A Lasted Love, Last Falling In Love

A Lasted Love, Last Falling In Love
EPs:22 Hutan ilusi



Setelah kepergian catta, akupun segera memasuki penjara yanling dengan hati-hati. yups, penjara yanling tidak dijaga oleh siapapun, hanya gerbang nya saja yang dijaga ketat. karena, penjara yanling berada tepat di tengah hutan ilusi. hal itu, membuat penjara yanling semakin tidak mungkin untuk dimasuki orang.


Hutan ilusi dibuat oleh permaisuri terdahulu untuk mengurung Razord, naga hitam yang pada Kala itu membuat keonaran di jiangzhou. Konon, razord tertidur dihutan ilusi selama bertahun-tahun. Oleh sebab itu, apabila hutan ilusi menghilang. Maka razord akan kembali, dan mungkin....


ia akan balas dendam.


~•~•~•~•~


Sepanjang perjalanan yang kulihat, penjara yanling dipenuhi oleh duri-duri yang sangat tajam, dengan berbagai macam jenis hewan yang tampak beracun berkeliaran dimana-mana. Karena hal itu, aku melangkahkan kakiku dengan sangat hati-hati.


Tangga yang menurun kebawah tampak sangat gelap dan sunyi, tempat ini benar-benar terlihat seperti neraka di bumi.


Sesampainya diujung jalan, aku melihat sebuah pintu yang terbuat dari balok es raksasa, dengan aura dingin yang sangat kuat. aku bahkan dapat merasakan kedinginannya dari jarak satu meter. Tanpa fikir panjang, akupun segera mendekati pintu itu. karena penasaran, akupun menyentuhnya, dan yang terjadi...


Sriiing...


Pintu itupun bergerak perlahan, dan memancarkan cahaya yang sangat menyilaukan. Melihat itu, tanpa fikir panjang, aku pun segera memasuki pintu itu. dan apa yang kulihat?


aku melihat chinsun yang tergeletak lemas dilantai.


Dengan cepat akupun segera menghampirinya, memeriksa nadinya, dan menempatkan kepalanya di pangkuanku. Syukurlah, dia masih hidup. Sebisa mungkin, aku mencoba menghangatkannya dengan cara menggosokkan kedua tangannya dengan tanganku.


"Bagaimana bisa ibu suri menempatkanmu disini?


Chinsun...aku mohon bertahanlah. kita akan segera keluar dari sini!" seruku panik.


Tanpa sadar chinsun pun perlahan membuka matanya, menatapku dengan sendu dan berkata:


"Yang mulia...kau kah itu?


Yang mulia...maafkan chinsun, karena…telah mengecewakan yang mulia. Chinsun bersalah, chinsun tidak dapat menjaga yang mulia dengan baik... Chinsun..." dengan cepat chinsunpun kembali pingsan disaat itu juga.


"Chinsun!!! Bangun...aku mohon bangunlah...


~•~•~


Disaat itu juga, kaisar sampai diistana.


"Yenlong!!!" teriak kaisar.


Seketika...dari balik singasananya, keluarlah seekor Naga emas yang sangat besar.


"Katakan kepadaku dimana shenyou?!"


"Jawab Yang mulia kaisar! Putri mahkota diam-diam memasuki hutan ilusi dan sepertinya dia terluka, aku tidak dapat merasakan aurannya lagi..."


"Apa ada kemungkinan dia memasuki penjara yanling?" tanya kaisar cemas.


"Hamba tidak tahu Yang mulia, hutan ilusi dibatasi oleh kekuatan permaisuri terdahulu, kekuatannya sangat kuat hingga dapat mengurung razord si naga hitam. Karena aku juga dari ras naga, Oleh sebab itu aku tidak bisa melacak dimana putri mahkota berada."


"Baiklah, aku mengerti. Aku akan segera pergi kesana!"


"Yang mulia! Jika kau kesana, dan razord menyadari keberadaanmu. Aku takut ia akan terbangun, dan mengamuk."


"Aku tidak peduli!! Shenyou pasti kesana karena ibu yang telah mengurung pelayannya. Ia sangat lemah...aku tidak mungkin membiarkannya celaka!


Dia…sangat penting bagiku!"


"Baiklah jika itu keputusanmu, kalau begitu biarkan aku ikut bersamamu Yang mulia. aku mungkin bisa menggunakan sihir, untuk menyamarkan aromamu dari hutan ilusi." saran yenlong mencoba membantu.


"Kau yakin akan baik-baik saja, apabila kau keluar dari area istana?" tanya kaisar sedikit cemas.


"Yang mulia! selama kau menjadi kaisar, tugasku akan tetap sama, yaitu melindungimu. Jadi, hal ini juga penting untukku."