
Wuush... Wussh...
Mentari pagi mulai menampakkan wujudnya. sinarnya mengenai wajahku, dan membuatku terbangun dari tidurku.
Chirp... chirp...
Suara kicauan burung terdengar merdu menyambutku bangun, dipagi hari. seketika itu juga para pelayan mulai berdatangan heboh.
"Tuan putri sadar, tuan putri sadar! "Seru seorang pelayan, sambil diikuti pelayan lainnya berlarian ke arahku. Anehnya, disana aku tidak melihat chinsun, hanya ada para pelayan biasa yang bahkan sebelumnya tidak aku kenal. Dengan cepat, akupun segera duduk terdiam diatas tempat tidurku. meskipun aku sudah kembali kedalam tubuh shenyou, rasanya masih sangat asing bagiku. Luka yg kudapatkan dari carroline masih terus menyayat hatiku, menusuk jantungku, dan meresap didalam jiwaku. membuatnya menjadi kenangan buruk yang tak terlupakan.
~•~•~•~~•~•~•~•
Aku hanya terdiam duduk di kamarku seharian. aku tidak menyangka, aku ditemukan tertidur di tempat tidurku selama 4 hari berturut-turut. para pelayan mengatakan kepadaku bahwa semenjak peristiwa di sungai sui, para pegawal kerajaan di arahkan menelusuri sungai sui untuk mencariku. namun, hasilnya tetap Nihil (*sia-sia saja). Mereka juga mengatakan wajah kaisar pada saat itu terlihat sangat cemas, ketika mengetahui aku belum juga ditemukan. Hingga pada akhirnya seorang pelayan yang kebetulan lewat di depan kamarku, melihat jendelaku yang tidak tertutup rapat. Dan dengan inisiatif, ia ingin menutup jendela kamarku. ketika ia berusaha menutup jendelanya, angin berhembus kencang. jendela itupun bergerak tidak karuan, dan membuatnya terbuka jauh lebih lebar. pelayan itu pun segera memutuskan untuk menutupnya kembali. Namun ketika hal itu terjadi, betapa kagetnya ia melihatku tertidur lelap di atas tempat tidurku. Melihat itu, iapun segera bergegas menghadap kaisar dan melaporkan hal tersebut kepada Yang mulia kaisar.
Tau akan hal itu, kaisar merasa sangat bahagia. ia bahkan segera mengirimkan beberapa tabib kerajaan untuk memeriksa keadaan shenyou.
Namun, pada akhirnya bukan kabar baik yang diterima. sudah berbagai macam tabib yang memeriksa keadaan shenyou, anehnya hasilnya tetap saja sama. semua tabib mengatakan keadaan tubuh shenyou baik-baik saja, ia hanya tertidur. Namun anehnya sudah hampir 12 jam sejak ia ditemukan, ia tak kunjung bangun dari tidurnya. para tabib kerajaan yang tau akan hal itupun memutuskan untuk MERAHASIAKANNYA.
Mereka berbohong kepada kaisar, dengan mengatakan shenyou mengalami trauma berat dan sedang dalam perawatan. karena kaisar kini sedang berada di wilayah barat, maka berita itupun hanya diketahui ibu suri. ya,berita tentang keadaan shenyou yang sebenarnya.
Ibu suri tampaknya tau apa yang dicemaskan para tabib istana, dan memutuskan untuk memperketat penjagaan. demi perawatan shenyou, ia bahkan sampai memberikan titah, yang berbunyi:
Selama Yang mulia kaisar berada di wilayah barat, para selir tidak diperbolehkan melangkah keluar dari harem. Dan selama itu pula putri mahkota, shenyou. akan tinggal bersama Ibu suri diistana imperial. siapapun dilarang memasuki istana imperial,k ecuali atas seizin ibu suri. Dan barang siapa yang melanggar, ia akan dihukum cambuk 100 kali, dan mayatnya akan dipajang di ibu kota."
Ada beberapa alasan mengapa ibu suri menitahkan agar shenyou tinggal diistana imperial, meskipun ia tau apa yang sebenarnya terjadi dengan shenyou. ia mencoba berusaha semaksimal mungkin untuk menutupi keadaan shenyou yang sebenarnya.
Ibu suri tentu tau, Ada beberapa pihak yang tidak menyetujui diangkatnya shenyou menjadi putri mahkota. ditambah dengan isu shenyou yang ingin mencoba bunuh diri, keadaan menjadi semakin rumit. Sehingga para mentri mulai ragu.
Sebenarnya, ibu suri sudah bisa memprediksi terjadinya kekacauan di upacara sungai sui. hanya saja, ia tidak menyangka akan terjadi kekacauan sebesar ini.
Dengan tidak sadarnya shenyou pada saat ini, hal itu akan memperburuk suasana di pemerintahan. oleh karena itu, akan lebih baik jika tubuh shenyou dipindahkan ke istana imperial. Selain bisa mengawasi pengobatannya secara langsung, Ibu suri juga dapat merahasiakan keadaan shenyou yang sebenarnya.
~•~•~•~•~
2 Hari kemudian...
Tubuh shenyou tidak juga menunjukkan tanda-tanda kehidupan. para tabib telah melakukan segala cara agar tubuhnya bereaksi. namun, hasilnya tetap saja sia-sia. Mengetahui jal itu, ibu suri pun memutuskan untuk menutup gerbang utama, hal itu menandakan keadaan istana sedang tidak baik.
Sementara itu di harem, para selir mempertanyakan keputusan ibu suri yang tiba-tiba memutuskan untuk menutup gerbang utama. Berbagai macam rumorpun mulai muncul, mulai dari keadaan ibu suri yang tiba-tiba sakit sampai kaisar yang akan memulai perang.
Namun semua rumor itu diabaikan begitu saja oleh ibu suri. Karena kini, yang paling penting baginya adalah kesembuhan shenyou.