
Sebelumnya...
Sekretaris memberikan amplop coklat kepada Alex. Dibukanya amplop itu yang berisi beberapa informasi mengenai Nayla.
Raut wajahnya berubah ketika ia membaca kertas ditangannya, beberapa detik kemudian kertas yang ia pegang sebelumnya di remas dan dibuang ke tempat sampah.
Bagaimana ia bisa bersenang2 dengan laki2 lain? padahal aku menunggunya selama 1 tahun terakhir ini. Kau harus membayar 1 tahun yang aku sia2kan karenamu, Nayla. Batin Alex dengan tangan yang masih mengepal dan amarah di wajahnya.
Alex kemudian berjalan ke mejanya dan mengambil telepon kantor, lalu menekan no. bagian divisi keuangan.
"Nayla, suruh dia menghadapku"
---------
Di kantor Divisi Keuangan
"Nayla kau dipanggil CEO" seru Bu Kepala
"Aku?" tanya Nayla pada dirinya sendiri.
Gawat sepertinya ini berhubungan dengan kejadian kemarin. Apakah aku akan dipecat? tidak... tidak... aku harus mempertahankan pekerjaanku disini agar tidak menyusahkan Salsa dan keluarganya. Batin Nayla
Gadis itu pun keluar dari ruangannya menuju ke ruangan CEO. selama perjalanan jantungnya berdetak tak karuan, entah bagaimana ia menghadapi bosnya.
------------
tok...tok...tok... mengetuk pintu dengan tangan yang sedikit gemetar dan wajah tak tenang
"Masuk" terdengar suara pria di dalam sana.
Kreekkkk...
Matanya seketika membulat ketika melihat CEOnya sudah berdiri didepan meja dengan tangan yang melipat didada dan ekspresi wajah yang tak bisa dibaca.
Firasatku tidak enak. Batin Nayla
Alex memandang Nayla dengan pandangan mengintimidasi sedangkan Nayla hanya bisa menunduk berusaha tidak melakukan kontak mata dengan CEO nya.
"Anda memanggil saya?" tanya Nayla memberanikan diri bertanya dahulu.
"Ya... kau kenapa? takut? tak menyangka bahwa bosmu adalah suami yang kau tinggalkan setahun lalu? tanya Alex bertubi2 dengan nada suara dingin namun cenderung mengintimidasi.
"Maaf pak, saya tidak mengerti arah pembicaraan anda"
"Kau mau mengelak, hah? dasar tak tahu malu... kau berani bekerja di perusahaan milik suamimu setelah apa yang kau lakukan?" berbicara dengan amarah yang meluap2.
"Sepertinya anda salah orang" ucap Nayla sambil berbalik dan hendak pergi namun tangannya dicekal oleh Alex dengan kuat
"Aaww sakit pak"
"Perlu aku buktikan? huh?" tantang Alex, ia lalu membuka laci mejanya dan melemparkan beberapa foto kenangan mereka berdua ke lantai. Nayla berjongkok dan mengambil foto2 itu. Seketika dia shock melihat dirinya ada di dalam foto itu bersama dengan bosnya.
"Kau masih ingin berbohong?" tanya Alex dengan nada suara meninggi.
"Aku tidak berbohong! aku tidak mengenalmu sama sekali. Zaman sudah modern, foto bisa saja diedit" jawab Nayla sambil menyimpan kembali foto2nya di meja.
"Kau tidak percaya padaku? sudahlah aku akan melupakan kesalahanmu yang meninggalkanku. Sekarang kau kembalilah padaku, aku berjanji akan memaafkanmu"
"Sepertinya anda kurang sehat, berobatlah ke psikiater. Saya pamit" ujar Nayla sambil berbalik namun Alex masih mencekal tangannya dan berteriak di depannya.
"Kau selingkuh kan? kau meninggalkan aku demi laki2 itu!" teriak Alex dengan tangannya yang masih mencengkeram tangan Nayla bahkan lebih erat.
"Kalau kau tidak ingat, aku akan mengingatkanmu!!" ucap Alex sambil menarik tangan Nayla sampai ia terpojok ke dinding lalu mencium Nayla dengan paksa.
"Hemmpzzz... emmm..." Nayla yang berusaha untuk bersuara di sela2 ciumannya, namun Alex tak membiarkannya ia tetap melakukan aktivitasnya bahkan lebih. Laki2 itu kini menggigit bibir bawah Nayla agar lidahnya bisa masuk ke dalam mulut wanita dihadapannya dan benar saja mulut Nayla terbuka hingga Alex bisa memasukkan lidahnya dan mengabsen semua gigi2 dalam mulut Nayla.
Nayla sudah kehabisan nafas, ia memukul2 dada bidang Alex. Alex pun melepaskan pagutan bibirnya dan mereka berdua segera menghirup nafas dengan serakah.
"Haahhh... hah... hah... kau gilaa... bagaimana kau bisa mencium orang tak dikenal" teriak Nayla sambil menyeka bibirnya dengan tangan.
"Kau berani menghapusnya?" ucap Alex kemudian menarik pinggang Nayla dan memegang tengkuknya lalu menciumnya kembali. Ciuman yang sama yang membuat wanita di depannya kewalahan karena ia tak punya cukup tenaga untuk melepaskankan ciuman Alex.
Ide gila pun terlintas dalam pikiran gadis itu, ia mengigit lidah Alex dan berhasil pria itu kini melepaskannya.
"Aaaawww kau berani menggigitku!" teriak Alex sambil memegang lidahnya yang sedikit berdarah.
"Kau pikir aku ******! aku bukan ****** yang bisa sembarangan kau sentuh. Aku tak bisa bekerja disini lebih lama lagi... aku akan menulis surat pengunduran diri" ucap Nayla dengan bibir yang merah bengkak setelah dilahap oleh bosnya.
Nayla berbalik dan pergi dari ruangan Alex. Ia sekarang ada di toilet sambil menangis mengingat kejadian saat ia dilecehkan oleh bossnya.
Aku akan mengundurkan diri dan mencari pekerjaan lain. Batin Nayla
Sekarang ia sudah tenang dan berusaha merapihkan penampilannya yang berantakan. Nayla kembali ke ruangannya dan mendapatkan pandangan aneh dari teman2nya. Namun ia tak menghiraukannya dan berjalan ke mejanya lalu menulis surat pengunduran dirinya.
Selesai menulis, ia menghampiri Bu Kepala dan memberikan surat pengunduran dirinya.
"Bu saya ingin mengundurkan diri" ucap Nayla sambil memberikan surat pengunduran dirinya.
"Kenapa kau mengundurkan diri? bisakah kau mempertimbangkannya? banyak orang yang ingin bekerja disini, jangan sia2 kan itu" nasehat Bu kepala
"Maafkan saya, sepertinya saya tidak bisa bertahan lebih lama lagi disini" ujar Nayla
"Baiklah, berikan surat pengunduran diri ini ke CEO" ucap Bu Kepala mengembalikan surat pengunduran dirinya
"Kenapa harus diberikan pada CEO?"
"Dia yang menyuruhku, jadi aku tak bisa memutuskan apa2" ucap Bu Kepala
--------
Sekarang Nayla ada di depan ruangan CEO dengan surat pengunduran diri ditangannya.
Aku harus masuk agar ini cepat selesai. Batin Nayla
Tok...tok...tok...
"Masuk"
Terlihat pria itu sedang melamun menatap luar gedungnya. Lalu mengalihkan pandangannya ke gadis didepannya ketika ia mulai berbicara.
"Saya ingin mengundurkan diri" ucap Nayla berani sambil menyimpan surat pengunduran dirinya di meja
Alex melihatnya dengan tatapan tak suka.
Apa yang akan dilakukan Alex??
Bersambung...
------------
Tunggu kelanjutannya ya... 😊😊