
kini semua sudah berada di salah satu baulroom hotel milik abas untuk menyelenggarakan acara resepsi dari pihak keluarga makel. 5000 undangan sudah di sebar dan semua yang datang adalah kolega abas dan Papa make. mereka tidak menyangka kalau istri abas alfian putra maekel adalah wanita bercadar. yang membuat kaget mereka lagi khozin adalah putri seorang kyai muda fazha tanzhala. dan cucu perempuan dari kyai alwi dan nyai nafik yang ternama.
pesta kali ini di kemas secara islami dari musik hiasan ornamen dan makanan semua khas timur tengah. karena kegemaran si pengantin wanita yang sudah lama tinggal di arab.
zoya dan della di daulat sebagai putri domas. dengan dua sepupu mereka yang lain. sedang abas memaksa raka untuk menjadi pagar bagus bersama dengan reinal, malik dan zaki . ya walau memaksa zaki sama sulitnya dengan memaksa raka. alasan mereka karena malu sudah kelewat usia.
zin tampil cantik dengan gaun yang dia pilih hasil dari belanja bersama abas. Sebuah gaun berwarna. biru laut yang indah serasi dengan hiasan bunga yang ada dinpelaminan dan hiasan ruangan.
abas jalan mengandengnya berjalan penuh wibawa dan gagah. terasa zin merasa gugup saat harus bergandengan tangan dengan pria yang sudah seminggu menjadi suaminya.
mereka jalan beriringan di ikuti para pagar bagus dan putri domas yang kali ini berpakaian dengan beda. Para pria memakai baju terban khas arab dengan kopiah tinggi dan bersorban. sedang para gadis memakai gaun yang sedikit longgar dan bercadar. semua konsep ala arabian aladin dan putri. jasmine. semua tamu terkagum dengan konsep yang begitu indah ini.
setelah sampai di pelaminan dan duduk para tamu di hibur dengan sajian tarian timur tengah yang indah. Karena adat Indonesia sudah di pakai di saat ijab qabul dan resepsi di pondok. kini saatnya menampilkan hak yang lain.
"bagaimana jamilah?" tanya abas mengenai konsep yang di pilih sang suami.
"bagus mas... mas hebat bisa mempersiapkan semuanya dalam satu minggu" puji zin dengan senyum semringah dari balik cadar nya.
"semua untuk mewujudkan mimpi adik" kata abas sambil menggenggam erat tangan sang istri agar tidak grogi dia tidak peduli kalau di lihat para tamu undangan.
"dari mana mas fian tau?" tanya zin dengan ragu. Dia penasaran dari mana sang suami tau kalau sebenar nya zin mengharapkan pernikahan bak tuan putri Disney.
"seorang suami harus tau semua nya tentang istrinya" puji abas pada diri sendiri.
"hei... bicara apa itu?" abas merangkul sang istri agar tenang.
"afwan ya mas...!" zin mulai bersedih.
"ini hari yang bahagia jangan berfikir yang macam macam." kata abas bijak. meminta sang istri untuk tenang dan menikmati acara
"iya mas" zin mulai tenang dan setuju.
acara terus berlanjut. alunan musik nasid menggema di seluruh penjuru hotel. semua tamu berdecak kagum dengan acara yang bisa di bilang serta kuler. karena di hadiri pejabat pejabat dan orang orang ternama dari kalangan artis dan politis. walau
tidak semua tamu adalah orang muslim karena banyaknya kolega abas tapi di undang di sebutkan untuk berpakaian yang sopan dan tertutup walau tidak berhijab. abas dan keluarga menulis itu karena menghormati keluarga besan dan mertua nya.
alhamdulillah acara berlangsung dengan lancar dan tiada halangan suatu apa pun. semoga hubungan mereka bisa langgeng dan sakinah mawadah dan warohmah. tak terpisah kan hingga ke jannahNya. amin....
♥
♡
♥
♥♡