WHO YOU

WHO YOU
Episide 24



" ya.. bahkan aku belum memakan gimbab yang dari tadi kau makan lihatlah aku memakannya bukan?" ucapku mengelak yang benar saja bukankah dari tadi ia yang memakannya bukan aku? aku bahkan hanya memakan Gimbab 1 pc saja. justru ia yang paling banyak menghabiskan hampir setengah kotak berisi 10 gimbab


" benarkah? aku baru saja liat kau memakan ini tadi" ucapnya kembali


" ya aku memang memakannya tapi hanya 1 itu tak lebih lagi pula aku juga tak begitu lapar untuk menghabiskan itu semua." ucapku kesel


" ahh sudahlah lanjuti saja suapi aku dan kau juga harus makan yaa.. aku sengaja membeli ini untukmu dan aku jadi kau harus menghabiskan itu okay" ucapnya padaku. tanpa membuka suara aku langsung memakannya bersama Taehyung.


Selama dalam istirahat aku hanya di sibukkan dengan memainkan ponselku mencoba mencari cari cara agar aku dapat mencari tambahan uang lagi untuk membayar kuliahku. bukannya dengan gajiku bekerja disini tidak cukup hanya saja terlalu ngepres sekali di tambah dengan biaya hidupku selama satu bulan ini dan lain-lain Toh lagi pula aku memang begitu suka mencari uang bahkan bukan hanya aku saja yang menyukai uang melainkan semua orang.


Taehyungg Pov


Ku lihat Hyuri yang masih asik dengan ponselnya membuatku semakin bertanya-tanya apa yang sedang ia lakukan sebenarnya dengan ponsel miliknya? Beribu pertanyaan masih ada di dalam otakku yang penasaran dengan aktivitasnya sampai-sampai ia mendiami aku.


" Hyuri-ah" panggil seseorang dengan reflek aku melihat seorang pria memanggil Hyuri dengan nada lembutnya. ku alihkan wajahku melihat Hyuri yang tiba-tiba saja memancarkan senyum bahagianya melihat pria ini.


" kau.. kau sudah masuk? kau tak apa?" tanyanya histeris sedangkan pria ini hanya tersenyum lebar.


" boleh kau bergeser sedikit aku ingin berbincang dengannya" ucapnya padaku aku yang mendengar perkataannya menjadi sangat jengkel.


" ya.. kemarilah abaikan dia" ucapnya kembali pada pria itu. Mendengar ucapnya membuatku semakin jengkel di buatnya. lalu pria ini duduk dekat dengan Hyuri, Dengan cepat ku mainkan ponselku untuk mengirimi pesan padanya memintanya agar menyingkirkan pria ini dari depanku sekarang juga.


" ya.. kau sungguh tak apa?"tanya Hyuri pada pria ini lagi


" apa yang kau ucapkan mengapa kau meminta maaf padaku. oh ya kau masuk apa?" tanya hyuri kembali


" Aku .. aku masuk siang hari ini." ucap pria ini dengan refleks aku melihat jamku yang sudah menunjukkan pukul 12 siang.


' bukankah jam 2 masuk untuk shift sebelah ya' tanyaku dalam hati.


" lalu kenapa kau ada disini di jam segini?" tanya Hyuri


" tak apa aku hanya ingin cepat-cepat melihatmu saja haha.. apa kau sudah makan siang?" tanya pria ini lagi


" ya.. aku sudah makan dengannya. apa kau sungguh tak apa?" ujar Hyuri dan pria itu kini menatapku tak suka ya begitu juga denganku rasanya ingin sekali aku memaki dia agar ia dapat menjauh dari Hyuri sekarang


" siapa dia?" tanyanya kembali


" kau sungguh tak apa kenapa kau mengalihkan pertanyaanku ah.. apa kau sengaja melakukan ini padaku.!!" jawab Hyuri mengalihkan pertanyaanya.


" haha mian mian aku hanya tak ingin kau terlalu serius dengan kondisiku sekarang. aku sungguh tak apa" ucapnya menenangkan Hyuri.


" ya.. ayo masuk kita sudah kelar istirahatnya" ucapku mengajak Hyuri untuk segera pergi meninggalkan ia disini. aku sungguh tak suka wanita yang sudah milikku seutuhnya baik luar atau dalam berbicara dengan pria asing.