
Sesampainya disana...
[ Hutan ilusi, Penjara Yanling ]
"Shenyou!!!" teriak kaisar kaget.
"Shenyou! Bangunlah...aku disini. Shenyou...aku mohon bukalah matamu." seru kaisar cemas.
"Yang mulia! tenanglah. Lebih baik kita bawa ke-2 orang ini ke istana! Aku takut,hati mereka benar-benar telah membeku akibat es abadi.jm jika demikian...mereka akan sulit untuk disembuhkan." saran yenlong.
"Kau benar, mari kita bawa tubuh mereka ke istana! "
~•~•~•~•~
Sesampainya diistana.
[ Istana Utama, Longtian (tempat tinggal kaisar) ]
"Cepat panggil tabib, dan bawakan lintian kemari! " seru kaisar sambil menggendong shenyou menuju tempat tidurnya.
( * Lintian adalah Batu ruby merah delima.yg hanya Ada dalam kawah gunung yg masih aktif.)
"Shenyou...bertahanlah!" ucap kaisar sambil menggosokkan kedua tangannya, mencoba menghangatkan tubuh shenyou.
"Yang mulia, anda sebaiknya tenang." bujuk yenlong yang merubah dirinya menjadi kecil.
"Bagaimana aku bisa tenang, kini tubuhnya sedingin es. Aku bahkan tidak yakin dia dapat bertahan sampai kapan... "
Beberapa menit kemudian datanglah tabib istana beserta seorang pelayan yang membawa lintian. Dengan cepat pelayan itupun menaruh lintian tepat disamping kaisar, dan disaat itu juga kaisarpun segera memerintahkan para pelayan untuk keluar. Kaisar kemudian menyuruh yenlong meniupkan apinya kedalam lintian.
Dengan seizin kaisar, tabib pun segera memeriksa denyut nadi shenyou. Tabib itu pun terdiam sesaat,dan sempat ragu...
Tapi kemudian tabib itupun berkata "Ampun Yang mulia kaisar! Putri mahkota bukan hanya terkena sihir es abadi, tapi....ia....juga terkena racun Dethried! (*Racun serangga ajaib). Aku rasa ini lah yang menyebabkan tubuh tuan putri melemah sampai separah ini."
"Dethried???
Tabib, katakan padaku! Apa kau punya penawarnya?!" tanya kaisar cemas.
"Ya..yang mulia i-ini... " tabib itupun tampak ragu mengatakkannya.
"Katakan saja! Apapun itu, didunia lain sekalipun... Aku akan berusaha mendapatkannya!"
"Air…air mata phoenix...
"Air mata phoenix???
Baiklah tabib, kau bisa pergi sekarang!"
Dengan cepat tabib itupun berdiri, memohon undur diri, dan bergegas pergi. Akan tetapi...
"Tunggu!! Ingatlah satu hal, apapun yang terjadi kepada putri mahkota kau harus merahasiakannya. Kau pasti tahu apa konsekuensi yang akan kau terima jika kau melanggarnya kan!"seru kaisar dengan nada yang sedikit mengancam. Dengan cepat tabib itupun segera mengangguk, meng-iyakan ucapan kaisar dan bergegas pergi meninggalkan ruangan tersebut.
~•~
[ Istana imperial,kediaman Ibu suri ]
"Apa!!! Kaisar pulang dan mendapati putri mahkota terluka?! Bagai...bagaimana mungkin!
Aku sudah memastikan shenyou berada di istana timur dengan penjagaan ketat. Bagaimana mungkin dia dapat kabur dari sana! Apa yang terjadi sebenarnya!!" fikir ibu suri, sambil memegang kepalanya merasa sedikit pusing.
"Baiklah, pelayan kalian semua bisa pergi sekarang."
"Yang mulia, apakah anda ingin teh penenang?"
"APA KAU TIDAK DENGAR?! AKU BILANG...PERGI DARI SINI SEKARANG!!!" teriak ibu suri murka.
Dengan cepat para pelayan itupun bergegas pergi dan menutup pintu.
"Bagaimana menurutmu wenlong? "Tanya ibu suri.
Swiish...Swissh. (Suara kepakkan sayap).
Dengan cepat wenlong pun terbang ketempat ibu suri duduk.
"Aku rasa shenyou berusaha membebaskan pelayannya itu. Sehingga ia nekat memasuki penjara yanling. Di penjara yanling, ia mungkin tidak sengaja terkena gigittan dari salah satu serangga beracun. namun, ia tidak menyadarinya. Entah bagaimana ia dapat membuka pintu masuk yang terbuat dari es abadi. Karena dingginnya es, tubuhnya pun mulai melemah, lalu racun itu mengendap, dan iapun pingsan dalam keadaan terluka.
Yang menjadi pertanyaanku adalah bagaimana ia dapat melewati hutan ilusi?" fikir wenlong.
"Itu tidak penting! Sekarang, yang terpenting adalah bagaimana cara menyembuhkannya. Aku takut karena masalah ini...Yu'er (*jian yu/kaisar) akan membenciku." cemas ibu suri.
"Aku yakin kaisar akan menyikapi hal ini dengan baik. Ibu suri tidak perlu khawatir, aku sendiri yang akan pergi mencari tahu."
"Baiklah, aku serahkan semua urusan ini padamu wenlong." ucap ibu suri berharap.
Di saat itu juga wenlongpun berubah menjadi burung pipit, dan terbang keluar menuju istana longtian.