
Sungguh pertanyaan yang sangatlah bodoh yang di lontarkan oleh Dokter Choi.
" apa kau pikir mataku buta ahh.. sampai aku tak bisa mengenal wanitaku ahh.." ucapku dengan nada yang sedikit kesal.
" bukan seperti itu yang kumaksudkan .. hanya saja kejadian saat itu sangatlah aneh..di waktu yang sama kau melihatnya sedang bercinta di dalam kamar kalian sedangkan aku melihatnya sedang...." ucapanku terpotong saat Taehyung memalingkan wajahnya ke arah Wanita ini. dengan cepat aku memeriksa dirinya yang seperti masih sedikit sadar.
" kau istirahat lah dulu dirimu masih belum sehat." pintaku Hyuna yang masih terbaring di ranjang..
" maaf Oppa aku merepotkanmu.." ucapnya padaku berterimakasih. kemudian ia melihat Taehyung yang sedang membelakanginya..
" Oppa bisakah kau tinggalkan aku sendiri disini bersama Taehyung Oppa?" pintanya padaku aku yang seperti nya mendapat filing yang sangat buruk saat ini seperti akan terjadi sesuatu menimpa hubungan mereka berdua. dengan segera aku mengambil barang-barang yang berada di meja samping ranjang Hyuna terbaring. dan berjalan meninggalkannya. namun langkah ku terhenti saat melihat Taehyung yang masih mematung di depan jendela yang besar.
" ya.. kau jangan terlalu kasar padanya atau kau akan menyesalinya nanti." ucapku berbisik padanya berharap Hyuna tak mendengar ucapan ku yang tadi pada Taehyung.
Hyuna POV
Ternyata selama 6 bulan ini aku disini hanyalah sebagai seorang yang tak berguna dan di butuh kan ya lalu untuk apa aku masih berada di sini jika ia sendiri masih tak percaya dengan apa yang ku katakan padanya.
Dengan pemikiran yang sangat rumit membuatku mencoba membuka mataku dan benar saja dugaanku Dokter Choi dan Taehyung,pandanganku beralih melihat Taehyung yang seperti biasa saja seolah tak perduli dengan ke adaanku sekarang.
Dokter Choi langsung dengan sigap membantuku duduk dengan perlahan dan mulai memintanya untuk meninggalkanku dengan Taehyung. Ya .. aku pun juga tak tahu apa yang sedang aku pikirkan saat ini. Tinggallah kami berdua dengan posisi Taehyung yang masih tak bergerak dari tempatnya .
"Changia.. tidak... Taehyung-ah" panggilku pelan sembari meralat ucapanku. yang di panggil tak menengokkan dirinya menghadap ku.
" Tadi. aku tak sengaja mendengar ucapan kalian berdua mengenai 6 tahun lalu. Taehyung-ah kau sungguh tak percaya bahwa itu bukan aku? sungguh?" tanyaku padanya secara perlahan aku hanya takut jika aku membuatnya marah padaku. Tapi tak kunjung ada jawaban.
" aku tahu kau pasti takkan percaya padaku.. tapi. bisakah kau mendengarkan cerita sesungguhnya padamu . aku tahu aku dulu sangatlah dingin dan bahkan tak perduli kan perasaanmu padaku, tapi itu semua aku lakukan karna aku sadar bahwa aku ini takkan pantas untukmu.. aku takut keluargamu takkan menerima keberadaan dari segi kasta.kau dan aku sangatlah berbeda jauh. Taehyung-ah aku bukan bermaksud seperti itu padamu sungguh.. aku juga mencintaimu sangat tapi aku takut .. aku takut dengan kenyataannya" ucapku sembari menangis.