahnya
"Diam nggak Lo, berisik tau nggak!!" bentak Rocky melotot
"Tolong lepaskan aku bang," ucap Luna memohon
"Enak aja lepasin! cewek kaya Lo harus di kasih pelajaran, biar pinter dan tau lagi berurusan dengan siapa! nih mulut Lo sebaiknya di tutup biar nggak berisik," ucap Rocky, menutup mulut Luna dengan lakban
Rocky memanggil anak buahnya dan meminta mereka memasukkan ratusan tikus ke dalam gudang
"Nih gue siksa Lo pelan-pelan, biar Lo ngerasain gimana rasanya badan Lo di gigitin tikus," ucap Rocky sebelum keluar dari gudang
"Eum...eum...," teriak Luna dengan mata membulat. Berusaha menghindar dari tikus yang sudah berada di tubuhnya, namun usahanya sia-sia.
🌼🌼🌼
Sementara di mobil Hansel begitu senang mendengar kabar baik dari Chris, ia tak menyangka jika Yoona akan sadar hari ini. Hansel mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi, ia tak sabar untuk segera sampai di rumah sakit.
Hanya dalam waktu 20 menit, mobil Hansel sudah sampai di parkiran rumah sakit. Hansel segera turun dari mobil dan berjalan cepat masuk ke dalam Lift menuju ruang ICU. Pintu lift terbuka, Hansel segera melangkah ke ruang ICU.
"Tok...tok..tok.." Hansel mengetuk pintu sebelum ia masuk, Hansel mengintip dari kaca yang ada di depan pintu.
Senyum mengembang terlihat di wajah Hansel, ketika melihat Yoona tengah di periksa oleh dokter yang menangani Yoona.
Hansel masuk ke dalam ruang ICU dan menyapa semua yang ada di dalam sana.
"Halo semuanya..," ucapnya tersenyum tipis, matanya melirik ke arah Yoona
"Nak Hansel, akhirnya datang juga. Gimana urusan nak Hansel sudah selesai? maaf kalau Om tadi yang meminta Chris untuk mengabari kondisi Yoona," ucap Handoko
"Gimana kondisi Yoona, dokter?" tanya Handoko setelah melihat dokter selesai memeriksa kondisi Yoona
"Selamat ya pak, Kondisi nona Yoona sudah ada peningkatan," ucap dokter
"Berarti anak saya akan segera sembuh, dok?" tanya Handoko senang
"Kita lihat beberapa hari ke depan ya pak, semoga saja kondisinya semakin baik, jadi bisa segera pulih," jawab dokter
"Baik dok," ucap Handoko
Dokter pun pamit untuk memeriksa kondisi pasien lainnya. Handoko mendekati Yoona yang tengah terbaring
"Apa yang kamu rasakan, sayang?" tanya Handoko pada Yoona
"A-aku..," belum selesai berbicara Yoona sudah meringis kesakitan sambil memegang kepalanya "Aduh, kepalaku sakit banget,"
"Loh kepalamu kenapa, sayang?" ucap Handoko panik
"Biar aku panggilkan dokter, Om," ucap Hansel ikutan cemas, ia segera berlari keluar mencari dokter
Hansel berlari menuju ruang suster jaga, namun langkahnya terhenti ketika melihat dokter keluar dari ruang pasien
"Dok, tolong Yoona..," ucap Hansel panik
"Nona Yoona, kenapa tuan?" tanya dokter bingung, karena ia baru saja dari sana memeriksa kondisi Yoona
"Katanya kepalanya sakit, dok. Ayo segera kita kesana dok," ajak Hansel
Dokter dan suster pun mengikuti Hansel menuju ruang ICU, setibanya di depan pintu ruang ICU, mereka segera masuk ke dalam ruangan.
Dokter mendekati Yoona, "Nona, apakah yang nona rasakan?" tanya dokter tenang
"Ke-kepala saya sakit banget, dok," ucap Yoona, memegang kepalanya dan menarik pelan rambutnya
"Tenanglah nona, saya akan suntikan obat supaya nona bisa istirahat dulu ya," ucap dokter tersenyum.
Perlahan tapi pasti Yoona segera tidur dalam hitungan detik setelah di suntikan obat oleh dokter.
Handoko, Hansel dan Chris mendekati ranjang Yoona.
"Ada apa dengan Putri saya dok? kenapa dia seperti itu?" tanya Handoko penasaran.
"Ini hal biasa terjadi pak, pada pasien yang baru sadarkan diri dari koma. Saya sarankan pada bapak sekeluarga agar tidak membuat nona Yoona berfikir terlalu berat, buat dia serileks mungkin," ucap dokter memberi saran
"Och... baik dok kalau begitu, terimakasih," ucap Handoko dan Hansel bersamaan.
Chris, sedang menghubungi Rere. Wanita yang sudah berhasil meluluhkan hatinya itu, belum di kabari mengenai kondisi Yoona
"Halo Re, gue mau kabarin ke Lo, kalau Yoona sudah sadarkan diri, maaf gue baru ngabarin," ucap Chris
"Hah, seriusan Lo kak?Lo nggak lagi ngeprank gue kan?" tanya Rere memastikan
"Iya gue serius, ngapain juga gue ngeprank Lo," ucap Chris dengan nada serius
"Akhh..kalau gitu sekarang gue siap-siap ke rumah sakit deh," ucap Rere senang mendengar sahabatnya sudah siuman
"Ekhh..emangnya kerjaan Lo udah selesai? kalau belum nggak boleh pergi, enak aja makan gaji buta" ledek Chris
"Aishh...kak Chris jahat banget sih! aku udah selesai tau kerjaannya!" ucap Rere cemberut
"Ha-ha-ha..iya gue tau, gue juga cuma becanda kok. Gue jemput ya,"