Xia Xi THE LADYLOVE ..

Xia Xi THE LADYLOVE ..
XXLL Chapter 66..



Hal paling menyakitkan adalah saat kita diremehkan oleh orang yang paling kita sayang. Karena rasa sakitnya menjadi berkali kali lipat daripada saat di remehkan oleh orang lain.


( curhat colongan )


๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


Back to topic.


Tengkyu buat pembaca setya Xia Xia the Ladylove. Tinggal beberapa chapter lagi menuju End.


Happy reading.


โžกโžกโžก


Perusahaan Ye.


Ye Han sama sekali tidak melirik berkas yang telah Liu Ji sodorkan sejak dua jam lalu.


Tatapannya tidak lepas dari sesuatu yang berada di luar jendela. Dan entah apa yang tengah di pandanginya sedari tadi hingga tidak melakukan apapun selain diam dan hanya diam.


Tidak perlu di tebak, karena jawabannya tentu Ye Han tengah memikirkan Xia Xi.


Meskipun tidak sepantasnya Ye Han begitu mengkhawatirkan seorang wanita yang sudah terbukti kehebatan serta kapintarannya, namun Ye Han akan selalu merasa benar dengan pemikirannya sendiri.


๐Ÿ’ซ๐Ÿ’ซ๐Ÿ’ซ


Tidak ada yang perlu untuk di ragukan lagi, saat bukti telah terpampang dengan nyata di depan mereka. Membuat mereka tidak mempunyai pilihan lain selain menerima dan mengakui kekalahan.


Itu tidak hanya menampar mereka dengan sangat keras, namun juga berhasil membungkam mulut mereka yang telah meremehkan Xia Xi sejak awal.


Ternyata sistem tabur tuai di dunia ini memang terbukti ada dan Lan Xue membuktikan dengan menerima karmanya sekarang.


Tidak khayal jika semua kejahatan yang telah Lan Xue taburkan sejak lama justru berbuah malapetaka dan menimpa dirinya sendiri.


Plus, setengah pertempuran adalah permulaan yang baik.


Belum surut dengan semua goncangan yang di rasakan oleh semua orang, Xia Xi segera melanjutkan.


"Tidak ada yang di izinkan untuk bergosip disini. Lagipula ini hanyalah hal kecil yang tidak perlu untuk di besar besarkan. Ini adalah hal memalukan yang tidak pantas jika sampai bocor ke publik, mereka akan menganggap Xia Soft hanyalah sekumpulan sampah yang bahkan tidak bisa membunuh virus dengan progammer andal yang Xia Soft miliki. Ini akan menjadi aib dan hal tabu yang tidak layak di sandang oleh Xia Soft. Apa kalian semua mengerti!!"


Semua orang mengangguk mengerti.


"Ya, nona Xia."


Dan mereka menjawab secara bersamaan.


"Bagus jika kalian semua mengerti. Kita semua akan melupakan ini, dan menganggap jika ini tidak pergi terjadi. Apakah anda setuju, Bibi Lan?"


Xia Xi bertanya penuh kemenangan.


Lan Xue terkesima saat melihat senyum iblis yang Xia Xi keluarkan. Senyuman lembut namun mengandung sejuta ancaman yang tersembunyi di dalamnya.


Untuk sesaat, Lan Xue menjadi beku dengan lidah yang tidak bisa untuk berkata kata. Lan Xue bahkan tidak mendengarkan celotehan semua orang yang menghujat dirinya. Dan Lan Xue merasa jika ini tidak semudah kelihatannya.


Xia Xi jelas bukan Malaikat yang akan memaafkan dan melepaskan orang lain dengan mudah, apalagi jika mengingat semua perbuatannya kepada Xia Xi selama ini tentu akan sangat mustahil untuk Xia Xi berubah dari iblis menjadi seorang pemaaf dan melupakan semua seperti ucapannya.


Tidak mungkin.


Lan Xue hanya merasa jika ini tidak akan pernah berakhir baik.


"Baiklah, karena Bibi Lan tidak menjawab, maka saya akan menganggap jika semua orang setuju untuk melupakan insiden memalukan ini dan berlanjut untuk berkas ketiga yang berada di hadapan kalian semua saat ini. Silahkan kalian membukanya dan perhatikan dengan seksama tentang inti dari permasalahan yang terjadi di dalamnya."


Xia Xi menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi dan memperhatikan semua orang yang mulai membuka dan membaca isinya dengan penuh keterkejutan.


Xia Xi tersenyum


"Tidak ada yang perlu berbisik bisik di belakang saya, jika ada yang ingin kalian tanyakan, silahkan kalian tanyakan, dan saya akan menjawab semuanya hingga detail terkecil sekalipun."


Tuan Jang memberanikan diri untuk bertanya,


"Apakah ini semua benar adanya?"


Xia Xi menoleh, dan dapat melihat raut wajah penuh keraguan Tuan Jang dengan sangat jelas, mungkin bukan hanya Tuan Jang yang merasa tidak yakin, terlihat bahwa semua orang juga mengalami hal serupa.


"Tentu saja, seperti yang anda lihat."


Xia Xi menjawab santai seakan ini bukanlah masalah besar yang patut di khawatirkan.


"Itu semua bukan sekedar omong kosong, saya telah meretas server data Manajer keuangan yang telah melarikan diri beberapa waktu lalu. Dan seperti yang kalian semua lihat, inilah hasilnya. Bukankah ini hebat?"


Lan Xue terkejut.


Manajer keuangan??


Lan Xue segera menoleh ke arah asistennya, mencoba bertanya, namun asistennya hanya mengangkat bahu serta menggelengkan kepala pertanda jika ini adalah sesuatu yang tidak baik, dan meminta Lan Xue untuk segera membuka berkas agar mengetahui tentang apa yang di pikirkan semua orang saat ini.


Lan Xue menjadi sangat gugup saat melihat ekspresi semua orang, apa yang sebenarnya tertulis di dalam berkas?


Tangan Lan Xue menjadi sedikit gemetar saat membuka berkas di hadapannya.


Dengan sangat pelan dan hati hati, dan sedetik kemudian,..


Lan Xue merasa dunianya berhenti. Tubuhnya menjadi mati rasa dan semakin lama terasa sakit hingga ke tulang.


"Apakah anda terkejut, Bibi Lan?"


Suara tajam Xia Xi membangunkan Lan Xue dari lamunannya.


"Tentu saja tidak, kenapa aku harus terkejut? Ini bukan urusanku, jadi aku berpikir bahwa ini memang pantas untuk di selidiki lebih jauh."


Suara Lan Xue sedikit bergetar dengan nada yang lemah.


"Baiklah, jika Bibi Lan sangat ingin menyelesaikan ini dengan cepat, saya akan sangat menghargai itu. Silahkan buka berkas ke empat. Dan tolong bawa orang itu masuk, Wei Ji."


Wei Ji mengangguk dan segera memberi instruksi agar orang orang suruhan Ye Han segera membawa orang yang Xia Xi maksud.


Pintu terbuka.


Terlihat tiga pria berbadan kekar menyeret seorang pria paruh baya yang telah babak belur dengan pakaian acak acakan serta darah kering dengan badan yang penuh luka.


Semua orang melebarkan mata, tidak terkecuali Lan Xue.


Lan Xue merasa jika ini benar benar akhir dari hidupnya. Tidak heran, jika Xia Xi menjadi sangat tenang saat ini, semua itu karena Xia Xi memiliki kartu truf di tangannya.


"Bawa dia ke sini."


Ucap Xia Xi kepada ketiga pria itu.


Brug.


Mereka menjatuhkan tubuh Chui Ming di depan Xia Xi.


Xia Xi segera berdiri, kemudian menginjak tangan Chui Ming dengan sepatu haknya.


"Aw.."


Terdengar erangan kecil dari mulut Chui Ming.


"Diam bastard."


Bugh..


Xia Xi menendang wajah Chui Ming hingga terjerembab ke lantai dengan darah yang mengalir dari mulutnya.


Semua orang merasa ngilu saat melihat bahwa seseorang seperti Xia Xi ternyata memiliki sisi kekejaman yang di sembunyikan dalam wujud kelinci kecil.


"Apakah kalian semua tahu alasan mengapa saya membawa Chui Ming jauh jauh dari Rusia?"


Suara Xia Xi membuat semua orang gemetar ketakutan setelah melihat aksinya kepada Chui Ming.


Semua orang menggeleng.


"Baiklah, kita semua perlu membuat perhitungan kepada Pria bodoh ini atas dosa dosanya kepada keluarga Xia dan Xia Soft."