
Xia Xi memilih untuk menaiki angkutan umum untuk mencapai Houston.
Bagaimanapun Jarak dari Dallas menuju Houston lumayan jauh, sekitar 239 mil (386 km). Dan membutuhkan hampir empat jam untuk menaiki kereta.
Rentu saja, Xia Xi lebih memilih kereta, daripada harus berkendara sendiri. Ini akan sangat menghemat waktu dan juga tenaga.
Menaiki kereta untuk mencapai Houston akan melalui beberapa titik kota kota kecil dimulai dari Stasiun Dallas, Wilmer, Ferris, Garrett, Ennis, Corsicana, Richland, Fairfield, Leona, Huntsville, Willis, Conroe, The Woodlands, Shenandoah, Oak Ridge North, The Woodlands dan terakhir stasiun Houston.
Xia Xi mungkin akan tiba saat sore hari, dan selama di dalam kereta Xia Xi akan beristirahat dengan tidur siang dan tidak lupa Xia Xi juga mengirim pesan kepada Ye Han tentang keberangkatannya ke Pasadena, Houston.
Xia Xi sengaja tidak menelepon Ye Han, karena di Beijing mungkin sekarang tengah malam, dan Xia Xi tidak punya niat untuk mengganggu waktu istirahat Ye Han.
➡➡⬅⬅
Tengah malam di Beijing..
Kabar tentang sebuah virus misterius yang mengguncang forum peretas, telah sampai kepada pendengaran Ye Han.
Tidak perlu menebakpun, Ye Han telah mengetahui dengan mudah siapa dalang di balik semua ini.
Gadis itu, masih sama..
Dia bahkan mungkin telah meretas basis data internal Xia Soft dan telah mengetahui semuanya sebelum menanam virusnya.
Juga tengah menunggu waktu yang paling tepat untuk bergerak. Ye Han merasa bahwa diamnya Xia Xi untuk saat ini adalah Masa tenang sebelum badai.
Ye Han sama sekali tidak bisa memejamkan matanya, selama Xia Xi pergi. Ye Han tidak mungkin bisa menetralkan perasaannya.
Ye Han mencoba menghitung domba, seperti yang selalu Xia xi lakukan saat dia mengalami susah tidur.
Satu domba..
Dua domba...
Empat domba...
Sepuluh domba...
Dua puluh Xia xi....
Tiga puluh Xia xi...
Ye Han mengerang frustasi di dalam hatinya.
Hingga akhirnya sebuah pesan masuk ke telepon genggamnya, setelah melihat IP pengirim, Ye Han segera memanggilnya kembali.
Terdengar suara seorang wanita dari ujung panggilan.
"hallo.?"
"Hmm, ini aku, bagaimana?"
"*S*ejauh ini aku masih baik baik saja Ye Han, kamu tidak perlu menghawatirkan ku, aku bisa menjaga diriku Sendiri lebih dari siapapun, tapi.... aku sangat merindukamu."
Ye Han tersenyum mendengar ucapan jujur Xia Xi, bagaimanapun Ye Han adalah orang pertama yang akan memahami Xia Xi dengan sangat cepat.
"Baru sehari dan kamu sudah sangat merindukanku?"
"*T*entu saja, bahkan jika itu baru satu menit, aku masih tetap akan merindukanmu, bahkan selalu merindukanmu,, tunggu .. tunggu.. bukankah di sana tengah malam ? lalu kenapa kamu tidak beristirahat? tidakkah kamu merasa lelah?"
Xia Xi merengek untuk waktu yang lama, dan Ye Han hanya mendengarkan dengan seksama suara Xia Xi dari balik panggilan.
"Sudah selesai? Aku bahkan seribu kali lebih merindukanmu, cepat selesaikan urusanmu dan segera kembali. Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi."
"*Ba*iklah, aku berjanji akan kembali secepatnya, tolong jangan terlalu merindukanku, cukup aku saja yang merindukanmu. Aku akan menutup panggilannya sekarang dan kamu juga harus segera beristirahat. Dan juga hitung dombamu dengan benar, jangan tertukar dengan namaku.. okey?"
"Baik.."
Panggilan terputus.
Bagaimana mungkin Xia Xi mengetahui bahwa domba tertukar dengan nama Xia Xi? Sungguh wanita yang mengerikan, dia bahkan mengetahui apa yang tangah Ye Han pikirkan saat ini.