Xia Xi THE LADYLOVE ..

Xia Xi THE LADYLOVE ..
XXLL chapter 17



Ye Han masih memeluk Xia xi dengan erat. Menyalurkan kerinduan yang tertahan selama bertahun tahun.


Karena, mencintai Xia Xia adalah hal terindah yang pernah Ye Han rasakan sepanjang hidupnya.


Meski Ye Han pernah mengalami rasa sakit yang sama saat kehilangan Xia Xi bertahun tahun yang lalu, namun semua terasa sepadan dengan kebahagiaan yang tengah menyelimuti Ye Han saat ini.


Xia xi melepaskan pelukan Ye Han seketika dan tiba tiba mundur satu langkah. kemudian berkata,


"Aku belum mandi."


Ye Han tidak memperdulikan perkataan Xia xi. Justru Ye Han mengangkat tubuh Xia xi dan menggendong Xia xi mesra, serta membawanya ke sofa. Xia xi menurut dan tetap meringkuk nyaman dalam gendongan Ye Han.


Mendudukan Xia xi di atas pangkuan Ye Han, dan Xia xi segera mengalungkan tangannya ke leher Ye Han,


"Aku tidak tau sudah berapa lama tidak mandi, ini akan membuatmu tidak nyaman." Xia xi melihat tubuhnya masih mengenakan pakaian rumah sakit khas yang kebesaran serta badan yang terasa sangat lengket.


Mendengar ini, Ye Han menjadi gelap mata,


"Bahkan jika kamu tidak mandi selama satu atau dua tahun sekalipun, aku sama sekali tidak akan memperdulikannya. Kamu tetap akan menjadi Xia xi yang sama yang melamarku beberapa menit yang lalu."


Ucap Ye Han seraya tersenyum hangat.


Xia xi tersenyum malu dan menggigit bahu Ye Han dengan gemas, Ye Han diam saja saat mendapatkan gigitan cinta dari Xia xi.


Xia xi merajuk.


"Aku tidak ingin tinggal di sini lagi, aku merasa bosan sampai mati, apakah kamu tidak berniat untul membawaku pergi dari sini? aku ingin pulang."


Ye Han melebarkan mata dan ada sedikit amarah yang meletup dalam dirinya. Merasa jika Xia Xi mungkin akan pergi dan menjauhinya seperti dahulu.


"Kemana kamu ingin pulang?"


"Bisakah aku kembali ke Secret Garden? Aku sangat merindukan tempat itu. hm ??"


Xia xi memperlihatkan senyum manis yang sangat menawan.


Sebenarnya Xi ingin kembali ke Secret Garden?


Ada berbagai macam rasa yang bercampur aduk di dalam hatinya, dan menghasilkan kebahagiaan yang mendalam pada akhirnya.


Hingga mampu meluluhkan batu es di dalam kegelapan terdingin di hati Ye Han.


Entah apa yang telah terjadi pada Xia xi setelah terbangun. Xia xi tidak melemparkan barang barang ke mukanya lagi, dan tidak mengusirnya, namun justru mengajaknya menikah.


Apakah ini nyata?


Ini seperti mimpi di siang bolong.


Ye Han kembali dari lamunannya, mengelus puncak kepala Xia Xi dengan penuh rasa sayang serta memeluk Xia Xi erat erat. Dan mencium dahi Xia Xi untuk waktu yang lama. Dengan ciuman yang murni ditimbulkan karena perasaan cinta.


Hingga mereka tidak menyadari bahwa Han Lingyu, Lin Zizi serta beberapa perawat telah membuka pintu dan kaget melihat apa yang dilakukan Ye Han dan Xia xi. mereka semua melongo dan diam tidak bergerak.


Han Lingyu serta Lin Zizi hendak melakukan pemeriksaan rutin kepada Xia xi, namun apa yang di lihatnya justru membuat nya merutuk ribuan kali dalam hatinya.


Makhluk es itu sungguh telah kehilangan akal sehatnya, bukankah kemarin Han Lingyu telah mengingatkan untuk tidak melakukannya disini ? Bukan hanya melakukannya di sini, makhluk gila itu juga melakukannya di siang bolong seperti ini? Sungguh membuat Han Lingyu frustasi dan hampir gila.



➡ VISUAL YE HAN ⬅


Beberapa perawat bahkan menelan ludah dan menutup mulut mereka. Mereka merasa sangat iri dengan keberuntungan Xia xi yang berhasil mendapatkan hati serta pria setampan Ye Han.


Untuk menghindari kecanggunggan, Han Lingyu berdehem;


"Ehm ehm.. bukan kah kemarin kamu mendengarkan perkataanku ?? jangan bilang kamu tidak mendengarnya dan menjadi sangat bodoh sekarang??"


Mendengar suara Han Lingyu membuat Ye Han melepaskan pelukannya dan menoleh ke asal suara, dan melihat banyak orang telah berdiri dengan linglung di depan pintu.


Sedangkan Xia xi, menyembunyikan rasa malunya dengan menyembunyikan wajah meronanya pada leher Ye Han dan tak berani menunjukan wajah pada Han Lingyu.