
kulihat dirinya kembali tak merespon ucapanku ia masih melihat keluar jendela.. sungguh membuatku putus asa tapi aku tak tahu apa lagi yang harus ku katakan padanya jika setiap tindakanku saja slalu tak di lihat ataupun di dengar. jadi ku putuskan untuk.....
" baiklah .. aku langsung bicara pada intinya.. kita...mmm.. kitaa.. lebih baik bercerai saja" ucapku padanya dengan ragu..
"apa?? kau ingin bercerai.. yang benar saja bahkan aku belum puas untuk menyiksamu Dan menyakitimu setelah apa yang kau lakukan padaku saat itu." ucapnya dengan nada tenang namun pandangannya masih melihatku.
" aku akan menyuruh sekertarismu untuk mengurus semuanya .. dan aku sungguh tak ingin berada disini lagi ini.. maaf" ucapku lirih sembari menundukkan kepalaku. terdengar suara langkah kaki yang berjalan mendekatiku..
" Tidak .. sampai kapanpun itu aku takkan pernah mau bercerai denganmu dan bahkan jika kau memaksanya pun aku takkan setuju kau mengerti" ucapnya dengan tekanan
" buat apaa.. kau mempertahankan aku.. aku sungguh tak ingin menjadi istrimu sungguh" ucapku lagi padanya ..
" coba kau ucapkan lagi apa yang kau katakan tadi?" tanyanyaa kembali dengan nada yang menahan emosi.
" Kita bercerai dan aku takkan pernah hadir lagi kedalam hidupmu untuk ke sekian kalinya." ucapku tegas kini ku tatap kedua matanya Taehyung yang jelas terlihat tak suka aku mengucapkan hal yang baru saja ku katakan..
"Tae.. Tae.. hyungg..ahh.. sakit.. kumohon lepaskan.." ucapku memohon ampunan ya. tapi tak di dengarnya..
" jika kau tak ingin bercerai kenapa kau percaya padaku dan malah menyiksaku seperti ini.. " tanyaku dengan sekuat tenaga..
" lepp..leppp..passs. kann.... ku.. moho....n..."pintaku lagi tapi ia semakin memperkuat tangannya.dengan nafas yang terpotong-potong mencoba menahan rasa sakit dan sesak.. dengan sorot mata Taehyung yang tak bisa terkendalikan..
" Yaa.... ???!!!! " teriak suara yang ku kenal..
" apa yang kau lakukan kau sungguh ingin membunuhnya.. ahh.. apaa kau gila.." teriaknya pada sambil mencoba melepaskan tangan Taehyung dari leherku.
terlihat dengan jelas pandanganku kini Mulai kabur.semakin gelap dan smakin gelap..
"Tae...ahh."ucapku lagi Dann....