
3 hari kemudian...
Pagi itu cahaya mentari membangunkan shenyou, membuatnya terbangun dari tidurnya. Perlahan shenyoupun mulai membuka matanya, dan menggerakkan tangannya menghalau cahaya mentari yang masuk dari sela-sela kamar.
Oops…tapi ini bukan kamarnya, melainkan kamar kaisar.
Melihat shenyou yang terbangun para pelayanpun segera menyiapkan sandalnya, dan membawakan kain kecil dan semangkuk air mawar. Dengan cepat shenyoupun mencuci wajahnya dengan air mawar, dan membasuhnya dengan kain kecil yang disediakan.
"Apa Yang mulia menginginkan sesuatu?" tanya seorang pelayan dengan sopan.
"Hmmm…tidak, kalian boleh pergi."
Setelah para pelayan pergi, shenyoupun berjalan perlahan mendekati jendela. Membukanya, dan menikmati udara pagi yang menyegarkan. ia mulai mengingat kembali apa yang terjadi 3 hari yang lalu. Setelah ia sadar, demi keselamatannya, kaisar memutuskan untuk membuat shenyou tetap tinggal di istana longtian untuk sementara waktu. tanpa fikir panjang shenyoupun menyetujuinya.
Disisi lain ia takut hal ini dapat menimbulkan kericuhan di harem. oleh sebab itu, shenyou langsung meminta kaisar untuk kembali ke area barat memeriksa perbatasan. awalnya kaisar ragu, karena harus meninggalkan shenyou yang baru saja sadar dari komanya. Namun , dengan cepat shenyoupun berkata ia akan baik-baik saja selama ia berada di istana longtian. Menanggapi hal itu, hati kaisarpun melunak, dan setuju untuk kembali ke area barat.
Dengan Syarat: shenyou harus tetap berada di istana longtian sampai dia kembali. Mendengar itu, shenyou pun menyetujuinya, dan dihari itu juga kaisar segera pergi kembali ke area barat.
Whoosssh...swhoosssh... (Angin berhembus)
"Sudah 3 hari, semenjak kaisar pergi ke area barat. Dan selama itu pula aku merasa bosan. Chinsun masih dalam perawatan, dan kaisar... Ia bahkan menjaga istana ini dengan sangat ketat. Entah mengapa aku merasa istana timur jauh lebih baik dibandingkan tempat ini." keluh shenyou.
Tiba-tiba datanglah seorang pembawa pesan yang berdiri tepat didepan pintu kamar kaisar.
"Salam putri mahkota! Aku adalah pembawa pesan yang diutus Yang mulia kaisar kepada anda."
Mendengar itu, akupun segera menengok kearah pintu melalui jendela dan berkata:
"Masuklah... Dan katakan padaku, pesan apa yang kaisar sampaikan."
"Ummm... " pelayan itupun menunduk dan terdiam.
"Kenapa diam? Cepat lah masuk, aku tidak ingin menunggu! "
"Ampun Yang mulia! Sesuai peraturan istana, siapapun tidak boleh memasuki kamar kaisar tanpa seizinnya."
Mendengar itu akupun terkejut "Ah! ka..kalau begitu. Kau...bisa sampaikan pesan itu dari luar saja. Akan ku pastikan mendengarkannya dengan baik." seruku meyakinkan.
"Baik Yang mulia!"
(Membuka pesan, membacakan)
Kalau begitu, Yang mulia hamba mohon undur diri." seru pelayan itu sambil melangkah mundur dan berbalik pergi.
Sementara itu didalam kamar,
"Siang ini...aku...menyiapkan...makanan...untuk kaisar?!"
Agh!! Bagaimana bisa aku mempersiapkan itu semua. Aku bahkan tidak tahu apa makanan kesukaan kaisar. Jika aku salah...aku takut kaisar akan curiga kalau aku bukan shenyou!
Jika itu terjadi...yang ada aku akan...Di HUKUM MATI!
Aagh! entah mengapa disaat seperti ini...aku tiba-tiba merindukan dunia modern. Hiks...hiks...
~•~•~•~•~
[ Istana imperial, kediaman ibu suri ]
"Jadi, shenyou sudah sadar?"
"Benar, Yang mulia ibu suri!
Untuk merahasiakan hal itu, Yang mulia kaisar memperketat penjagaan di istana longtian. tetapi anehnya, di hari yang sama kaisar kembali ke area barat. Selama kaisar pergi, kaisar meminta putri mahkota tetap tinggal di istana longtian sampai ia kembali. dan kabar terbarunya adalah Yang mulia kaisar akan pulang siang ini." seru pelayan itu sambil menunduk.
"Mmm…baiklah. (melemparkan sekantung uang emas) kau bisa pergi sekarang!"
Mendengar ucapan ibu suri, pelayan itupun segera mohon undur diri, berbalik dan pergi.
"Jadi...Wenlong... (menengok ke arah pohon) kenapa pelayan bodoh itu tahu banyak hal, sedangkan kau tidak?!" tanya ibu suri dengan nada tinggi.
"Mengenai hal itu... hehehe. (tersenyum kecil)
Bagai...bagaimana aku tahu, jika kaisar akan membuat area pelindung di sekitar istana longtian." jawab wenlong sambil terbang dan hinggap di jendela.
"Area pelindung?
Maksudmu...yongjun menggunakan mantra pelindung untuk melindungi istana longtian?"
Mendengar itu dengan cepat wenlong pun mengangguk, meng-iyakan.
" Tapi kenapa?
Apakah ia benar- benar ingin menyembunyikan berita tentang keadaan shenyou, dari dunia luar?" fikir ibu suri.