
Nafasnya berputar dengan sangat cepat saat tubuhnya mundur ke belakang. Dan seketika tubuh ketua pembunuh itu ambruk ke lantai dengan sangat menyedihkan.
Dan Xia Xi berhasil membidiknya tepat di jantungnya.
Xia Xi tersenyum kecil.
Lalu Xia Xi mundur beberapa langkah, bersembunyi dan menghilang dalam kegelapan malam. Seolah olah mereka berada dalam puncak yang paling gelap. Yang hanya ada kesunyian yang mencekam.
Xia Xi terus memantau pergerakan para pembunuh yang tersisa dalam bayang bayang. Tentu saja menggunakan kacamata night Vision tidak terlalu buruk jika hanya di gunakan untuk mengintai para pembunuh bodoh ini.
Dengan melihat keteledoran mereka, bisa di tebak bahwa mereka mungkin hanyalah sekelompok pembunuh bayaran yang masih berada di level C. Dan Xia Xj tentu tengah mencari waktu yang paling tepat untuk menghabisi ke empat lainnya.
Empat orang sisanya menyaksikan dengan ngeri setelah apa yang terjadi kepada ketua mereka. Namun mereka bahkan tidak peduli sama sekali dengan apa yang telah menimpa ketua dari mereka.
Sebaliknya, mereka mulai mundur dan mencari perlindungan. Mereka sungguh sangat mengkhawatirkan keselamatan diri mereka sendiri sekarang.
Mereka bahkan mulai menyesal setelah mengambil misi berbahaya seperti ini. Harga yang bahkan tidak sebanding dengan resiko yang di harus di tanggung.
Sejak awal, Mereka tentu telah mengetahui bahwa ada singa ganas di dalam gunung ini.
Namun, bagaimanapun mereka sudah terlanjur masuk.
Sudah sangat terlambat untuk menyesal sekarang. Karena kehadiran mereka sudah di ketahui sang target. Mereka praktis tidak akan punya kesempatan untuk melarikan diri.
Mereka hanya bisa menghadapi dan menggunakan semua kemampuannya untuk bertarung hingga akhir.
Tiba tiba suara tembakan beruntun sebanyak tiga kali terdengar kembali.
Dor..
Dor..
Dor..
Sejujurnya, Xia Xi telah meninggalkan dunia gelap bawah tanah untuk waktu yang cukup lama. Dan insiden berdarah yang sangat mendadak seperti ini membuat Xia Xi sulit untuk beradaptasi.
Mungkin ini pula yang dinamakan dengan kesialan datang secara berdampingan.
Xia Xi bahkan bisa di bilang sangat sial setelah tiba di tempat An Hyuri.
Penantian yang tidak sebanding dengan apa yang telah datang.
Namun setidaknya dengan perhitungan yang tepat, Xia Xi telah dapat menyingkirkan empat orang. Dan hanya satu orang pembunuh yang masih tersisa.
Kali ini Xia Xi sudah sangat siap untuk mengakhirinya. Xia Xi sungguh mulai merasa lelah dan tidak ingin berhubungan lebih lama dengan orang orang seperti ini lagi.
Saat si pembunuh telah mencapai posisi dimana dia mulai mengangkat senjatanya. Xia Xi segera memilih waktu yang paling tepat untuk menarik pelatuknya. Dan..
Dorr...
Dengan ketangkasan dan ketepatan yang Xia Xi lakukan, akhirnya pembunuh terakhir berhasil tumbang.
Xia Xi menarik nafas lega. Kemudian turun ke lantai bawah dengan hati hati, setelah memastikan mereka telah sepenuhnya kehilangan nyawa. Juga tidak ada pembunuh lain yang masih berjaga.
Itu Bagus. Kondisi cukup aman untuk sekarang.
Xia Xi bergegas memeriksa garasi di rumah An Hyuri, dan menemukan sebuah mobil bermerk keluaran terbaru, namun sedikit bedebu di bagian luarnya.
Untunglah, kunci mobil tergantung dengan indah di tempat gantungan kunci yang terpasang pada dinding garasi.
Secepat kilat, Xia Xi segera mengemudikan mobil An Hyuri dan bergegas menuju Dallas malam itu juga.
Bagaimanapun tetap bertahan di rumah wanita sialan itu tidak akan menimbulkan dampak pisitive apapun, namun justru nyawa Xia Xi dapat melayang sebagai gantinya.