
Perusahaan Pusat Ye.
Seorang pria tampan tengah sibuk melihat berkas berkas proyek pembangunan hunian mewah di area perkotaan Chaoyang.
Sebagai kota besar pertama di Beijing dan harga tanah yang sangat mahal membuat Ye Empire menginvestasikan banyak sumber daya hanya untuk pembangunan hunian mewah di distrik Chaoyang.
Dengan harga properti yang juga terus melejit di daerah Metropolitan Beijing membuat banyak perusahaan perusahaan besar berlomba lomba untuk mendapatkan tanah walaupun hanya sebidang kecilpun di distrik ini, dan untuk Ye Empire yang telah membayar sangat mahal untuk tiap meter perseginya tidak akan menyia nyiakan kesempatan besar seperti ini dan terus mengupayakan sumber daya terbaik untuk pembangunannya.
Seorang Asisten Pribadi yang di pilih langsung secara pribadi oleh kepala rumah tangga keluarga Ye, Liu Ji tengah sibuk memantau perkembangan pembangunan hunian Chaoyang lewat email di komputernya.
Tiba tiba ponselnya berdering.
Liu Ji menerima panggilan. Berbicara sebentar dan kemudian mengangguk mengerti.
Dengan ragu ragu, Liu Ji mengetuk pintu ruang kerja Presiden Ye.
Setelah di persilahkan masuk, Liu Ji segera membuka pintu dan menjelaskan sesuatu yang sangat mendesak.
"Presiden Ye, nona Xia mengalami kecelakaan di jalur kedua distrik timur siang ini. Pihak berwajib menghubungimu secara pribadi karna terakhir kali nona Xia tinggal di Secret Garden."
Ekspresi Ye Han berubah menjadi hijau dalam hitungan detik.
"Bagaimana keadaannya ?"
"Nona mengalami luka yang sangat serius setelah terjatuh dari tebing setinggi lima puluh meter dan tubuhnya terhimpit mobil."
"Selidiki lebih lanjut. Darurat."
"Dimengerti."
Ye Han merasakan emosi yang cukup rumit di dalam hatinya, Ye Han menutup mata dan menghela nafas panjang.
Tetap duduk dan tidak melakukan apapun. Bahkan terus mengetuk meja dengan jari telunjuknya hingga hampir dua ratus ketukan.
Bagaimanapun setelah Xia Xi memutuskan untuk pergi dari Secret Garden satu tahun yang lalu, mereka tidak pernah berjumpa lagi hingga sekarang.
Xia Xi yang sangat membenci Ye Han, membuat Ye Han enggan untuk mengunjunginya di Jishuitan Hospital.
Meski jarak dari Ye Empire dan Jishuitan hospital tidaklah jauh, namun Ye Han masih mempertimbangkan kondisi mental Xia Xi.
Beberapa saat kemudian Liu Ji masuk kembali dan menjelaskan semua detail tentang kecelakaan tunggal yang di alami oleh Xia Xi, dan info ini sangat akurat karena di dapatkan dari informan terpercaya keluarga Ye, Li Zhen.
"Menurut rekaman CCTV, Nona tidak menyetir dalam kecepatan tinggi dan tidak ada yang aneh. Nona Xia juga mengalami kecelakaan tunggal."
"Sekarang bagaimana perkembangannya?"
"Nona dalam keadaan koma dan tidak menunjukan tanda tanda akan segera bangun."
Liu Ji tiba tiba merasakan dingin di dalam ruangan. Liu Ji menelan ludah kasar. Setelah mengikuti Ye Han untuk waktu yang lama, membuat Liu Ji sangat mengerti tentang temprament buruk Tuannya.
"Kirim orang untuk mengawasi Xia Xi selama dua puluh empat jam nonstop di Jishuitan Hospital dan kirim orang untuk menyelidiki segala kemungkinan juga orang yang mungkin terlibat, lakukan dengan diam diam."
"Baik, dimengerti."
Liu Ji undur diri dan segera keluar dari ruangan Ye Han.
Jika sudah menyangkut Xia Xi, apalagi jika situasinya sudah seperti ini, Ye Han tidak akan melakukan apapun untuk waktu yang lama dan akan terus berdiam di ruangannya bahkan untuk waktu yang tidak di tentukan.
Entah itu satu atau dua hari.
'Cinta sungguh mengerikan', ucap Liu Ji dalam hati. Tuannya yang sangat dingin dan kejam bisa berubah menjadi kelinci kecil yang sangat lemah jika sudah menyangkut kisah asmaranya yang sangat memprihatinkan. Apa lagi sejak Nona Xia pergi satu tahun lalu, keadaan Tuannya semakin hari bahkan semakin mengerikan.
Liu Ji hanya berharap jika Nona Xia akan segera kembali dan segera memperbaiki temprament buruk bosnya kembali.