CEO IS LOOKING FOR TRUE LOVE

CEO IS LOOKING FOR TRUE LOVE
Bab 10



Sudah dua hari setelah CV Nauren di berikan di Kelvin namun kelvin belum juga menghubunginya membuat Nauren pasrah.


" Aku sudah menduganya , hal ini pasti kejadian kan . Sama seperti kemarin gak di terima." gumam Nauren membuang menghela nafas


Edrik yang melihat Nauren melamun berjalan mendekatinya.


"Ada apa hemm, kamu seperti terlihat sangat cemas" tanya Edrik yang merasa khawatir.


" Yah biasa, aku kira aku bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik namun hasilnya nihil. Aku sudah menduganya kok" ucap Nauren pelan


"Apa Kelvin belum menghubungi? tanya Edrik menatap Nauren


"Belum, ku rasa bossmu itu tidak akan pernah menghubungiku" ucap Nauren sedih


"Jangan berkecil hati kamu paasti akan segera di hubunginya" ucap. Edrik menenangkan Nauren.


"Yah, aku harap begitu" pasrah Nauren.


"Kamu jangan khawatir kamu pasti akan mendapatkan pekerjaan yang layak" janji Edrik dalam hati.


"Mengapa Kelvin tidak menghubunginya sih. Apa yang Kelvin lakukan sehingga melupakan perintahku yang lebih penting. " Gumam Edrik mencoba menghubungi Kelvin.


πŸ“² Ddrrtt ddrrtt . suara ponsel bergetar.


πŸ“ž Hallo boss" jawab Kelvin pada Edrik


πŸ“ž Kelvin apa kamu lupa tugasmu? mengapa kamu lupa menghubungi Nauren . Apa yang kamu lakukan sehingga melupakan tugas penting dariku." omel Edrik kepada Kelvin


πŸ“ž Maaf boss , saya lupa menghubungi nona Nauren . Karena saya masih menyelesaikan perusahaan crop company. " ucap Kelvin di seberang sana.


πŸ“ž Hanya perusahaan standar kamu belum menyelesaikannya apa kamu sudah tidak mampu menjadi asistenku lagi" kesal Edrik


πŸ“ž Bukan begitu boss kali ini perusahaan crop company bersatu dengan perusahaan saingan kita, akan sangat susah jika saya sendiri yang turun tangan." ucap Kellvin. Dasar bos aneh ini perusahaan milik siapa tapi kenapa malah aku yang jadi tumbal, aku yang harus berpikir sendiri gimana caranya menghadapi saingan itu. Sampai malam saja aku kadang tak tidur, tapi boss yang merupakan pemiliknya malah sibuk mengejar wanita. " omel Kelvin dalam hati.


πŸ“ž Sudah separah itu kenapa kamu tidak memberitahuku" ucap Edrik dengan nada tinggi.


πŸ“ž Gimana mau di beritahu jika kita telfon selalu bilang kamu urus sendiri dulu jika tak sanggup baru menghubunginya. Terkadang aku berpikir yang lebih cocok jadi boss itu aku, ucap Kelvin dalam hati. "Tidak boss, saya hanya ingin berusaha menyelesaikannya sendiri jika sudah tak sanggup baru saya akan menghubungi boss. Dan tadi saya mau menghubungi boss hanya boss duluan menelpon saya" ucap Kelvin tak lagi menjelaskan apapun.


πŸ“ž Baiklah jika begitu, besok aku akan kembali ke kantor. Ingat hubungi Nauren dan atur pekerjaan yang layak baginya" Edrik mengingatkan Kelvin sebelum menutup ponselnya.


Saat Kelvin sedang menelpon dengan Edrik ada seseorang sedang menguping pembicaraan Kelvin dan mengirim pesan singkat ke musuh.


πŸ“±Pak besok Edrik kembali ke kantor apa kita bisa melanjutkan rencana kita. Pesan singkat pun telah terkirim .


Di sisi lain Seorang pria sedang duduk dengan melipat satu kakinya membukaa pesan dari mata-matanya.


"Hahahaha, sudah saatnya kamu kembali Edrik. Sudah terlalu lama kamu bersenang-senang di luar. Aku akan menantikan kejatuhan mu Edrik" ujar pria itu tersenyum dengan menyerigai.


Di mini market.


Edrik yang melihat Nauren melamun berjalan menghampirinya.


"Kenapa Nauren , kamu terlihat seperti sedang khawatir? tanya Edrik menatap Nauren.


"Sebenarnya aku memikirkan perkataanmu tadi" ucap Nauren lesu


"Kamu tidak usah khawatir kamu akan di terima oleh perusahaan di mana temanku bekerja. Dan satu lagi , hari ini terakhir aku bekerja. karna mulai besok aku risigent. "ucap Edri yang membuat Nauren sedihh


" Kamu bisa menghubungiku. Jika kamu menghubungiku sesibuk apapun aku. Aku akan berusaha menghampirimu secepat mungkin " ucap Edrik tersenyum membuat Nauren tersipu malu.


"Mimpi apa aku semalam ternyata perasaanku selama ini terjawab" gumam Nauren dalam hati.


Saat Nauren masih sibuk dengan pikirannya sendiri tiba-tiba ponselnya berbunyi. Nauren yang tersadar hpnya bergetar melihat layarnya terdapat nomor telpon . Dengan ragu-ragu Nauren mengangkat panggilan itu.


☎ Hallo selamat siang apa benar ini dengan nona Nauren Felix " tanya seorang perempuan di sana


πŸ“ž iyah benar, dengan saya sendiri." jawab Nauren.


☎Selamaat kepada nona Nauren telah di terima di perusahaan Gwinith company. Adapun tenntang jabatan nona akan di bahas besok saat nona masuk ke kantor kami. Apa ada yang ingin nona tanyakan" tanya perempuan di balik telpon itu.


πŸ“ž Jam berapa saya harus kesana ?, Apa besok saya langsung bekerja ? "tanya Nauren lagi.


☎ Besok nona bisa ke kantor kami pukul 10 . Untuk urusan pekerjaan itu tergantung dari dapartemen mana nona masuk. Karena perusahaan kami memberi hak penuh orang baru kepada dapartemen jadi itu tergantung dari ketua dapartemen nona. " ucap perempuan itu dengan sopan


πŸ“ž Terima kasih , saya sudah mengerti" jawab Nauren mengangguk mengerti.


☎ Jika nona sudah mengerti selamat bergabung dengan perusahaan kami. Selamat siang dan selamat beraktifitas kembali." ucap perempuan itu sebelum menutup telponnya.


Nauren yang tak percaya di terima oleh perusahaan besar merasa senang yang langsung memeluk Edrik.


"Edrik terima kasih terima kasih terima kasih" ucap Naure mengulangi kata terima kasih.


"Edrik yang di peluk terdiam membeku sebab dia tak pernah memeluk lawan jenis seintim ini. Dia hanya pernah memeluk adik dan ibunya saja karena Edrik memang tidak suka di peluk oleh wanita tidak dengan Nauren Edrik senang namun dia bingung apa dia harus membalas pelukannya atau tidak.


Nauren yang tersadar akan perbuatannya dengan cepat melepaskan pelukannya di Edrik.


" Maaf, aku terlalu senang sampai memelukku. Maafkan aku" ucap Nauren Merasa bersalah.


"Tidak apa, selamat yah sudah di terima bekerja di perusahaan gwinith " ucapn Edrik dengan tulus memberikan selamat kepada Nauren.


"Terima kasih , ini semua berkat kamu"


"Tidak , ini semua karna rezekimu dan anggap saja sebagi balas jasa" ucap Edrik yang membuat Nauren bingung.


"Membalas jasa, jasa apa yang aku berikan hingga mendapat balasan yang berlimpah begini" ucap Nauren bingung.


"Apa kamu sungguh tak ingatt. " ucap Edrik membuat Nauren bingung tak memgerti


" Ingat apa, apa maksudmu" ucap Nauren bingung.


"Apa kau sungguh tak ingat. Apa kamu ingat kamu pernah menolong seorang pria yang menggunakan motor butut dan mogok di jalan" ucap Edrik yang berusaha membuat Nauren mengingatnya.


"Ohhh, jadi itu kamu . Tapi kenapa motormu jadi lebih bagus dari sebelumnya." ucap Nauren bingung mengingat kejadian dimana dia pertama kali bertemu dengan Edrik.


"Karena aku mengecetnya ulang? makanya terlihat seperti baru" ucap Edrik menjelaskan.


"Ohhh begitilu yah rupanya. Maafkan aku yang tak mengingatnya. " ucap Nauren merasa bersalah.


"Tidak masalah" ucap Edrik melanjutkan pekerjaannya.


**** Bersambung ****


Jangan lupa komen , like & subceribed 😊😊🌷🌷