XIREN the moon

XIREN the moon
bagian 9



" Hah kenapa mimpi itu selalu saja datang? dan kenapa anak kecil itu menangis? siapa dia dan kenapa dia menyebut nama Tou-san.


Apa maksudnya?"


"Kak kapan kau akan pulang?"


"......"


"Baiklah aku akan menunggumu" ucapku memutuskan sambungan.


Universitas Tokyo


"Apa yang kau lakukan minggir! aku mau lewat" ketus ku mendorongnya.


"Apa kau harus kasar?"


"Kenapa? kau tidak suka, kau bisa menjauh dariku. apa susahnya hah? bukannya kau bilang kau tidak ingin dekat dengan ku hah? dimana tuan Wang Yihan yang terhormat? dan Asala kau tahu jangan pernah menggangu gadis itu lagi atau kau akan menyesalinya. ucapku penuh penekanan.


"Apa maksudmu?"


"Kau sudah tahu apa maksud ku Wang Yihan, Kau sangat tahu dan kau tahu aku bisa saja membunuhmu kalau kau menyakitinya"


Yihan mengangkat kedua bahunya "Aku tidak pernah menggangunya, aku tidak tertarik dengan gadis itu dan aku hanya tertarik denganmu"


"Sialan kau"


"Terserah apa yang kau lakukan lakukan, aku tidak peduli dan kau jangan pernah mengangu nya lagi. aku sudah mengingatkan untuk itu tuan Wang.


"Apa yang kau lakukan? disini cepatlah pergi kumohon


"Tidak akan ada yang lolos nyawa dibayar nyawa, mata di ayat mata dan kau membunuh semua anggota keluarga ku dan aku akan membunuh keluarga mu.


"Kau bunuh saja aku, jangan menyentuh keluargaku"


" Jangan biarkan ada yang lolos bunuh semua keluarga mereka"


"Baik *kaicho


"Hah kau tidak akan pernah lolos brengsek*.


"Kumohon jangan lakukan ini"


"Yuta"


"Benar! kau benar. aku kembali. kau pasti ingat apa yang kukatakan bukan"


"****Hancurkan wajahnya"


"Lepaskan adikku dia tidak tahu masalah ini" mengiba padanya


"Janah lakukan ini kakak lebih baik aku mati, tidak masalah aku menyanyangi kakak" menahan sakit di sekujur tubuhku.


"Kau tidak akan. kubiarkan lolos. kau akan menderita. Lakukan apa yang kalian mau"


"Kau sangat baik Moa"


"Aku akan membunuhmu ****** tangis ku melihat adikku dilecehkan"


"Kau...."


"Kenapa hah? apa kau tidak terima?"


"Kau benar aku tidak terima" teriakku.


"Hahaha, bawa gadis itu kesini"


"Hahaha lihat dia sudah Sabah kacau dan kau tidak bisa membantu nya apa itu yang kau sebut melindungi? apa itu yang kau sebut melindungi? lihat dia menangis dan aku Hanaya bisa diam"


"Hah..... haha... kau lemah, dan kau tidak bisa melindunginya"


"Dor....


"Kau membunuhnya, kau membunuhnya, kau hiks hiks hiks kau....."


"Brukkkk


"Kita pergi aku tidak mau bermasalah dengan hukum"


"Kau lihat apa yang bisa kulakukan Yuta-kun, Kau milikku hanya milikku. Akan kulakukan apapun demi dirimu".


"Kau akan hidup Aki kau akan hidup kumohon bertahanlah. aku sudah berjanji akan melindungi mu kakak mohon kakak akan membalas semau yang mereka lakukan bertahanlah kakak mohon. kau sudah berjanji Aki. kau sudah bercanda kenapa kau bohong hah? kau bohong kau bilang kau akan hidup bersamaku, dimana janjimu hah?". memeluknya tubuhnya penuh dengan darah.


" Kakak aku mohon lindungi adikku aku mohon aku akan bahagia kalau Kakak bisa menjadi nya kakak"


Braakkk pintu dibuka secara paksa*.


"Yuta?"


"Kenapa.... kenapa kau datang hah? kenapa kau datang terlambat? dia sudah meninggalkan ku dan ini ini semakin karena aku, aku gagal melindungi adikku"


"Maaf***"


"Kenapa kau sangat peduli padanya?


"Karena dia adikku! dan kau sudah membunuhnya kau menghancurkan hidupnya kau menodainya dan kau memvideokan kejadian menjijikkan itu"


"Jangan gegabah kau bisa dipenjara"


"Kenapa? kenapa kau berpihak pada mereka? apa kejahatan mereka belum cukup? apa aku harus mengatakan semua kejahatan mereka?"


"Kau salah aku tidak akan mengerti Yuta mereka...."


"Apa yang tidak kutahu hah? apa yang tidak kutahu kapten Kanagawa? apa yang tidak kutahu? apa mereka harus melalui proses hukum begitu? dan mereka akan lolos begitu kejahatan mereka...."


"Aku tahu jangan menyela ucapanku Yuta" teriakku.


"Kau benar hukum berlaku hanya bagi mereka yang mempunya uang dan aku mempunyai nya apa itu tidak berlaku? Jawab aku kapten kenapa kau hanya diam saja hah? jawab aku"


"Itu tidak semudah yang kau pikirkan lawan kita mafia dan hukum kebal pada mereka"


"Aku tahu, hah hah kau benar mereka dilindungi pihak dalam dan aku akan menemukannya"