Will You Marry Me??

Will You Marry Me??
Bab 4 Sandiwara part 1



Alex dan Nayla Sampai di rumah...


"Papah" panggil Raga "siapa kakak ini pah??"


"Berikan salam pada emm... Bi..bi mu sayang" dengan sedikit ragu, karena Alex takut Raga akan bertanya lebih jauh lagi. dan benar saja Raga bertanya lebih lanjut mengenai wanita dihadapannya.


"Bibi? apakah ini bibi Amanda yang sudah ayah cari selama puluhan tahun??" tanya Raga dengan polos.


Tak terpikirkan oleh Alex kalau ia bisa menjadikan Nayla sebagai adik perempuannya yang hilang untuk sementara sampai ingatannya pulih. Tentu saja alasan ini akan aman bagi Alex karena mungkin tetangga bahkan keluarganya akan mempertanyakan siapa Nayla.


"Iya sayang, ayo ucapakan salam kepada bibimu", titah Alex.


"Selamat datang bibi, bibi kemana saja? kenapa baru pulang?? ayah sudah lelah mencari bibi kemana-mana." ujar Rangga dengan antusian.


"Sungguh? kakak sudah lama mencariku, terima kasih kak. Maaf aku belum bisa mengingat apapun". Tutur Nayla dengan sedih.


"Sudahlah bibimu pasti sangat lelah, ayah antarkan dlu bibimu ke kamar ya", ujar ayah pada Alex.


"Aku ikuuut". seru Raga sambil berlari mengikuti ayah dan Nayla.


Alex mengantarkan Nayla ke kamarnya yang berada disamping kamarnya. Semua kebutuhan sudah dipersiapkan Alex karena ia tahu Nayla akan pulang hari ini. Alex dan Raga meninggalkan kamar Nayla dan Nayla pun ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena ia merasa badannya amat lengket. Ia tak tahu sudah berapa lama ia tak mandi. Setelah berendam air panas, Nayla membuka lemari pakaian namun tak ada satu pakaian pun disana. Nayla kemudian keluar kamar dan mengetuk pintu kamar Alex.


tok... tok... tok...


"Kak... kakak..."


"Dimana pakaianku??", tanya Nayla.


Tak lama Alex membuka pintu dan alangkah terkejutnya dia melihat Nayla yang hanya memakai handuk yang hanya menutupi dada sampai lututnya. Sesaat Alex hanya dapat meneguk ludahnya karena melihat pemandangan di depannya.


"Kak?", ujar Nayla membuyarkan lamunan Alex.


"Kenapa kau keluyuran ngga pake baju?" protes Alex.


"Nayla harus pake apa dong? di lemari ngga ada pakaian", ujar Nayla bingung


"Oh My God, kakak lupa. Tunggu sebentar". Alex membuka lemarinya dan mengambil kemeja putih miliknya.


Nayla kembali ke kamarnya sementara Alex pergi ke butik untuk membeli beberapa baju untuk Nayla.


Di butik


"Lihatlah siapa pelanggan kita hari ini? Tuan Alexander. Tumben kau kemari? ada angin apa??" sindir Agnes pemilik butik tersebut.


"Nes gmn kabar loe? sorry gue jarang kesini. loe tau kan alasannya. Butik ini menjual baju khusus perempuan sedangkan gue dan anak gue kan laki." ujar Alex dengan pandangan yang menyaratkan akan kesedihan. Agnes tahu alasan sebenarnya karena butik ini adalah butik langganan istrinya, dan ia tidak kuat jika harus kesini dan mengingat kenangan tentang alm. istrinya.


"it's okay, so sekarang loe ngapain disini?" tanya Agnes dengan penuh selidik.


"Gue butuh pakaian cwek", ujar Alex dengan sedikit malu.


"Loe udh gila? jangan bilang loe mau ganti gender jd cwek? tobat Alex, gue tau ngga ada yang bisa gantiin Nadia tp bukan berarti loe bisa jadi Nadia," gerutu Agnes.


"Sorry gue kelepasan", sesal Agnes karena ia telah mengingatkan Alex pada istrinya.


"Bukan buat gue kok," ujar Alex dengan sedikit tersenyum mendengar perkataan polos Agnes.


"Jangan-jangan loe udh punya cwek??", selidik Agnes.


"Jangan ngaco deh, udh ah cape ngeladenin c ratu gosip. Gue mau loe pilih beberapa baju yg bagus". Ujar Alex.


"Okay boss".


Agnes pun memberikan beberapa baju kepada Alex dan Alex memilih baju yang kira" cocok untuk dipakai Nayla. Setelah selesai, Alex lupa Nadia juga butuh pakaian dalam tapi Alex tak tahu ukuran yg dipakai Nadia. Dengan malu Alex memilih pakaian dalam yang menurutnya pas dengan wajah merah karena baru pertama kali Alex membelikan pakaian dalam untuk wanita. Alex pun pergi setelah selesai berbelanja. Kedatangan Alex ke butiknya membuat Agnes curiga, karena tidak seperti biasanya Alex datang ke butik dan membeli baju serta pakaian dalam wanita. Agnes berpikir Alex sedang berkencan dengan wanita.


Di rumah


Alex tiba di rumah dengan tangannya yang dipenuhi dengan beberapa kantong belanjaan. Alex menaruh kantong belanjaannya di ruang tamu. Namun, alangkah terkejutnya Alex ketika melihat Nayla ada didapur. Seketika wajah Alex merona merah melihat pemandangan didepannya.


Apa yang dilakukan Nayla sehingga membuat Alex memerah?? 😂😂


Nantikan di bab 5... 😄😉


Bersambung...