
" sebenarnya...... papa dan naira sudah menikah 2 bulan sebelum ayunda meninggal, itu artinya, pernikahan kami sudah berjalan 7 bulan " ucap Alex membuat Anna,Diana,Angelina dan Aldi kaget dengan pengakuan Alex.
" Apa ? Jadi... selama ini, papa dan naira menyembunyikan hal ini, untuk apa papa menyembunyikan hal sebesar ini?" Tanya Aldi.
" Artinya, papa sudah menduakan mama disaat mama berjuang keras untuk sembuh dari penyakitnya " ucap Anna.
" Dan istri kedua papa itu adalah naira, sahabat aku dari kecil !! Oh tuhan" sambung Anna.
" Aku minta maaf pada kalian, aku nggak bermaksud untuk..."
Plak.......
Anna menampar wajah naira cukup keras. Dia sungguh kecewa dengan semua ini. Rasanya Anna ingin menghajar naira saat ini juga, jika dia tidak mengingat ada ayah adan kakaknya.
" aku kira kamu sahabatan sama aku itu tulus, ternyata ada maksud lain dari semua kebaikan kamu ke aku selama 15 tahun, dan kamu tahukan kalau apa yang kamu lakuin ini salah, kamu menikung ibu aku nai, dasar nggak punya hati, selama ini aku udah anggap kamu sebagai adik aku, tapi ini balasan kamu ke keluarga aku" ucap Anna dengan air mata yang berderai.
" an, aku nggak bermaksud dan nggak ada niatan untuk menikung apalagi menghancurkan keluarga kalian, semuanya karena terpaksa, aku minta maaf" ucap naira ikut menangis.
" pa, apa alasan papa buat membela pernikahan yang jelas salah ini ?" Tanya aldi.
" perusahaan kita mengalami masalah keuangan, lalu ibu kalian sakit, dan sebelum ibu kalian sakit, aldi ingin menikah, papa nggak punya pilihan lain, akhirnya papa minta bantuan pada orang tua naira,"
" mereka siap membantu kita dengan syarat, papa harus menikah dengan naira, coba kalian pikirkan kalau kalian ada diposisi papa, papa tidak ingin keluarga kita hancur, tapi itulah satu satunya cara agar masalah teratasi" ucap alex yang ikut mengeluarkan air mata.
Semua orang terdiam, hening. Hanya ada suara isak tangis dari naira dan anna yang diam.
" tapi aku lebih suka keluarga kita jatuh miskin dari pada mengkhianati mama yang sakit" ucap angelina.
" nggak diana, kalau papa menceraikan naira, maka orang tua naira akan menarik saham mereka dari kantor kita" jelas Alex yang menghapus air matanya.
" Tapi, aku minta maaf kalau aku nggak akan pernah bisa nerima pernikahan ini, dan nggak akan bisa nerima naira jadi ibu tiri ku walaupun naira sudah menjadi istri papa" ucap anna yang memandang lurus ke depan.
" papa tahu kalian akan sulit menerima keadaan dan menerima naira, tapi papa minta tolong, jangan tinggalkan rumah ini, papa akan merasa sangat kesepian jika kalian tidak ada"
" baiklah" sahut anna lalu dia pergi ke kamarnya.
Aldi,angelina, dan diana juga pergi ke kamar masing masing, meninggalkan naira dan alex yang terdiam di ruang tamu.
πππππππππππππππππ
Pagi harinya.......
Keluarga alex sedang sarapan bersama. Hening, mereka tidak ada yang mau berbicara sepatah katapun. Hal itu juga membuat para pembantu yang bekerja, ikut diam. Anna segera menyelesaikan sarapannya lalu pergi ke kamar.
" Anna, kamu mau pergi kemana ?" Tanya alex saat melihat anna yang keluar dari kamarnya, tampaknya anna hendak pergi.
" aku mau pergi ke kafe clara, hari ini aku janji untuk bantuin dia, bolehkan ? Kalau nggak boleh juga nggak apa apa" ucap anna dengan wajah datar.
ππππππππππππππππ
Author minta maaf kepada semua orang yang membaca novel buatan author. Karena author udah lama banget nggak update novel lagi, terutama novel yang berjudul I LOVE MY HUSBAND. Dikarenakan author lagi sibuk dan author juga jarang liat hp. Author janji akan update sesering mungkin.
Salam dari author....... semoga kalian sehat selalu danΒ diberi rezeki yang berlimpah. Bye bye π€