
Kini, di istana imperial waktu terasa semakin cepat. Sudah 3 hari berlalu, namun tubuh shenyou belum juga memberikan respon. para tabib menjadi semakin khawatir, karena 4 hari lagi kaisar akan segera pulang dari perjalannya di wilayah barat.
Mereka tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi jika kaisar mengetahui keadaan putri mahkota yang sebenarnya. Mungkin, pada saat itu pula akhir dari hidup mereka ditentukan.
Memahami kekhawatiran para tabib, ibu suri memutuskan untuk mengirim tubuh shenyou kembali ke kediaman perdana mentri. lalu ia memperketat penjagaan di area sekitar kamarnya.
Besok adalah hari ke-4, jika shenyou masih belum sadar, mau tidak mau ibu suri harus memikirkan cara agar kaisar sibuk, dan melupakan masalah putri mahkota. Dengan demikian, itu akan memberikannya banyak waktu mencari obat penawar untuk shenyou.
[ Kediaman perdana mentri, Area kolam ]
"Bunga lotus yang berada di kolam ini belum juga mekar, apa ini ada kaitannya dengan tertidurnya putri mahkota?
Bukankah putri mahkota sendiri yang menanam bunga ini? Mungkin sekarang bunga ini tidak akan pernah mekar lagi. Dan kediaman ini tidak akan pernah berwarna lagi. Karena sudah lama tubuh putri mahkota tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Para tabib istana merasa khawatir di setiap harinya. Entah apa yang terjadi jika kaisar pulang, dan mendapati tubuh putri mahkota yang tertidur pulas tak merespon. Mungkin para tabib itu akan dihukum mati. aku berharap tuan putri bisa segera sadar, dengan begitu kediaman ini akan tenang seperti dulu."
Seru seorang pelayan berharap.
"Apa kau tidak mendengar rumor itu?" Tanya seorang pelayan lainnya.
"Rumor apa??? "
"Ada beberapa rumor yang beredar dikalangan para tabib. Ada yang mengatakan tuan putri terkena sihir hitam, oleh sebab itu dia tertidur dan tak merespon. Ada juga yang bilang tuan putri diracuni sehingga ia tak kunjung sadar. Aku benar-benar penasaran, apa yang sebenarnya terjadi pada putri mahkota? sampai-sampai yang mulia ibu suri mulai memperketat penjagaan dikediaman ini."
"Tutup mulutmu! Bukankah ibu suri sudah nemerintahkan untuk tidak bergosip. Lebih baik diam dari pada membuat rumor yang tidak-tidak. Bagaimanapun juga, tuan putri pasti akan terbangun suatu hari nanti. ia begitu baik, pasti tidak akan ada sesuatu yang buruk terjadi kepadanya."
~•~•~•~•~•~•~
"Apa informasi yang kau dapatkan? jika itu tidak menarik, jangan berharap kau akan mendapatkan imbalan." seru seorang gadis bertudung merah sambil memainkan sekantung uang emas di tangannya.
"Yang mulia tenang saja, informasi ini mungkin akan berguna bagi anda."seru seorang pelayan tersenyum licik meyakinkan.
"Katakanlah, apa yang kau ketahui?"
"Yang mulia, selama aku menjadi pelayan dikediaman perdana mentri, aku mendapat informasi bahwa putri mahkota tertidur pulas tanpa merespon selama 3 hari berturut-turut. Hal itu membuat para tabib istana merasa khawatir akan nasib mereka dimasa depan.Yang mulia ibu suri berusaha menutupi masalah ini dari kaisar, sehingga terjadi kekacauan di istana imperial, oleh sebab itu ibu suri memutuskan untuk mengirim tubuh putri mahkota kembali ke kediaman perdana mentri, dan memperketat penjagaannya."jawab pelayan itu dengan yakin.
"Hmmm... Ambil ini!
(*Sambil melempar sekantung uang emas)
Dan cepatlah pergi!" dengan cepat pelayan itupun segera bergegas pergi, dan keluar dari hutan.
"Oh, jadi ini alasannya nenek tua itu begitu tertutup akhir-akhir ini.
Shenyou…shenyou…
Meskipun kau selamat dalam peristiwa di sungai sui, aku rasa kini malaikat kematian akan berpihak padaku. Sepertinya, kau benar-benar akan lenyap dari dunia ini! Dan tidak ada seorangpun yang dapat menolongmu kali ini!!
Ha...ha...ha..ha!
Benar-benar kabar yang tak terduga! Aku rasa, aku harus merayakannya malam ini!!! "