
"Apa kau sudah mendapatkannya?" penuh intimidasi.
"Tuan Fang sudah tewas tuan" lapor bawahannya menunduk takut.
"Hah kau tahu siapa yang membunuhnya? aku ingin bukti itu besok sampai di mejaku atau kau tahu akibatnya?"
"Baik bos"
"Hah..... pergilah jangan membuat masalah atau nyawamu taruhannya. kau tahu nona tidak akan suka kegagalan"
"Baik bos" membungkuk hormat meninggalkan ruangan itu.
"Sial... hah sepertinya kau ingin bermain brengsek, akan kuladeni kau akan membayar nya dengan nyawamu.
"Datanglah kerunagan ku" memutuskan sambungan.
Tok....
tok....
tok....
"Masuk";sahut suara dari dalam.
"Apa kau sudah menemukannya? menatap lawan bicaranya yang Hanay menunduk.
"Saya sudah berusaha tuan tapi...
"Tapi....
"Tapi dia membunuh saksi mata tuan"
"Hah sudah kuduga ini akan terjadi"
"....."
"Habisi keluarga nya! aku ingin brengsek itu mati" seringainku penuh penekanan.
"......."
"Apa ada masalah?"
"Nona membuat Maslah lagi tuan"
"Masalah apa?" Tampa menatapnya.
"Membuat kekacauan dengan keluarga Li"
"Bawa gadis nakal itu aku sendiri yang akan mendidiknya" perintahku tak terima penolakan.
"Tapi tuan,
"Bicaralah aku tidak akan pernah melakukannya"
"Nona......
"....."
"Sekarang nona ada di kediaman Tuan Cheng Qian tuan"
"Hah aku sendiri yang akan menjemputnya. pergilah" menahan sakit di kepala ku. aku tidak akan memaafkan mu gadis nakal" desisku.
"Terserah ku ini bukan rumahmu, kenapa kau marah? menatap tajam Yangji.
"Hah dasar gadis bodoh" sini aku tidak memperdulikan nya.
"Buatkan aku minum" perintah nya.
"Buat minum, kau tidak salah mmm?
"Hongli apa yang kau lakukan disini? bukannya kau di....
"Bukan urusanmu" ketusku meninggalkan nya.
"Aku bicara padamu kau saat tidak sopan, seorang Hongli tidak mempunyai rasa.....
"Bicara lagi kau habis" desisku menahan marah
"Kenapa? kau membela ****** ini?
"Plakkkk jaga bicaramu atau aku akan membunuhmu" desisku
"Kenapa kau sangat kasar padaku? aku taunangan mu, tapi kau tidak pernah peduli padaku kau melupakanku Hongli. kau lebih memilih ****** itu" sinis ku menatapnya tajam.
" Kau tidak.....
"Apa dia menjual tubuhnya? ya dia pasti menjual tubuhnya. kau lebih membela dia, aku tunangannmu tapi kau tidak pernah melihat ku, aku benci kau" menatapnya tajam.
"Baguslah kalau kau sadar, kau hanya pengganggu desisku menahan amarah.
"Dasar gadis ****** sialan. plakkkk pergi kau dari sini kau sangat menggangu, dasar tidak tahu diri"
"Hah... apa kau sudah selesai bicara nona? aku bahkan tidak mengenalmu tapi kau datang sok berkuasa di rumahku, sebaiknya kau jaga cara bicaramu sebelum aku me
"Apa hah dasar tidak...
"Kau salah mencari lawan nona"
"Kenapa kau hanya...
"Hah... sudah selesai? akan ku jelaskan siapa aku disini" ucapku tersenyum miring. Aku tidak akan membiarkan mu keluar dari sini nona bahkan kau nona dari keluarga Hao, aku tidak peduli. kau harus diajari bicara nona Hao"
"Sialan kau ******"
"Plaakk, kakak lirihku melihatnya menamparku.
"Apa kau gila hah? kenapa kau selalu membuat masalah? apa tidak cukup kau mengacaukan kediaman Li? sekarang kau membuat masalah disini? apa yang kau inginkan hah?
"Dia saja yang tidak tahu diri ketusku menahan marah.
"Apa yang harus kudengarkan Hao Yi?"
"Dia merebut Hongli"
"Hah sudah kubilang jangan membuat masalah lagi"
"Kalau kau tidak bisa mendidiknya aku tidak masalah memagarinya" seringai ku.
"Maaf nona" membungkuk 90'
"