WHO YOU

WHO YOU
Episode 25



Terlihat Hyuna seperti menolak ajakkanku untuk meninggalkannya. Dengan cepat aku langsung memberikan kode ancaman jika ia tak mengikutiku untuk pergi dari sini segera.


" ahh.. yaaudah kita lanjut nanti aja yaa aku harus segera masuk soalnya aku sudah kelar jam istirahatnya" pamit ia pada pria ini.


" Ohh ok baiklah aku akan temui kamu nanti di toko" ucap pria ini kembali dengan cepat aku menyeret tangan Hyuna untuk pergi dari sini karna sangat memuakkan sekali jika di liat lama-lama


" ya ya ya .. sakit sakit..." ucap Hyuna kesakitan sembari memukul-mukul tanganku yang menarik paksa tangannya.


" untuk apa kau membawaku kemari?" tanyanya padaku. Ya. aku sengaja membawa Hyuna ke basemen mall untuk memberikannya sedikit hukuman.


" ahhh.." ucapku segera aku mengambil kunci mobilku di dalam saku.


tiiitt ...tittt......


Hyuna yang mendengar suara mobilku yang ada di sampingnya terkejut.


" masuklah" suruhku padanya dingin


" Untuk apa aku masuk kedalam? aku tak ingin, aku ingin kembali ke toko" ucapnya padaku dan meninggalkanku.


" jika kau tak ingin masuk aku akan melakukan berbagai cara apapun sampai kau akan masuk kedalam mobil. ingatlah Mall ini kini sudah menjadi milikku kau takkan bisa berkutik apapun sekarang . jadi selama aku masih bisa baik padamu kau akan aman." ancamku kemudian.


Baru beberapa langkah Hyuna kembali mendekati mobilku dan masuk tanpa bicara apapun padaku begitu pula denganku... Ku lajukan mobilku untuk parkir ke tempat khusus yang memang hanya untuk orang-orang terpenting saja parkir disana. Sampai di tempat tujuan aku segera memparkirkan mobilku yang cukup jauh dari lalu lalang mobil.


" kenapa kita ada disini" ucap Hyuna padaku.aku yang mendengar pertanyaannya langsung mematikan mobilku dan membenarkan posisi dudukku.


" Dia siapa?" tanyaku penasaran dengan nada sedikit lembut aku tak ingin membuatnya takut. Ntah kenapa seketika aku mempunyai ide yang sangat bagus


" Siapa?" tanyanya pura-pura tak mengerti


" baiklah jika kau masih tak menjawabku. Kau tinggal pilih saja apa kau masih ingin bekerja disini lagi atau tidak? jika kau tidak ingin bekerja lagi disini maka aku akan membawamu kesuatu tempat yang bahkan takkan bisa kau keluar dari sana." ancamnya padaku.


" lalu apa hubungan kalian berdua?" tanyaku lagi


" dia. dia hanya temanku saja disini" ucapnya lagi


" teman? woaahh.. apa kau tahu antara pria dan wanita itu takkan ada bisa kata berteman kau tahu itu?" tanyaku kembali


" ya memang aku hanya menganggapnya hanya teman itu saja tak lebih" ucapnya


" masih tak ingin jujur padaku?" tanyaku sedikit kesal


" aku sudah bicara jujur padamu. jika aku sudah berbicara jujur padamu lalu aku harus berkata jujur bagaimana lagi ah." tanyanya sedikit emosi.


" aaku tak perduli" ucapku dingin


" Teman" ucapnya


" aku sedang tak main-main .. siapa dia?" ucapku


" teman" ucapnya singkat


" Kau sungguh pembohong yang sangat besar Hyuna-ah... apa kau sungguh berteman dengannya atau tidak? mengapa kau sangat menutupi hal itu dari ku.?" tanyaku sembari melepaskan 2 kancing bajuku


"Teman dia sungguh temanku." ucap hyuna kesal. Dengan jengkel aku menekan tombol yang ada di samping kemudi.


"ya.. apa yang ingin kau lakukan ah.." ucap Hyuna ku lihat tempat duduk hyuna perlahan mulai sejajar membuatnya berbaring.


" ya... yaa." teriak Hyuna. Aku yang tak memperdulikan teriakkannya membuka semua bajuku dan perlahan mendekatinya


" disini takkan ada yang mendengarkan teriakkanmu kau tahu! mau kau berteriak sekuat apapun itu mau kau lakukan apapun itu takkan ada orang yang mendengar karna kau tahu apa? ini tempat parkir khusus untuk pemilik gedung ini. Jadi .. Lakukanlah sesuai yang kusuruh selama aku masih bicara baik-baik padamu." ucapku yang kini sudah berada di atasnya.