Xia Xi THE LADYLOVE ..

Xia Xi THE LADYLOVE ..
XXLL S2 chapter 75



Xira segera masuk ke ruang kerja Cheng Mian.


"Ada yang bisa ku bantu??"


Cheng Mian yang tengah sibuk berkutat dengan komputernya, segera menoleh ke arah Xira tanpa menghentikan aktifitasnya.


"Xira, cepat duduk."


"Ada apa??"


"Ada sesuatu yang darurat di sini."


Xira mendekat dan duduk di sebuah kursi dengan layar lebar di hadapanya.


"Rute apa ini?"


Tanya Xira yang penasaran dengan rute rahasia yang terpampang pada layar.


Mendengar perkataan Xira, Leonard segera mendekat dan berdiri di belakang Cheng Mian. Serta mengamati rute philadelphia yang tergambar pada layar yang Cheng Mian ambil melalui Satelit.


"Apa ini sindikat obat bius yang tengah kita buru??"


Tanya Leonard kemudian.


Cheng Mian mengangguk.


"Lebih tepatnya Five Syndycate."


Xira mengangkat sebelah alisnya.


"Five Syndycate?? Aku belum pernah mendengar sindikat ini sebelumnya. Apa ini sindikat baru?"


"Tidak juga, mereka baru beberapa bulan yang lalu mulai menampakan diri dan mereka juga melakukan transaksi secara terbuka."


"Mereka punya nyali rupanya?"


"Mereka berjumlah sekitar dua ratus orang yang terkait dengan Five Syndycate sendiri."


"Tidak buruk. Dimana Base utamanya??"


"Mungkin markas utama mereka berada di Philadelphia??"


"Mungkin? Jangan bilang kalau kamu tidak yakin??"


Cheng Mian mengangkat bahu.


"Aku memang tidak yakin."


"Astaga, dasar idi*t. Lalu apa yang kamu kerjakan selama ini?"


Xira menaikan nada suaranya.


"An Yossi memintaku untuk menyelidiki ini sekitar dua hari yang lalu, di tambah Leonard juga tidak mempermasalahkan ini? Lalu kenapa kamu yang marah?"


Xira meringis.


"Ck ck ck.. dasar bod*h."


Leonard hanya tersenyum menyaksikan perdebatan konyol antara Cheng Mian dan Xira saat ini.


"Markas mereka berada di bawah tanah."


Cheng Mian melanjutkan.


"Waow.. lalu ada apa dengan mereka? Apa mereka akan melakukan demo atau sejenisnya?"


"Ini lebih parah dari sekedar demo atau apapun."


"Lalu??"


Xira dan Leonard bertanya secara bersamaan.


"Sepertinya mereka akan melakukan transaksi obat bius besar besaran yang akan di lakukan dalam waktu dekat."


"Oh ya? Jadi maksudmu adalah mereka akan melakukan transaksi secara serempak dalam waktu beberapa hari ke depan?"


Xira bertanya dengan mulai mengotak atik tombol komputer di depannya.


"Bisa di bilang seperti itu, tapi untuk waktu pastinya, An Yossi sendiri tidak tahu. Karena itu, sebelum semua itu di mulai, kita harus bisa menemukan markas mereka terlebih dahulu."


"Jadi begitu ya?"


Cheng Mian mengangguk.


"Sejujurnya, aku masih belum bisa menemukan Base mereka yang tersembunyi di bawah tanah. Aku sudah meneliti ini selama dua hari terakhir, namun aku masih belum bisa meretas basis data internal mereka dan belum menemukan lokasi pasti mereka. Dan yang aku herankan adalah kenapa satelit kita tidak bisa melacak keberadaan mereka?"


Xira berpikir sejenak.


"Tidak mungkin jika mereka menggunakan perangkat keamanan yang bisa menahan gelombang satelit kita kan??"


"Menurutku, mungkin saja mereka memang menyembunyikan markas mereka dengan baik."


Leonard memberikan pendapatnya.


"Jika memang seperti itu, mari kita coba."


Xira mulai meretas system keamanan Five Syndicate.


"Ini cukup sulit. Sepertinya ini tidak bisa di tembus dengan mudah."


Xira menghentikan aktifitasnya seketika.


"Memang, ini sangat sulit. Kita perlu waktu lebih lama untuk bisa menemukan markas mereka."


Xira mengangguk.


"Tapi aku tidak akan menyerah. Aku di lahirkan dengan ayah dan ibu yang memiliki keterampilan sebagai Web Progammer terbaik di Tiongkok, jadi tidak lucu jika aku sampai gagal melakukan hal ini."


"Aku cukup tersentuh dengan semangat mudamu. Pantang menyerah dan juga selalu ingin menang."


Cheng Mian memuji semangat yang Xira miliki.


"An Xi Ra, aku yakin kamu bisa."


Leonard menepuk pundak Xira sebelum pergi meninggalkan ruang kerja Cheng Mian.


Waktu terus berlalu. Detik berganti menit, menit berganti jam. Namun baik Xira ataupun Cheng Mian belum ada yang berhasil menemukan Base Five Syndycate.


Dua orang yang terlihat sangat serius jika itu sudah menyangkut sistem hacking. Suatu hal yang sangat mengasyikan namun juga cukup melelahkan.


Delapan jam berlalu dengan cepat, namun Xira sama sekali tidak berniat untuk beristirahat ataupun menghentikan aktifitasnya. Juga Cheng Mian yang tetap melakukan hal yang sama seperti yang Xira lakukan.


Mereka berdua ingin segera menemukan markas Five Syndycate secepat yang mereka bisa, tanpa istirahat ataupun makan dan minum.


Mereka berdua sibuk sepanjang waktu selama beberapa jam terakhir.


"Hei, aku membawakan makanan untuk kalian, kalian berdua sebaiknya beristirahat dulu."


Josh masuk dan meletakkan nampan berisi setoples cookies serta dua cangkir kopi ke atas meja. Kemudian berjalan dan mendekat ke arah layar besar yang menunjukan peta philadelphia.


Xira menoleh ke arah Josh sekilas.


"Terima kasih, Josh."


"Tidak perlu sungkan, apa yang sebenarnya tengah kalian cari di Philadelphia??"


Josh bertanya seraya mengamati lekat lekat peta Wilayah yang fokus pada distrik Pennsylvania.


Cheng Mian melirik Xira, dan Xira membalas lirikan Cheng Mian dengan anggukan kepala.


Cheng Mian berkata, "sekumpulan gadis cantik.."


Xira melanjutkan, "yang sexy.."


Cheng Mian menambahkan, "yang mempesona.."


"Serta sangat menggoda.."


Xira menambahkan dengan seringai liciknya.


"Benarkah?? Ayo ajak aku ke sana?? Ya ya ya??"


Josh mulai termakan ucapan yang Xira dan Cheng Mian katakan.


Xira berpikir sejenak.


"Bagaimana ya?? Aku rasa Leonard tidak akan mengizinkanmu, benar kan Tuan Cheng??"


"Ya, aku rasa Leonard akan mengencani gadis gadis itu seorang diri, dan tidak akan membaginya dengan orang lain."


Cheng Mian semakin memanaskan suasana.


"Sudah Tuan Chen, biarkan Leonard bersenang senang."


Xira mengedipkan sebelah matanya.


"Ini tidak bisa di biarkan, pokoknya aku harus ikut ke Philadelphia, bila perlu aku akan meminta izin secara langsung kepada An Yossi."


Ucap Josh seraya pergi meninggalkan ruang kerja Cheng Mian dengan raut muka kesal serta dengan langkah yang terburu buru.


Xira dan Cheng Mian saling berpandangan menyaksikan kepergian Josh, kemudian mereka berdua tertawa terbahak bahak.


"Dasar pria mesum, baru begitu saja sudah terbawa suasana."


Ucap Xira di sela sela tawanya.


"Biarkan saja."


Ucap Cheng Mian kembali melanjutkan aktifitasnya setelah memakan satu keping cookies.


Beberapa menit kemudian.


"Yes, aku dapat."


Ucap Xira seraya memperbesar denah lokasi bawah tanah Devil Syndicate pada layar di hadapannya pada kota Cherry Hill di Philadelphia.


"Kerja bagus, An Xira."


Cheng Mian mengajak Xira untuk melakukan toss karena keberhasilan mereka dalam menemukan markas pusat obat bius.


"Wah, lihatlah.. Pantas saja kita tidak bisa menemukannya, ternyata markas itu di dirikan di bawah sebuah hutan dengan pohon pohon besar yang mampu menutupi markas mereka dengan sangat baik."