A FATHER

A FATHER
episode 5



15 menit kemudian....


Anna merasa kesal pada Aldi karena begitu lama untuk bersiap siap. Dan sekarang Aldi bersama istrinya,Diana, dan Angelina sudah berdiri di hadapan Anna.


" kak, kalian itu siap siap di mana sih ? lama banget, aku aja siap siap cuma 10 menit " gerutu Anna.


" ya maaf An, namanya juga siap siap " ucap Aldi tanpa rasa bersalah.


" ayo kita pergi "


Mereka berempat masuk ke dalam mobil dan pergi menuju pemakaman, tempat Ayunda dikuburkan.


Skip......


Mereka sudah sampai di makam Ayunda. Tempat peristirahatan terakhir ibu mereka tampak bersih karena Aldi menyuruh orang untuk membersihkan makam Ayunda. Anna duduk di samping makam, menatap nisan yang terpancang di atas makam Ayunda.


Ayunda Magnelia, itulah nama ibu Anna,Aldi dan Alina, wanita yang telah menyetujui pernikahan kedua suaminya saat dirinya masih hidup. Ayunda telah meninggalkan dunia bersama rasa sakitnya.


Selama sakit, Alex sangat jarang berada di rumah untuk menemani Ayunda, Alex selalu beralasan jika ada yang meminta dirinya untuk tinggal di rumah dan menjaga Ayunda. Maka dari itulah Anna secara perlahan membenci ayahnya sendiri.


Kebencian itu bertambah saat Alex meninggalkan acara pemakaman Ayunda dan kabar tentang istri kedua Alex. Anna menganggap bahwa ayahnya lah penyebab ibunya sakit dan meninggal.


' ma, aku merasa sangat sedih, aku merindukan mama, kau adalah satu satunya ibu bagiku, sampai kapanpun, aku tidak akan pernah mengganti posisi mama dalam hidupku, aku yakin, Naira memiliki niat lain saat menikah dengan papa, aku tidak akan rela jika Naira menghancurkan keluarga kita, keluarga Chandra !' batin Anna.


Malam harinya.....


Keluarga Ken datang berkunjung ke rumah Alex untuk membahas pernikahan Anna dan Ken. Hanya orang tua dan adik Ken saja yang datang, karena Ken sedang berada diluar kota. Keluarga kedua belah pihak mulai membicarakan rancangan pernikahan Anna dan Ken.


Mereka sepakat bahwa pernikahan akan diadakan 5 hari lagi. Anna memilih bungkam karena Alex dan Naira yang selalu berpendapat soal pernikahannya. Saat Anna akan berpendapat, Alex malah mengabaikannya. Setelah satu jam berlalu, keluarga Ken pun pergi pulang.


Keesokan harinya......


Anna terbangun dari mimpinya yang buruk, sangat buruk. Dia bermimpi bahwa Ken meninggal dalam kecelakaan saat akan pergi ke rumah Alex, pada hari pernikahannya dengan Ken.


' oh, itu hanya mimpi buruk an, bukan kenyataan, semoga saja mimpi itu tidak benar dan tidak akan terjadi pada hari pernikahan nanti ' batin Anna merasa cemas. Dia segera masuk ke kamar mandi untuk menyegarkan pikirannya.


Skip.....


Keluarga Chandra sedang sarapan bersama dalam keheningan. Tidak ada yang mau memulai percakapan untuk menghilangkan rasa canggung.


" jadi..... apakah kamu benar benar akan pergi An ?" tanya Naira.


" itu urusanku, bukan urusanmu, lebih baik kau urus masalahmu sendiri "


" An, Naira adalah..."


" ya, aku tahu pa, Naira adalah ibu tiri ku karena dia telah menjadi nyonya kedua Alex Chandra, papa tidak perlu mengulangi perkataan itu terus, aku bisa mendengarnya " ucap Anna


" apa kau membenciku an ?"


" bisakah kau tidak bertanya hal yang sama setiap hari ?! aku bosan mendengar dan menjawabnya !"


" an...." ucap Naira lembut.


" ayo Angelina, nanti kau terlambat kuliah, aku juga harus pergi menemui Alva setelah mengantarmu "


Naira pun bungkam mendengar jawaban Anna yang jelas membenci dirinya.