
"Perhatian! Yang mulia Kaisar memasuki ruangan!!!"
Mendengar itu, semua orang pun menunduk.
"Wah...seperti rumor yang beredar! Yang mulia kaisar, benar-benar sangat tampan!!" kagum putri Shimia.
"Kau benar-benar terlalu berlebihan Shimia," tambah putri Aeshu.
"Siapapun yang menjadi ratunya nanti, dia akan menjadi orang yang paling beruntung didunia. Kekuatan, ketampanan, dan kecerdasan kaisar patut dikagumi. Tidak heran, untuk menjadi pelayannya saja, beribu-ribu wanita rela berlomba-lomba." jelas putri Shinde singkat.
~•~•~•~
...[ Toko baju Deilang ]...
"Tuan putri, Sepertinya ini sudah terlalu lama. Hamba takut Yang mulia kaisar menyadari anda tidak berada di istana. Yang mulia mungkin akan menghukum kami, jika tahu kami membiarkan anda pergi keluar istana. Ini sudah hampir 4 jam kita berada di luar istana, cepat atau lambat Yang mulia kaisar pasti akan menyadarinya..."Cemas seorang pelayan.
"4 jam??? Aku tidak percaya, aku keluar selama itu. disini sangat indah dan menarik, sampai aku melupakan waktu. Kalau begitu...
(Mata pelayan, berbinar. penuh harap)
Tambah 1 atau 3 jam lagi, aku rasa tidak masalah."
Gubrak!
"Aku fikir tuan putri mengerti,"
(LOL, kasian pelayannya awokwk)
Tiba-tiba dari kejauhan tampak seorang pelayan yang terlihat panik dan terburu-buru, berlari cepat ke arah shenyou.
"Huft... Huft... (Ngos-ngosan)
Tuan putri... para… pelayan..."
"Minumlah dulu! atur nafasmu, setelah itu kau bisa bicara." seru shenyou, sambil memerintahkan seorang pelayan memberikan segelas air.
"Semua pelayan di istana longtian ditangkap dan dipenjara, karena tidak dapat menemukan anda di istana. Para pengawalpun diancam akan di eksekusi jika tidak dapat menemukan tuan putri dalam waktu beberapa jam. Para pengawal bilang, Yang mulia kaisar sangat marah, dan memerintahkan kasim Yan pergi untuk mencari anda, tuan putri!"
"Tuan putri! Aku mohon kembalilah ke istana, salah satu dari pengawal itu adalah kakakku. Aku tidak ingin kakakku dalam bahaya!" bujuk salah satu pelayan panik.
"Ah...ba-baiklah. (mengangguk)
Mmm...suruh seorang pelayan membawakan pakaianku, aku akan memakainya nanti."
"Baik Yang mulia!" jawab salah satu pelayan patuh.
Sesampainya disana...
"Tuan putri! Tuan putri kembali, syukurlah..." seru seorang pelayan ketika melihat shenyou datang.
Kasim Yan :"Tunggu apalagi?!
Cepat mandikan tuan putri, dandani dia, lalu kirim dia ke istana longtian!!"
Mendengar ucapan kasim Yan, para pelayan pun dengan cepat membawa shenyou ke area pemandian.
(Menolak)"Ta-tapi pakaianku...sedang dalam perjalanan!"
"Yang mulia, anda tenang saja! Hamba akan pastikan, anda akan memakai pakaian itu nanti." jawab kasim Yan menenangkan.
"Oh, baiklah."
Jawab shenyou sambil mengikuti para pelayan ke area pemandian. Setelah selesai mandi, shenyoupun segera didandani secantik mungkin. Seperti ucapan kasim Yan, disaat itu jua pakaiannya pun sampai. Dengan cepat ia pun memakainya dan bergegas menuju istana Weilang.
Sementara itu…
...[ Istana Weilang ]...
"Ini sudah hampir menjelang sore, namun yongjun masih belum membuka acara pemilihan para selir. apa dia menunggu seseorang?" pikir ibu suri dalam hati.
"Anda terlihat semakin cantik Yang mulia ibu suri..."
"Anda terlalu nemuji perdana mentri," jawab ibu suri singkat.
"Ngomong-ngomong, shenyou tidak pernah mengirim surat ke rumah. kalau boleh bertanya, aku ingin tahu apakah dia baik-baik saja?" tanya perdana mentri cemas.
"Anda tidak perlu mencemaskannya. Karena bagaimanapun juga, shenyou adalah seorang putri mahkota. Dia adalah putri mahkota kerajaan jiangzhou, tentu saja dia pasti akan dirawat dan dijaga dengan baik.
Bagaimanapun juga, aku sudah menganggap shenyou sebagai putriku sendiri. Jadi aku tidak mungkin mengabaikannya." jelas ibu suri.
"Ah, aku mengerti. Sudah kuduga, shenyou akan hidup dengan baik di istana. Karena sudah mendengar perkataan ibu suri, kedepannya...aku rasa aku tidak perlu merasa cemas."
Tiba-tiba...
Kasim Yan :"Perhatian! Putri mahkota memasuki ruangan!"
Berbisik, "Putri mahkota? putri mahkota?!" mendengar itu calon para selirpun segera berdiri, dan membungkuk memberi hormat.