A Lasted Love, Last Falling In Love

A Lasted Love, Last Falling In Love
EPs:12 Kenyataan pahit Pt.3



" KINI SEMUA PUJIAN, HARTA,TAHTA, DAN BAHKAN PRIA. SEMUA ITU AKAN MENJADI MILIKKU.TIDAK ADA LAGI CARROLINE YANG HINA DAN MISKIN. INI SAATNYA CARROLINE YANG KAYA DAN RERHORMAT MUNCUL!


Maafkan aku shirley! Aku mengecewakanmu. Aku tidak ingin hidup miskin lagi, tidak mau dihina lagi. Kini waktumu sudah habis.


Jadi...biarkan aku menggantikannya(*malaikat kematian). Membuatmu lebih cepat menemui kedua orangtuamu!


AKU SAHABAT YANG BAIK BUKAN?


Hahahaha..." Seru carroline sambil menengguk segelas wine yang berada ditangannya.


 


Tawa carroline terngiang-ngiang ditelinga shirley.Tanpa sadar air matanya perlahan membasahi pipi, shirley benar-benar tidak menyangka orang yang selama ini dia percaya mengkhianatinya. Rasa sakitnya bagaikan tertusuk 1000 jarum, sakit dan sedih. kini, ia benar-benar terlihat menyedihkan.


Ke-naifannya membuatnya terperosok jauh lebih dalam, ke dalam jurang kehancuran.


ia merasa sangat terpuruk hingga tak kuasa menahan air matanya yang terus-menerus mengalir tanpa henti.


kekecewaan, pengkhianatan, dan amarah... Memenuhi jiwanya, meresap ke dalam fikirannya, dan membuat luka yang mendalam dihatinya.


 


Sekuat apapun shirley mencoba, ia tetap manusia biasa. Rasa sakit yang ditinggalkan carroline teramat sangat dalam. hingga ia tak kuasa menahan luka itu lagi dan pingsan disaat itu juga.


Melihat shirley yang hampir pingsan, dengan cepat yama bian pun segera menangkapnya, dan membiarkan shirley pingsan di pelukkannya.


"Gadis kecil, sudah kubilang ini tidak cocok untuk manusia lemah sepertimu. Karena kenyataan itu memang pahit. Mari lihat apa yang akan kau putuskan setelah ini."


Bisik yama bian lembut.


~•~••~•~•~•~•~•


"Ugh! Di...dimana aku?"


Aku benar-benar merasa sangat bingung dimana aku sekarang. kini, dihadapanku tampak sebuah ruangan yang sangat megah berhiaskan bunga: krisan putih, white calla lily, dahlia, dan mawar putih dimana-mana. aku benar-benar terpesona melihat bunga krisan putih yang tampak cantik menghiasi sebuah cermin besar bertahtakan berlian dan sebuah tusuk konde perak bermotif mawar putih yang dihiasi mutiara berwarna biru laut yang ampak sangat menakjubkan dengan kilauan cahaya mentari.


 


Katakan padaku bagaimana keadaanmu? apakah kau merasa sudah baikkan?


Dan apakah kau sudah menemukan apa tujuanmu yang sebenarnya?


Dikehidupan Kali ini, kau tidak mempunyai pilihan selain bertahan, dan menghadapi rasa sakit itu... sendirian.


Atau kau lebih memilih berlarut-larut dalam kesedihan, dan memilih hancur dalam kepedihan yang tiada akhirnya.


ya... Hidup adalah pilihan. tidak ada manusia di dunia ini yang tidak menginginkan Kebahagiaan, dan lebih memilih Penderitaan.


alangkah baiknya menjalani hidup tanpa beban dan fokus dengan tujuan.


Hidup akan terus berjalan hingga pada akhirnya waktumu habis, dan dunia ini berakhir. Perubahan adalah hal yang pasti akan terjadi. Apapun keputusanmu, entah itu kebahagiaan ataupun penderitaan. itu semua adalah bagian dari takdirmu. Bagian dari dirimu, pilihanmu, hatimu, dan hidupmu. Karena takdirmu kau yang menentukan.


Eh, gadis kecil aku tidak sedang menghiburmu...


apapun pilihanmu nanti, aku percaya kau pasti akan mengerti mengapa semua ini terjadi.


Sekarang sudah saatnya kau kembali! tutuplah matamu dan tertidurlah...


Hmmm...setelah ini, kau mungkin akan bahagia."


 


Pada saat itu, mungkin aku benar-benar tidak menyadari...aku sebodoh ini. aku lah yang membuat diriku sendiri tampak menyedihkan.


Carroline...


Dia tidak salah, aku lah yang salah. pada awalnya ku kira meskipun aku tau carroline membenciku, kebencian itu akan hilang seiring berjalannya waktu. oleh sebab itu, aku mengabaikan tindakkan liciknya dan terus mempercayainya. berharap dia akan berubah suatu saat nanti.


Akan tetapi, ternyata selama ini aku salah. Dia tidak pernah berubah.


Kukira dengan cinta kebencian akan musnah. faktanya itu tidak terjadi. Dan aku... mati pada akhirnya.