
Sebelum meninggalkan rumah ini tak lama seorang kepala pelayan rumah memberitahuku kondisi kakekku saat ini yang berada di dalam kamarnya.
"Tuan muda, anda di panggil Tuan Besar pertama ke kamarnya karna ada hal yang ingin Tuan Besar katakan pada anda" Ucap seorang kepala Pelayan padaku yang baru saja tiba di depan ruang keluarga. Tanpa pikir panjang aku segera berjalan cepat menuju kamar kakekku.
Tiba disana kulihat kakekku yang masih duduk di Meja besar dengan Buku-buku yang ada di depannya,ku jalankan kakiku menujunya.
" Kakek, kenapa kakek tidak makan dengan yang lainnya? apa Kakek sudah makan Malam?" tanyaku lembut padanya sembari menyeret bangku yang ada di depan mejanya.
" aku belum lapar TaeHyung-ah. kau sendiri apa sudah makan? ku dengar kau bertengkar dengan ayahmu di bawah" Ucap kakek menebak.
"mmm.. Benar. kalau begitu bagaiman kalau kita berdua makan bersama?" ajakku padanya. dengan cepat aku memanggil seorang pelayan Yang sedang membereskan tempat tidur kakek.
"Siapkan kami makanan biasa dan bawa kemari" ucapku memerintahkan pelayan tersebut.
" Oh ya ... TaeHyung-ah. kapan kau akan mempunyai seorang istri lihatlah kau sudah berumur 30 tahun kau bahkan pengusaha terkaya di bumi ini masaa kau masih belum menemukan wanita yang kau ingin jadikan istrimu?, atau kau perlu aku Carikan Istri untukmu? kali ini aku sudah memikirkannya Dia cukup baik dan cantik" Ucap kakekku sembari menceritakan Wanita yang sama dengan yang pernah di ceritakan ya padaku.
"hmmmm.. kamu harus menunggu sampai kapan lagi? apa kau akan menunggu kakekmu ini meninggal kau baru mencari istri?" ucapnya dengan kesal padaku.
"bukan seperti itu kakek.. aku hanya masih belum siap sajam. jadi panjangkan umur kakek agar bisa melihatku menikah dengan wanita yang tulus mencintai diriku, keluargaku dan bukan hartaku kakek.", ucapku lagi mencoba mencari alasan berharap Ia takkan bisa mencari pertanyaan dengan tema yang sama lagi.
" Apa jangan-jangan kau gay? makanya Kau tak tertarik sama sekali mencari seorang wanita?" ucap kakekku asal.
" apa??? kakek kau yang benar saja kau tahu darimana aku gay? berhentilah mengada-ada kakek." pintaku padanya untuk berhenti mencari pertanyaan yang tak masuk akal.
" jika benar kau tidak Gay aku akan memberimu waktu 1 bulan untuk kau mendapatkan seorang istri jika tidak aku sungguh akan mengeluarkan mu dari daftar keluarga Kim dan kau akan menjadi gembel di luar sana."ancam kakekku lagi makin parah.
" baiklah aku akan menikahi seorang gadis yang kakek inginkan saja.. asalkan kakek bahagia." ucap ku asal..
" serius?? baiklah aku akan mengatur jam nya untuk kalian bertemu" ucap kakekku padaku sungguh sangat terlihat senyum bahagia dari dirinya.