
Pagi ini, Xia Xi telah berada di balik layar komputer yang di sediakan oleh pihak apartemen atas permintaan pribadi Xia Xi.
Xia Xi segera masuk ke Laman forum Absolute Asia, kemudian meretasnya dan mengirimkan beberapa kode acak secara rahasia.
Tidak perlu menunggu waktu lama, Forum Absolute Asia yang tengah online, segera mengirim balasan berupa kode kode abstrak yang terdiri dari beberapa angka, huruf, bahkan simbol simbol tertentu.
Xia Xi membalasnya kembali dengan kode kode serupa. Sesaat kemudian IP Email An Hyuri muncul. Dan segera setelahnya Xia Xi dapat terhubung dengan An Hyuri di Email secara langsung.
Xia Xi mengutak atik tombol keyboard sebentar dan kemudian mengangguk, bergegas keluar dari apartemen dan memakai kacamatanya, serta segera mengendarai mobil An hyuri menuju ke Austin, Texas dengan kecepatan tinggi.
Ternyata Base Absolute Asia memang telah di pindahkan dari Sugar Land, Houston ke Austin,Texas. Dengan alasan yang kurang jelas dan susah untuk di mengerti.
Jarak dari Dallas menuju Austin sekitar dua ratus mil. Dan Xia xi membutuhkan waktu sekitar tiga jam atau lebih untuk berkendara secara pribadi ke sana.
💢💢💢
Setelah tiga jam berkendara, akhirnya Xia xi tiba di depan sebuah gedung tinggi sekitar dua puluh lantai di depannya.
Aneh..
Bukankah ini sebuah hotel??
Xia Xi segera turun dari mobil dan menunggu sebentar untuk berpikir dan melihat ke arah hotel dengan satu alis terangkat.
➡ Visual Xia Xi ⬅
Xia Xi sedikit merasa ragu. Apa mungkin jika An Hyuri meminta Xia Xi untuk bertemu di sini?? Ini tidak seperti An Hyuri yang biasanya dan ini juga bukan gaya An Hyuri sama sekali.
Xia Xi tetap menunggu dan bersandar pada mobil An Hyuri untuk waktu yang lama. Hingga sesosok wanita dewasa tiba tiba menghampirinya.
Sosok itu mengawasi Xia Xi dari atas hingga ke bawah dan berulang ulang sampai entah berapa kali.
"Hey, apa yang sebenarnya kamu lakukan? Dan kenapa kamu melihatku seperti itu ?"
Xia Xi menyentuh dahi An Hyuri dan kemudian menyentuh dahinya sendiri.
"Tidak panas."
Xia Xi berkata pada dirinya sendiri.
Mendengar suara Xia Xi, An Hyuri mulai yakin dan segera memberikan beberapa pukulan ringan kepada Xia Xi sebagai sapaan, namun segera di tangkis oleh Xia Xi dengan susah payah dengan teknik yang kacau balau serta tidak beraturan.
"Wah, An Xira... sudah lama tidak bertemu namun gaya bertarungmu semakin payah sekarang."
Ucap An Hyuri tersenyum seraya memeluk Xia Xi dengan sangat erat.
"Lepaskan, aku sesak nafas. Apa kamu sangat ingin membunuhku?"
Ucap Xia Xi dengan memberikan lirikan pada dada besar An Hyuri dengan arti.
'Payudara mu membuatku sangat sesak.'
"Oke .. oke .. maaf. Bagaimana mungkin kamu bisa masih hidup?"
An Hyuri memegang bahu Xia Xi dengan kedua tangan dan menggoncang nggoncangnya dengan kuat.
"Tentu aku masih hidup, kapan aku pernah mati? Ingat jika aku memiliki sembilan nyawa yang akan membuat ku selalu dan tetap hidup."
Xia Xi tersenyum lebar seraya mengibaskan rambut panjangnya dan menarik An Hyuri untuk masuk ke dalam mobil.
An Hyuri mengamati seisi mobil dan segera mengenali mobilnya.
"Wah.. wah.. Bukankah ini adalah mobilku? Darimana kamu mendapatkannya? Apa kamu membobol dan mencurinya di rumahku?"