
[ Malam hari di istana timur]
Mengendap-endap...
Melihat sekeliling....
Berlari...
"Haah...haah... (terengah-engah)
Akhirnya sampai juga. Setelah bersusah payah melewati penjagaan yang super ketat itu, akhirnya aku sampai disini!
Tepat diluar istana timur.
Sekarang, aku hanya harus melihat peta sekali lagi, dan segera bergegas menuju penjara yanling, tempat dimana chinsun berada." seruku bangga.
(Berfikir) "Apa aku melupakan sesuatu???
(Mencari, meraba-raba, mengingat )
Haissh…aku lupa membawa petanya!
(Duduk, terdiam sesaat )
Huuh..apa yang harus kulakukan sekarang?!
Aku tidak mungkin kembali lagi kan?
Aku akan mati jika kembali sekarang! ibu suri pasti akan menghukumku lagi, jika aku ketahuan keluar dari istana timur.
Tunggu dulu! aku inikan manusia modern, kenapa harus dipersulit? Baiklah, biar kuingat. Jika aku berada di area barat istana timur, maka penjara yanling berada tepat beberapa langkah dari tempatku berdiri sekarang! kini,aku hanya harus mencari lambang bendera merah pertanda batasan umum istana, dan aku akan segera sampai disana(*penjara yanling)."
Disaat itu juga, akupun segera bergegas pergi menuju penjara yanling. berbekal ingatanku, aku yakin aku akan segera sampai disana.
30 menit kemudian,
Berputar-putar...
"Hei! (*berteriak, melihat sekeliling)
adakah seseorang yang dapat mengatakan padaku di mana penjara yanling? "
Krik, krik, krik. Sepi...
Tiba-tiba,
Wuush...
"Hei gadis kecil! kenapa berada disini? Apa kau tersesat?" tanya suatu suara, tanpa berwujud.
"Siapa? siapa yg bicara? " tanyaku, sambil melihat sekeliling.
"Menengoklah ke atas, gadis manis!"
"Dimana kau? aku hanya melihat seekor musang diatas sana! "
"Musang? " hewan itupun dengan cepat turun dari pohon.
"Kau sungguh tidak sopan menganggapku seekor musang! Aku ini Lemur tahu!!
"Ka...kau bisa bicara?
apa aku sudah mulai gila sekarang?!
Menganggap seekor musang berbicara ke padaku?" seruku sambil menggaruk kepala.
"Hei gadis kecil! lihat aku!!"
Mendengar itu, aku pun segera menengok ke bawah.
"Pertama, kau tidak gila.
Kedua, aku ini lemur bukan musang! Apa kau mengerti?! " jelas hewan itu singkat, dengan wajah yang terlihat kesal.
Melihat itu, dengan cepat, akupun segera mengangguk setuju.
"*Hmmm…Ya sudahlah. Perkenalkan namaku Catta, aku adalah lemur berekor cincin penunggu wilayah ini. Sedang apa kau disini? ini adalah tempat yang berbahaya!
kau tahu? kau telah menganggu tidurku. Oleh sebab itu aku memutuskan untuk turun, menegurmu. Apa yang sedang dilakukan seorang gadis ditengah hutan seperti ini, apa kau tersesat?" tanya Catta ingin tahu*.
"Maaf telah menganggu tidurmu Mr.Cat, aku benar-benar tidak sengaja melakukan hal itu!"
"Gadis kecil, bisakah kau memanggilku Catta saja. itu lebih baik, aku tidak ingin disangka seekor kucing diluar sana. "
"Ooh, baiklah!
Catta, aku sedang mencari suatu tempat. Oleh sebab itu, aku kesini. Apa kau tahu dimana penjara yanling? "
"Aku…catta, aku tahu banyak hal. Namun, penjara yanling sangat berbahaya! Seorang gadis kecil sepertimu, sebaiknya tidak pergi kesana.
Pulanglah!! aku tidak ingin bedebat lagi."
"Aku mohon! tolong tunjukkan dimana tempat itu kepadaku!! Aku berjanji, aku akan membalasmu suatu saat nanti..."
"Hmmmm….(berfikir)
Jika kau setuju untuk membawaku keluar dari hutan ini, aku akan siap membantumu, kapanpun kau perlu. Bagaimana? Penawaran yang menarik, bukan?"
"Baiklah aku setuju!! "
"Hmmm...kalau begitu, ikuti aku."
Disaat itu juga dengan ekon cincinnya, catta pun segera memimpin jalan menuju penjara yanling.
Beberapa menit kemudian...
"Kita sudah sampai!"
"Ba..bagaimana bisa?! Aku jelas-jelas tadi melewati tempat ini 2 kali. Namun, aku tidak melihat adanya pintu! Ini...ini mustahil!"
"Mustahil bagimu, tapi tidak untukku. Apa kau tahu? Ini adalah hutan ilusi, hanya orang-orang tertentu saja yang dapat keluar dengan selamat. tetapi, kau tenang saja gadis kecil….
Selama ada aku, aku akan pastikan kau keluar dengan selamat!
Baiklah kalau begitu, aku pergi dulu!
Jangan lupakan janjimu ya…"seru catta, yang kemudian hilang entah kemana.