WHO YOU

WHO YOU
Episode 23



"baik pa." ucapku singkat.. Ku lihat Taehyung yang menatapku dengan senyum yang penuh arti membuatku merasa seperti mempunyai firasat yang buruk kali ini.


Breafing pun tlah usai waktunya untuk kami istirahat. Di dalam loker aku mengganti sepatuku, serta memakai dan mengambil dompetku.


"Kau ingin ikutlah denganku" ucap seseorang sembari menarik lenganku paksa. ya yang tak lain dan tak bukan adalah Taehyung.


" kau... kau .. mau kemana.. berhentilah menarik lenganku itu sangat menyakitkan" ucapku padanya tapinya.


Tiba kami di sebuah tempat duduk belakang toko kami, Taehyung menyuruhku untuk duduk di depannya


" Makanlah.. kau pasti tak membawa makanan bukan?" ucapnya padaku kini di depanku sudah banyak makanan. aku mulai heran dengan tingkahnya kali ini karna tak biasanya Taehyung melakukan hal ini.


" kau.. menyuruhku untuk menghabiskan semua makanan ini? yang benar saja." ucapku tak percaya.


" baiklah kalau begitu kau pilih saja makanan apa yang kau suka sisanya aku yang akan urus itu" ucap Taehyung padanya. Dan akupun mengambil 1 kotak Gimbab dan 1 kotak salad.


" sudah? itu saja?" tanya Taehyung padaku. di ikuti dengan anggukan kepalaku.


" hei.. kalian kemarilah.. " teriak Taehyung tiba-tiba ku tengok belakang kamarku dan ternyata kumpulan karyawan yang baru saja keluar dari toko.


" kalian ambillah manapun yang kalian inginkan.. aku berniat mentraktir kalian makan malam hari ini." ucap Taehyung pada karyawan lainnya yang sudah ada di depan kami. aku yang mendengar perkataanya semakin bingung dengan tingkahnya. Sepergian mereka akupun membuka kotak makan itu dengan lembut dan dengan penuh tanya.


' apa yang di lakukan orang ini.. kenapa dia tiba-tiba traktir kami apa lagi diriku.. bahkan aku dan Taehyung tak begitu dekat satu sama lainnya. Aku jadi semakin aneh dengan sikapnya. atau jangan-jangan dia menaruh sesuatu dimakananku.'


" Kau.. kenapa masih belum makan makanan ini?" tanya Taehyung


" Kenapa kau tiba-tiba aja traktir aku? apa ada sesuatu yang ksu taruh disini?" tanyaku waspada


' kalau di pikir-pikir ya benar juga sih ucapannya, kalau ia mau berbuat jahat padaku dia takkan membuat lainnya celaka bukan? kalaupun itu terjadi bukankah ia juga akan terkena masalah? apa lagi Status nya dia adalah Cucu orang terkaya sedunia. Takkan mungkin ia melakukan hal bodoh itu.'


" kau masih tak percaya padaku?" tanya Taehyung kembali. Dengan cepat aku menganggukan kepalaku tanda aku mengiyakan ucapannya.


"kalau kau tak percaya kau bisa suapi aku duluan" ucapnya .


" baiklah" ucapku sembari menyuapi dirinya Dan ia mulai memakannya sampai habis.


Sudah beberapa suap Taehyung tak terjadi apa-apa. Kini aku mulai yakin dengan makanan ini


" bukankah udah Ku bilang itu takkan terjadi apa-apa." ucapnya kembali


" ya jika terjadi apa-apa juga kan kau duluan yang memakannya terlebih dahulu." ujarku sembari mengunyah makan di mulut


" Aku takkan sebodoh itu untuk mengerjaimu dan aku masih bisa melihat situasi jika ingin mengerjaimu" ucapnya lagi.


" suapi aku lagi" perintahnya padaku. aku yang mendengar itu segera memberikan salad buah pada Taehyung.


" Aku ingin gimbab bukan salad" ucapnya lagi. Sembari memberikan 1 kotak gimbab padanya.


" kau makan saja sendiri. aku makan yang ini saja" ucapku sembari membuka kotak salad


" kau pikir aku tempat sampah apa yang bisa kau berikan bekas makanan yang sudah kau makan?" tanyanya padaku