
[ *I****stana imperial***, Kediaman ibu suri ]
"Apa? Apakah kau benar-benar melihatnya?!" tanya ibu suri memastikan.
"Itu benar Yang mulia, hamba tidak berani berbohong."
"Hhmmm...baiklah kau bisa pergi sekarang, dan jangan lupa rahasiakan berita ini dari seluruh penghuni istana."
"Baik,Yang mulia!
Hamba mohon undur diri."
Setelah pelayan itu pergi...
"Bagaimana menurutmu wenlong? "
Seekor burung Cendrawasih berekor emas pun tiba-tiba muncul tepat dihadapan ibu suri.
"Menurutku, itu bukanlah merak. Aku curiga itu adalah Weitian. Meski begitu…aku masih ragu, karena aku tidak melihatnya secara langsung." seru burung itu, sambil hinggap di salah satu batang pohon.
(*Weitian adalah seekor phoenix. Hewan ajaib yang dipercaya akan membawa rasa aman di jiangzhou. Kabarnya weitian hanya akan muncul jika permaisuri yang sudah ditakdirkan lahir. Weitian akan selalu melindungi dan patuh terhadap perintah permaisuri itu. Ia akan slalu berada disisi sang permaisuri, sampai sang permaisuri mati. Setelah itu, ia akan kembali ke gua magma untuk menunggu calon permaisuri selanjutnya.
Namun, sudah lebih dari 100 tahun weitian tidak muncul. dan itu membuat jiangzhou merasa khawatir di setiap tahunnya. Oleh sebab itu kemunculan weitian sangat diharapkan, karena kemunculannya merupakan lambang kesejahteraan jiangzhou)
"Mungkinkah weitian mengubah wujudnya? karena setelah 100 tahun bersembunyi, ia mungkin tidak ingin dikenali, dan memilih untuk mengubah bentuknya menjadi merak putih." seru burung chendrawasih itu sambil mematukkan paruhnya disebuah cabang pohon.
"Hmmm...itu mungkin saja." pikir ibu suri.
~•~•~•~•~•~
[ Gua Magma, Gunung Tiancheng ]
Swooossh... (*Berubah)
Dalam waktu singkat,merak putih yang cantik berubah menjadi seekor phoenix yang sangat menawan. Kini,tampaklah seekor burung dengan warna bulu keemasan, dengan sayap yang disetiap ujungnya diselimuti api dengan warna kuning kemerah-merahan, serta ekor yang panjang bagaikan surai kuda dengan api merah kebiru-biruan. phoenix dikenal dengan api abadi yang terus menyala disetiap ujung sayap dan ekornya. Konon, api itu tidak akan padam. meskipun hujan dan salju turun, menyelimuti suatu negara selama bertahun-tahun.
Phoenix pada umumnya tinggal didalam gua yang memiliki magma/lava, digunung yang masih aktif. Seekor phoenix hanya dapat bertelur 500 tahun sekali, dan telur phoenix berwarna kuning keemasan dengan beberapa permata di sekelilingnya.
Phoenix hanya bisa menetaskan 3 dari 5 telur yang ada. Untuk telur yang tidak menetas, telur itu akan mati dan menjadi batu seiring dengan berjalannya waktu.
Jiang Zhou, merupakan salah satu negara yang paling banyak didatangi phoenix. Karena hal itu, banyak negara yang menghormati jiangzhou, dan tidak berani menyinggungnya. Namun karena suatu masalah, selama 100 tahun phoenix tak kunjung muncul. Hal itu membuat keadaan negara jiangzhou tidak sedamai dulu. Kini banyak negara yang ingin mengambil alih jiangzhou. Bukan hanya karena tanahnya yang subur, tetapi juga karena tempatnya yang sangat strategis.
Di negara jiangzhou phoenix disebut Weitian. Tapi, konon setiap phoenix memiliki nama yang berbeda-beda. jika seekor phoenix telah memilih tuannya, maka phoenix tersebut akan selalu berada didekat tuannya selama 24 jam penuh, sampai mereka mengikat sebuah perjanjian.