
HYUNA POV
Di luar ruang UKS aku bisa mendengar dari dua sisi yaitu dari dalam UKS dan luar UKS. dari dalam aku mendengar seperti obrolan antar beberapa orang di sana yang sedang membicarakan tentang apa yang sebenarnya terjadi tadi sedangkan yang ada di luar dari kejauhan terlihat masih banyaknya siswa yang berdiri di luar ruangan mereka masing-masing tanpa memperdulikanku yang sendiri berdiri disini.
Tak lama seseorang membuka pintu itu Hyuna dia menggenggam sekotak P3K di tangannya. Ia menarik tanganku seolah menyuruhku untuk pergi dengannya.
Kembali di taman tempat kami berada Hyuna terlihat sibuk mencari sesuatu.
" apa kau gila? bagaimana bisa kau tak bisa menahan amarahnya ah. kau lihat kau bahkan hampir saja membunuhnya secara langsung di depanku kau tahu itu! " ucap Hyuna kesal padaku sembari dengan kasar ia menggulung bajuku.
" ya itu salahmu siapa suruh aku panggil kau tak dengar apa kau ingkar ucapanku? " tanyaku kembali sedikit mengancam
" ya aku tahu setidaknya kah bisa kan Hubungi ponselku tak usah berteriak seperti itu.. kau yang berteriak keras aku yang malu tahu! " ucapnya kembali sembari mengobati lukaku.
" siapa yang ingin memarahiku dan melawan ku? takkan ada disini yang berani denganku jadi tak perlu malu dengan tingkagku" ucapku kembali membanggakan diriku.
" sudahlah terserah padamu yang penting aku hanya tak suka kau berperilaku seperti itu terserah kau mau menuruti atau tidak" ucapnya kembali. sembari membereskan kotak yang ia bawa.
" sudahlah aku sedang tak ingin berdebat lagi denganmu.. aku ingin pulang diriku sudah terlanjur malu oleh tingkahmu"ucapnya lagi padaku sembari meninggalkanku sendiri.
Waktu sudah hampir sore lebih baik aku pulang saja jika aku semakin lama disini yang ada aku semakin setres melihat kelakuannya. Ku arahkan kakiku berjalan menelusuri lorong demi lorong tanpa ada gangguan dari siapa pun. Hingga aku terhenti saat ponselku memberikan notif ntah notif apa aku mengabaikan nya dan kembali ke kelas.
"ahh.. akhirnya aku bisa bebas sebentar" ucapku pada diriku sendiri.Ku rogoh kantong celana ku mencari ponselku. ku mainkan ponselku mengecek apa ada sesuatu atau tidak. Ternyata tak ada satu pesan, panggilan bahkan yang lainnya. Membuatku bingung tetapi bahagia karna tak ada yang akan menggangguku lagi jika sudah berada di rumah.
Hari mulai pagi ku bangunkan diriku dengan malas berjalan ke kamar mandi bersiap untuk ke kampus berharap takkan ada yang menggangguku untuk hari ini.
Kucari bajuku yang cocok untukku pakai hari ini dan bekerja nanti sore. usai mempersiapkan diri dan semuanya sudah terkendali aku memainkan ponselku kembali terlihat beberapa panggilan tak terjawab dan beberapa pesan masuk dari Taehyung. tanpa membalas pesan darinya.
Di Universitas kududukan diriku di meja kantin memakan sarapan kesukaanku dengan tenang tanpa gangguan sembari mengerjakan tugas rumah yang akan di kasih ke dosen. Kumainkan laptopku dengan cepat sembari membuka beberapa buku yang sudah kubuka mencari secara detail jawaban demi jawaban yang ada di soal ini.
Hanya tinggal 2 jawaban lagi aku mengerjakan soal terdengar suara pemberitahuan tanda masuk kelas pertama akan dimulai. Dengan cepat aku membereskan semua buku dan barang-barangku di atas meja dengan rapih tanpa ada ketinggalan.