
" akhhh... akhirnya keluar juga. Bagaimana? sungguh nikmat bukan yang kita lakukan tadi? lain kali kau harus lebih gesit lagi yaa.." ucap Tae padaku.. aku dengan cepat memakai semua pakaianku yang sudah berserakman dimana-mana
"dan ini black card yang sudah ku janjikan kau gunakan sebaik mungkin. Aku akan tunggu kau di depan gerbang kita pulang bersama ke rumahku." ucap Taehyung yang juga sembari memakai pakaiannya.. aku yang sudah duduk mencoba menetralkan diriku mencoba berpikir semua sudah terjadi mari kita lupakan..
" Apa kau sudah siap untuk keluar?" tanya Tae kembali. sembari berdiri mencoba membantuku untuk berdiri dan berjalan kearah pintu bersamaan.
" Tunggu.." ucapnya membuatku yang ada di belakangnya ikut terhenti. ia berjalan kehadapanku aku merasa tangannya merapihkan rambutku,mengelap bibirku dengan lembut lalu tersenyum manis.
ccuuupp..
membuatku membulatkan mataku merasa kaget dengan apa yang ia lakukan tadi.
" Jaangan kecewakan aku. aku tunggu kau di depan kelas saja agar kita bisa pulang bersama" ucapnya meralat ucapannya yang pertama dan berlalu pergi meninggalkanku sendiri.
Dengan segera aku menyusul Tae yang sudah meninggalkanku karna aku takut jika aku keluar dari sini ketahuan dengan anak yang lain habislah reputasiku.
Di dalam kelas aku melihat TaeHyung yang sedang duduk bersama dengan teman-teman elitnya tak jauh dari tempat dudukku. ntah kenapa otakku selalu saja memutarkan yang terjadi tadi.
Ya.. sekarang waktunya istirahat tapi aku memutuskan untuk tak istirahat karena aku merasa tak nyaman jika aku pergi maka dibelakangku akan ada Taehyung yang membuntutinya.
Krruukkk..
'sial.. perutku lapar sekali.' pikirku.
Di kantin kulihat penuh dengan mahasiswa lainnya yang juga sedang istirahat. Ku ambil nampan dan piringku menaruh makanan demi makanan yang ada di depanku. usai itu aku mencari tempat duduk yang disana sudah ada teman lamaku Henry.
Baru aku berjalan kearah henry langkahku sudah terhenti saat mengingat sesuatu yang harusnya takku lakukan. sedangkan dari kejauhan Henry yang juga melihatku berdiri tak jauh dari meja makannya melambaikan tangannya seolah menyuruhku untuk duduk disampingnya.
Dengan segera aku menolak dengan menggelengkan kepalaku kemudian berlalu menduduki meja makan yang kosong disampingku.
" ya.. aku sudah melambaikan tanganku untuk duduk di sampingmu kenapa tak mendekat malah duduk disini. " tanya seorang dengan suara yang kukenal.
ku alihkan kepalaku melihat kekananku yang sudah ada Henry yang duduk di sampingku begitu juga dengan teman-temanku yang lainnya.. Membuatku menjadi bingung untuk berkata apaa" owh kau sudah ada disini.. maaf aku tadi tak melihatmu.." ucap ku sembari tersenyum. ku makan sesuap demi sesuap nasi tanpa berbincang apapun dengan henry. ya walaupun agak canggung memang aku dan henry sudah saling kenal saat masuk sekolah dan dia sudah menjadi teman baik.
" kau baik-baik saja bukan?" tanyanya yang bingung dengan sikap dinginku terhadapnya. aku hanya menggelengkan kepalaku saja.
"owh ya ibuku mengajakku dan kau makan malam di restaurantku kau harus datang ya" pintunya padaku membuatku bingung harus berkata apa.
" tenang saja aku akan menjemput kamu nanti malam" ucapnya kembali tak lama kemudian terdengar suara yang kukenal
" kemana?" tanya suara itu aku menengok ternyata Taehyung yang sudah berdiri di belakang Henry dengan tangan yang meremas pundak henry geram.. Dengan santai henry melepaskan genggaman Tae.
"oh yaa.. apa kau sudah kelar makan?" tanya Henry padaku. ku balas dengan anggukan sajaa.
" kalau gitu ayoo kita keluar dari kantin rasanya sangat panas disini" ucapnya kembali dengan santai ia membereskan semua peralatan makan kami dan berlalu meninggalkan Tae sendiri.