A FATHER

A FATHER
episode 25



" lalu aku ? apa menurutmu aku baik baik saja ? kakiku terluka, hatiku sakit dan tubuhku lelah, sebenarnya siapa istrimu dan siapa sepupumu? "


"kau mengganggap aku apa selama ini, kau pikir aku budak mu, yang bisa kau suruh setiap saat tanpa memikirkan kondisi dan kesibukanku, aku juga ingin hidup santai dan tenang, bukan dipaksa untuk bekerja membersihkan rumah, mencuci pakaian yang banyak setiap hari, merawat Alena dan kalian, apa kalian pikir aku robot yang bisa bekerja sepanjang waktu kalian inginkan?!" tegas Anna, nada bicara Anna yang lembut, kini telah berubah menjadi ganas dan penuh emosional.


" tapi itulah gunanya istri " sahut Alva tak mau kalah


" kau pikir rumah ini kecil, sehingga aku tidak akan terlalu lelah membersihkannya ?! rumah ini sangat besar Al, aku lelah membersihkannya sendiri, bahkan kau tega membiarkan pembantu beristirahat dan membiarkan aku mengurus rumah tanpa bantuan siapapun "


" jika kau tidak mau ku perintah, maka aku akan..."


" apa?! kau ingin memukulku?! kau ingin membunuhku ?! apa ?! jawab Alva ?!" teriak Anna.


" sudahlah, aku tidak ingin masalah ini semakin mempersulit hubungan kita an " ucap Alva tersenyum lalu pergi masuk ke dalam kamar mandi.


Rose menatap perdebatan Anna dan Alva dengan kecewa. Padahal dia ingin sekali Alva melontarkan kalimat cerai pada Anna.


Tapi nyatanya, Alva memilih mengalah dan pergi daripada dia terlanjur mengucapkan kalimat yang akan memutuskan hubungannya dengan anna dan Alena.


" sekarang kau pergi !" ucap Anna sinis pada rose.


Rose pun pergi menuju kamarnya. Rasa cemburu dan kesal, beradu dalam benak Anna.


Anna pergi mengambil pakaiannya dan pergi ke kamar mandi yang ada di kamar tamu.


Jam 07.30.....


Anna,rose dan Alva sedang sarapan bersama. Setelah Anna marah tadi, Alva memutuskan untuk memesan makanan pada Bimo. Karena hanya Bimo yang lebih tahu makanan yang disukai Alva dan Anna dibandingkan dengan pelayan pribadi Alva.


" an,aku sudah menyuruh pelayan ku untuk menyuruh semua pembantu kembali bekerja di sini " ucap Alva, tapi hal itu tetap membuat Anna bersikap dingin.


" apa hari ini kau akan pergi ke rumah om Reza kak ?" tanya rose manja pada Alva yang duduk di sampingnya.


" i...."


" hari ini aku akan pergi ke rumah Angelina, mungkin aku akan pulang malam bersama Alena, jadi aku minta maaf jika kau tidak makan masakan ku untuk siang dan malam ini " ucap Anna lalu pergi menaiki tangga menuju kamar mereka.


Alva menatap Anna yang menjauh dari mereka. ' aku tidak akan melepaskan Anna dari hubungan ini, karena masih ada hal penting yang akan ku minta dari Anna ' batin Alva.


Jam 10.00......


Anna dan Alena telah berada di rumah angelina. Mereka baru saja sampai disana, Aldi telah mengantar Alena pulang saat jam 9 tadi.


" jadi kak, apa kabarmu ? " tanya Angelina.


" seperti yang kau lihat, aku tidak akan berasa di sini jika keadaanku tidak sehat " jawab Anna disertai tawa Angelina.


" omong omong, dimana adik ipar ku ?" tanya Anna.


" dia sudah berangkat ke kantor kak, tapi hari ini dia pergi kesiangan karena tidak mau bangun " keluh Angelina membuat Anna tertawa.


" mungkin saja dia masih tidak ingin jauh darimu "


" dia jika di rumah, pasti tidak akan bisa diam, ada ada saja keluhannya padaku, contohnya seperti saat cemilan yang ada di dekat David habis, pasti dia akan merengek agar aku mengambilkannya cemilan yang baru "


" kalian kan masih pengantin baru, jadi wajar saja jika David manja padamu "


" tap itu menyebalkan " gerutu Angelina.