
Di kediaman keluarga Tang.
Tang Xian meraung frustasi dan melempar barang barang ke segala arah, serta menghancurkan apapun yang Tang Xian temukan di hadapannya.
"Pria tua itu sungguh sudah gila, akan ku bunuh dia dengan tanganku sendiri. Sudah kukatakan berulang kali untuk tidak berulah dan tidak memprovokasi Presiden Ye. Tapi si bodoh itu tetap berani melakukannya. Dan sekarang setelah semuanya hancur, dia melarikan diri dan membawa uangnya untuk dirinya sendiri. Aaaakkhhh.."
Tang Xian berteriak seperti orang gila yang kesetanan.
"Xu yi, bawa pria tua itu kembali hidup hidup, akan ku pastikan dia mati dengan cara yang paling menyakitkan dengan tanganku."
Tang Xian berteriak kepada asisten pribadinya.
"Baik, nona."
Jawab Xu Yi yang segera meninggalkan kediaman Tang dengan cepat.
Tang Xian mencoba menghubungi sahabat dan mitra terdekatnya kembali, namun tidak ada yang menanggapinya sama sekali. Mereka seakan buta dan tuli serta tidak pernah menganggap keberadaan Tang Xian lagi.
Tang Xian mulai menyesal dengan kehidupan masa lalunya, yang selalu bersikap arogan serta sangat sombong terhadap orang di sekitarnya.
Mungkin itu yang mengakibatkan orang lain tidak meliriknya sama sekali disaat Tang Xian mendapatkan kejatuhannya.
Bagaimanapun ini adalah kesalahan Pria tua itu, dan Pria tua itu juga telah menyebabkan Tang Xian harus menanggung semuanya sendiri.
Pria bodoh itu benar benar menginginkan kematiannya sendiri.
Tang Xian segera menghubungi kakak pertamanya di California, dan mengatakan semua yang telah menimpa keluarga Tang.
Namun, kakaknya tidak bisa melakukan apapun dan hanya meminta Tang Xian untuk berkemas dan segera meninggalkan Tiongkok secepatnya.
Tang Xian juga menghubungi Kakak keduanya yang berada di Hokaido, namun kakaknya juga mengatakan hal serupa. Mereka tidak bisa berurusan dengan Iblis Ye meskipun mereka ingin. Namun mereka berjanji akan membereskan pria tua Tang dan mengurus sisanya.
Sementara Nyonya Tang, ibu Tang Xian telah lama meninggal dan menyisakan Tang Xian bersama Pria tua itu.
Tang Xian terbiasa hidup sendiri selama bertahun tahun sejak meninggalnya Nyonya Tang, dan itu menyebabkan Tang Xian hidup dengan arogansi dan kesombongan. Merasa jika Tang Xian bisa hidup sendiri meskipun tanpa orang lain di sampingnya.
Dan Pria tua Tang selalu sibuk dengan hidupnya sendiri dan mengelola perusahaan Tang dengan sembarangan serta asal asalan. Bahkan terdengar kabar bahwa Pria tua Tang telah menikah dengan seorang gadis muda dari Alaska.
Tang Xian menangis terisak isak untuk waktu yang lama setelah mengingat ini.
Bagaimana dia bisa melanjutkan hidupnya kembali? Dia bahkan tidak akan berani menunjukan wajah di Landasan ataupun sekedar menjadi bintang untuk sebuah iklan? Juga perusahaan Tang tidak akan bisa untuk berdiri kembali dan justru akan menyisakan banyak hutang, yang tentu saja akan menjadi tanggung jawab untuk Tang Xian melunasinya.
Pihak agensi tempatnya bernaung juga telah membekukan beberapa kontrak iklan dan landasan untuk waktu satu tahun ke depan. Dan mungkin bahkan bisa untuk selamanya.
Tidak kah dia sungguh telah hancur sampai titik dimana dia tidak bisa bangun kembali??
Bahkan setelah kejatuhannya, pihak agensipun tidak lagi memandang Tang Xian. Tang Xian benar benar seperti sampah yang tidak berguna. Di asingkan, di kucilkan dan di telantarkan adalah gambaran pilu yang tidak pernah Tang Xian bayangkan sebelumnya.
Tidak memiliki pendukung kuat di belakang layar tentu saja tidak banyak membantu di dunia permodelan Tiongkok.
Karena seorang model bisa melambungkan nama dan bertahan hanya dengan bakat tentu akan menjadi sangat sulit, namun jika memiliki orang kuat di belakangnya, semua bisa terealisasi dengan baik, lancar serta berjalan tanpa hambatan.
Setidaknya, itulah yang Tang Xian pikirkan sekarang.
Namun apa gunanya saat semua telah terlanjur jatuh ke jurang?
Tang Xian kembali menangis dan mengutuk pria tua itu dengan seribu kutukan. Berharap jika pria gila itu mati secepatnya dengan cara paling menyakitkan yang pernah ada.
Namun sayangnya, semua itu hanyalah sumpah serapah. Karena nyatanya, pria gila itu pasti tengah menghamburkan uang dan bersenang senang dengan gadis gadis pirang di Alaska dengan uang hasil mencuri dari perusahaan Ye.