
Ye Han mengangguk dan segera menyetujui tawaran Xia Xi tanpa perlu untuk memikirkannya terlebih dahulu.
Lagipula.. semenjak Xia Xi menghilang dan tidak muncul kembali, kedua Leopard kecil memang banyak membantu Ye Han untuk membersihkan orang orang yang perlu untuk di bereskan.
Tiba tiba Ye Han mengambil sebuah kartu dari saku kemejanya, dan menyerahkannya kepada Xia Xi.
"Apa ini?"
Xia Xi bertanya seraya menerima sebuah kartu dari tangan Ye Han kemudian membolak baliknya sebentar, dan segera mengerti maksud Ye Han yang sebenarnya.
"Ye Han, aku tidak memerlukan ini. Sungguh.. sebelum aku kembali, aku sempat meminta kartu lamaku kepada An Hyuri. Jadi aku masih memiliki sedikit uang."
Xia Xi menyodorkan kartu itu kembali, tentu Ye Han tidak mungkin memberikan sembarang kartu padanya, itu adalah kartu kredit MasterCard World. Yang berarti tidak terbatas dan bahkan bisa di gunakan dimanapun, meskipun itu telah keluar dari lingkup China sekalipun.
Begitu pula dengan pajak MasterCard World sendiri juga sangat besar, dengan keharusan penggunaan sekitar 40.000 RMB untuk setiap bulannya bahkan jika tidak terpakai.
Tentu, Xia Xi tidak mungkin menerima sesuatu yang akan memberatkannya. Bagaimanapun Ye Han telah sangat memanjakannya sampai saat ini. itu bahkan telah lebih dari cukup.
"Simpanlah. Aku tidak membutuhkannya."
Xia Xi tidak lagi bisa menolaknya. Ye Han mungkin telah mengerti dengan sangat jelas tentang niatnya untuk membeli beberapa persen saham perusahaan Xia untuk dirinya sendiri. Lagi pula Ye Han tidak mungkin untuk menawarkan bantuannya secara langsung.
Ye Han tentu akan menggunakan beberapa alasan agar dapat meyakinkan Xia Xi.
"Baik."
Xia Xi tersenyum. Dengan Ye Han yang berdiri tepat di sampingnya, membuat Xia Xi tidak perlu untuk merasa takut atas apapun, dengan pendukung kuat yang berkuasa secara absolute, bahkan tidak seorangpun yang akan mampu untuk menggoyahkannya.
➡➡⬅⬅
Keesokan harinya.
Xia Soft mengalami kegemparan.
Meskipun Virus telah berhasil di singkirkan oleh hacker 003, namun dampak yang di timbulkan tidaklah kecil untuk di selesaikan.
Semua pemegang saham yang tersisa mulai mempertanyakan kinerja Lan Xue atas ketidak mampuannya dalam menangani krisis yang di nilai terlalu lamban.
Tidak banyak orang baru yang menginginkan untuk berinvestasi, mereka berpikir jika mereka memasukan uang ke dalam Xia Soft, mereka hanya akan membuang buang uang untuk perusahaan yang tidak berguna. Bahkan mereka mungkin akan lebih memilih untuk memberikan uang mereka kepada yayasan amal yang lebih membutuhkan.
Lan Xue mengalami krisis kepercayaan diri. Dia berada pada ambang kehancuran. Dia seperti telah berada di ujung jurang, dia hanya perlu menunggu sekarang atau besok untuk jatuh.
Tiba tiba Ning Xian mengetuk pintu..
"Nyonya, ada orang yang ingin menemui anda. Dia berpesan, bahwa dia ingin membeli beberapa saham dari Xia Soft dengan berinvestasi."
"Investasi? Apakah dia seseorang yang di kenal?"
"Sepertinya tidak nyonya, saya belum pernah melihatnya sebelumnya. Dia juga tampak seperti seseorang yang tidak memiliki kekuasaan. Apakah nyonya perlu untuk menemuinya?"
Lan Xue mengangguk.
"Tentu saja. Biarkan dia masuk."
Sesaat kemudian, Lan Xue mendapati dua sosok pria memasuki ruangannya. Dengan perawakan tinggi dan tegap.
Lan Xue segera berdiri, dan menjabat tangan kedua pria itu.
"Saya Lan Xue, saya adalah presiden direktur Xia Soft. Apakah ada sesuatu yang bisa untuk saya bantu?? Silahkan duduk."
"Kami tidak akan berbasa basi. Dan kami akan langsung pada intinya. Kami berniat untuk menawarkan konpensasi atas beberapa persen saham Xia Soft dan mengklaimnya."
Ucap salah seorang dari mereka.
"Berapa yang anda tawarkan?"
Lan Xue tersenyum tanpa menunjukannya. Ini bisa di katakan sebagai oasis di tengah padang pasir. Dan Ini merupakan kesempatan yang cukup bagus untuk membangun kembali reputasinya yang sempat memburuk.
"Bagaimana jika 60.000.000 RMB ???"