WHO YOU

WHO YOU
episode 27



Walaupun aku tak begitu melihat jelas bagaimana raut wajah Hyuna saat ini tapi aku bisa merasakan bagaimana perasaanya sekarang. Setelah memikirkan bagaimana perasaannya karna perkataanku tadi aku semakin merasa bersalah karna membuatnya mengingat kejadian saat itu Dimana aku pertama kalinya bertemu dengannya.


" Ya. kau tak apa sungguh?" Tanyaku merasa tak enak dengannya. Dari keluar mall hingga kami hampir tiba di rumahku ia hanya berdiam diri.


" Aku tak apa tapi kenapa kau membawaku kesini?" tanyanya


" Ingin mengurungmu agar kau bisa patuh denganku dan bertemu dengan orang itu lagi" ujarku dingin


" siapa?" tanyanya berpikir sejenak


"kau itu masih ingin berpura-pura bodoh di hadapanku?" ujarku kesal


" ya. aku beritahu satu hal padamu. Donghae Oppa dia masih satu universitas dengan kita kedua dia itu teman sekelasmu ketiga dia adalah sabahat kecilku tidak lebih. jadi walaupun kau mengurungku di istanamu ini aku dan Donghae pasti akan bertemu kembali. paham?" ucapnya santai.


" ohh.. jadi begitu.. mmmm... baiklah itu tak masalah bagiku" ucapku mengambil kesimpulan


" lalu kenapa kita tidak putar balik saja? kembalikan aku ke rumahku." ucapnya lagi santai


" Ya. aku mengerti. tapi satu hal yang perlu kau tahu. aku sampai kapanpun takkan pernah sudi Hidupku di atur olehmu" ujarnya kembali


" Ya kalau kau tak suka dengan ucapanku dan tak suka hidupmu di tanganku. jadi apakah kau bisa membayar semua uang yang aku keluarkan untukmu?" tanyaku


" gini aja apa kau bisa membayar utangmu yang aku keluarkan untuk masuk ke universitas ini bahkan belum beserta uang spp dan lainnya. tidak-tidak kau takkan mampu untuk bayar itu belum lagi di tambah uangku yang sudah masuk di rekening dan saham orang tuamu ya hanya sekitar 80M saja apa kau bisa membayar itu?" tanyaku lagi. membuatnya terdiam dengan matanya yang memandangku kesal.


" baiklah aku akan membayar semuanya itu padamu..tapi dari semua itu bukankah sudah setahun lebih aku melayanimu menjadi boneka nafsumu, permainanmu. bukankahh seharusnya itu sudah cukup untukmu? bahkan jika kau membeli seorang gadis yang masih perawan saja kau harus membelinya dengan mahal jadi anggap saja begitu. aku menjual diriku padamu hampir setara dengan perempuan murahan..!!" ujarnya.


"Aiggoo Hyuna ya kau sungguh menganggap dirimu masih perawan saat pertama kali aku menidurimu ahh... Kau itu antara polos atau memang bodoh? Hyuna-ya. Bahkan nyamamu takkan berguna untukku kau paham.. jadi ikuti saja apaa yang aku katakan jangan ada perlawanan.. kau ingat bukan perjanjian yang kau tanda tangani itu kau melawan semua utangmu akan kembali lagi keawal bahkan akan tambah lebih besar" ucapku semakin tajam. Ku lirik sebentar dirinya yang masih terdiam


" kalau kau sudah mengerti kau..." Ucapanku terhenti..


" Diammmmm...!!!!" teriaknya padaku dengan spontan aku melihat ke arahnya yang menatapku marah


" ya..!!! kau berani sekali berteriak padaku ahh..!! kau pikir kau siapa sampai bisa teriak di depanku" ucapku tak kalah berteriak dengannya yang membuatnya diam seketika.