A FATHER

A FATHER
episode 10



Keesokan harinya.....


Anna mulai kembali beraktifitas seperti biasa. Bahkan Anna yang memasak sarapan untuk keluarga Chandra. Namun, Naira tampak tidak senang dengan itu, dia tidak ingin melihat Anna kembali bahagia dan tertawa riang seperti sedia kala.


Bukan Naira namanya jika tidak memiliki ide jahat untuk Anna. Ya, sejak bersahabat dengan Anna dari kecil, Naira memang kurang menyukai Anna. Dia tidak suka jika paras Anna lebih cantik daripada dirinya.


Saat sedang makan sarapan bersama. Anna tampak bersemangat bercerita pada Alex mengenai dirinya yang akan bekerja sama dengan Sarah untuk membuka sebuah butik.


Alex tampak menyetujui permintaan Anna itu. Asalkan melihat anak anaknya senang, Alex rela melepas semua harta dan perusahaannya.


" Jadi pa, apa papa suka dengan ide rancangan ku dengan Sarah ?"


" Ya, itu ide bagus, kau juga memiliki bakat dalam menggambar pakaian, papa akan membantu biaya untuk butik yang akan kalian buat "


" benarkah ?" tanya Anna tak percaya


" tentu saja, seorang Alex Chandra tidak akan mengingkari janjinya "


" terima kasih pa " ucap Anna tersenyum bahagia.


" tapi mas, bukankah biaya untuk sebuah butik itu sangat besar, bagaimana jika kau tidak sanggup untuk membayarnya ?" tanya Naira,dia menginginkan Alex mengubah niatnya.


" Tidak masalah, aku akan berbicara pada orang tua Sarah mengenai masalah ini, kalau mereka setuju, kami akan membangun butik itu bersama "


" kalau mereka tidak setuju ?" imbuh Naira.


" aku sendiri yang akan memberikan biayanya, asalkan anak anak bisa bahagia "


Naira tampak tidak senang dengan keputusan Alex, dia berpikir untuk membujuk Alex nanti agar mengubah niatnya membuat Anna bahagia. ' lihat saja Anna, aku tidak akan membuatmu bahagia ' batin Naira.


Setelah sarapan, Anna bergegas pergi menuju rumah Sarah untuk memberitahukan kabar gembira ini. Dia tidak menyangka bahwa Alex akan secepat itu menyetujui permintaannya.


Anna berjanji pada dirinya untuk melupakan kenangan pahit dan mulai hidup baru dengan bahagia. Dia tidak ingin melihat orang di sekitarnya sedih apalagi sampai membenci dirinya.


4 bulan kemudian.......


Butik milik Anna dan Sarah telah berjalan lancar. orang tua Sarah dan Alex telah setuju untuk membagi dua biaya pembangunan butik itu demi Anna dan Sarah.


Setelah berlalu 4 bulan, butik Anna dan Sarah mulai didatangi banyak orang. Sarah yang mengurus bagian pembeli sedangkan Anna yang mengurus bagian model pakaian. Clara,Bimo,Alva,Angelina dan Asti ( adik Alva ) juga turut membantu Sarah dan Anna walaupun tidak setiap hari.


Di lain sisi, kebencian Naira pada Anna mulai bertambah. Dia ingin menghancurkan kebahagiaan Anna, Naira ingin melihat Anna yang dulu menangis karena kepergian Ayunda dan Ken.


Hari ini Anna tidak berangkat ke butik karena Alex melarang Anna pergi. Alex bilang kalau akan ada tamu penting yang datang malam ini ke rumah mereka. Tetapi Alex merahasiakan siapa nama tamu penting tersebut. Anna hanya bisa pasrah dan menuruti perintah sang ayah, daripada kena marah.


Jam telah menunjukkan pukul 19.45, tetapi tamu penting yang ditunggu Alex belum juga datang. Keluarga Chandra sedang menunggu tamu itu di meja makan.


" pa, apakah tamu penting papa itu masih lama datang ?" tanya Anna yang mulai bosan.


" tidak, tunggu sebentar lagi "


Tepat 5 menit kemudian, tamu yang ditunggu pun datang. Anna begitu terkejut melihat tamu yang sedari tadi mereka tunggu, ternyata adalah keluarga Malviano ( keluarga Alva ). ' maksud semua ini apa ' batin Anna.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Author mengucapkan terimakasih pada kalian yang sudah membaca dan menyukai novel ini.


Semoga kalian tidak bosan dengan cerita yang ku buat.


salam hangat dari author.....