A Lasted Love, Last Falling In Love

A Lasted Love, Last Falling In Love
Eps:34 Yongshan si Biang Kerok



[ Paviliun wei, tempat khusus kaisar minum teh ]


Kaisar :"Sore ini adalah seleksi terakhir pemilihan para selir. Shenyou, apa kau ingin datang kesana bersamaku?


Jujur...aku sedikit penasaran, dan hanya ingin memastikan, apakah acaranya berlangsung dengan baik atau tidak?"


Shenyou :(menuang, menyajikan teh)


"Aku merasa tidak enak dengan para selir. Jika Yang mulia datang bersamaku, akan ada banyak rumor nanti. aku hanya takut jika…"


Kaisar : "Apa yang kau takutkan, shenyou? Kau adalah putri mahkota, datang ke suatu tempat bersama kaisar adalah hal yang wajar. Ibu suri juga mungkin tidak akan mempermasalahkan hal itu."


Shenyou :(pasrah)"Hmph, baiklah jika itu Yang mulia inginkan."


Sementara itu, dari kejauhan...


Yongshan :"Bukankah itu kakak?


(melihat dengan teliti )


Siapa gadis cantik yang bersamanya?


Apakah itu salah satu selirnya, atau calon permaisuri yang sudah ditentukan? Siapapun itu, aku harus cari tahu!"


(Bersembunyi, mengamati)


Sreg...sreg...


Shenyou :"Eh...suara apa itu?"


Kaisar : "Kasim yan..." (memberi isyarat)


Dengan cepat, kasim yan pun segera memeriksa dari mana suara tersebut berasal. disaat tengah sibuk memeriksa, tak sengaja kasim yan menemukan sebuah kaki. Tanpa aba-aba, iapun langsung segera menariknya...


"Ei!!! Sakit! Argh! sakit sekali!!


(Memberontak) Lepaskan aku! lepaskan aku!! Apa kau tahu siapa aku?! Aku adalah... "


Kaisar : "Tentu saja aku tahu, pangeran…yongshan!"


Beberapa menit kemudian...


Kaisar :(menatap sinis) "Jadi...apa kau sudah menyiapkan jawaban yang pas untuk apa yang akan ku tanyakan nanti, pangeran...yongshan!!"


Yongshan :"Gleg! (mengalihkan pandangan) ah...aku, aku hanya..."


Kaisar :"Hanya apa?!


Apa kau ingin bilang kau hanya kebetulan lewat, dan karena penasaran kau mencoba untuk mendengarkan pembicaraan kami secara diam-diam?"


Yongshan :"Nah! itu maksudku!!" (polos)


"Dasar bodoh! kaisar sedang mengujimu tahu! Orang bodoh mana yang menguntit, dan ketauan secepat ini?!


Kaisar :"Yongshan...adikku yang manis, apa kau ingin ku kurung di istana timur lagi?!" tanya kaisar mengancam.


Yongshan : "Tidak, tidak kakak! Aku benar-benar tidak bermaksud menguping pembicaraanmu. Aku hanya penasaran dengan gadis cantik yang berada tepat dihadapanmu. Apakah dia salah satu calon kandidat selirmu?" tanya yongshan ingin tahu.


Kaisar : "Berhentilah bermain-main yongshan, apa kau benar-benar tidak mengenalinya?"


Mendengar itu, yongshanpun segera menatap shenyou, memperhatikannya dengan baik, dan mencoba mengingatnya.


(Mengerutkan dahi, berfikir) "Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" tanya yongshan ingin tahu.


"Aku...aku rasa tidak." jawab shenyou ragu.


"Ada apa shenyou? Apa kau merasa sedikit tidak nyaman?"tanya kaisar cemas.


"Yongshan, kau tentu tidak akan mengingatnya. Karena sudah hampir 3 tahun kau berkelana dan hanya pulang sebulan sekali. Itu wajar, jika kau tidak ingat teman masa kecilmu yang satu ini!


belum lagi, karena shenyou tinggal dikediaman perdana mentri meng, ia jarang berada di istana. Disaat kau pulang, kemungkinan besar kau tidak berjumpa dengannya."


"Shenyou??? (bingung)


Ah, aku ingat! shenyou si bocah pendek yang gendut itu kan!!


Yang dulu selalu ku buat nangis, dan kakak selalu membelanya. Siapa sangka si itik yang buruk rupa kini berubah menjadi angsa." seru yongshan mengejek.


"Jaga bicaramu yongshan!!!


Terlalu lama diluar, kini kau menjadi semakin liar. Kau bahkan tidak menghargai shenyou sebagai putri mahkota!"


"Kakak, aku hanya bercanda!


aku tidak bermaksud untuk..."


(Menahan diri) "Gendut...pendek...


Siapa yang kau sebut gendut dan pendek!!!(meluapkan amarah) memangnya kau fikir kau siapa?!! berani-beraninya kau menyebutku gendut dan pendek! Huh!! "teriak shenyou kesal.


Jika dia tahu, dikehidupan sebelumnya aku bahkan menjadi bunga kampus selama 3 tahun berturut-turut. dia mungkin tidak akan meledekku seperti ini. ini benar-benar... Menjengkelkan!!


(Berdiri) "Yang mulia, aku rasa hari ini moodku sedang kurang baik. Terima kasih untuk teh-nya, aku mohon undur diri." seru shenyou sambil berjalan pergi meninggalkan paviliun wei.


~•~


"Kau sudah merusak acara minum tehku, apa kau sudah puas sekarang pangeran yongshan?!!" sindir kaisar sambil tersenyum sinis.


"Kak...kakak...aku... (berfikir,mencari alasan)


aku rasa ibu suri memanggilku! Kalau begitu aku mohon undur diri. Semoga harimu menyenangkan, Yang mulia kaisar!"Ucap yongshan sambil berlari menjauh.


"YONGSHAN!!!" teriak kaisar meluapkan amarahnya.