
"Nyonya besar, anda sedang apa disini?"Tanya suara seorang pria paruh bayah tiba-tiba ku dongkakan kepalaku untuk melihat asal suara.
"ahh.. kepala pelayan, Tidak ada aku hanya ingin menikmati udara segar saja rasanya didalam sana sangatlah pengap" ucapku sembari memberikan senyum tipis seolah semua baik-baik saja.
" Ternyata seperti itu." ucapnya singkat diikuti dengan senyum yang tak pernah lepas dari pria tua ini.
"Nyonya.. kalau kau sedang ada masalah sebaiknya kau bisa katakan saja pada Tuan muda aku yakin ia pasti akan mengerti itu." ujarnya kembali. Aku yang mendengarkan ucapannya hanya bisa mengangkat sebelah alisku seolah tak mengerti dengan apa yang ia bicarakan.
" Ya. kau tahu bukan tuan muda sangatlah kaya dan termaksud orang yang paling berpengaruh di dunia, Jika kau merasa sesak ataupun ingin mencari sesuatu yang menyenang kan hatimu kau bisa andalkan tuan muda nyona"ujarnya menjelaskan.
" Bagaimana caranya untuk aku mengandalkan orang dingin dan kasar seperti dia? Aku saja sangatlah enggan untuk bicara dengannya" ujarku meremehkan ucapannya
" Tidak nyonya. aku rasa Tuan muda sudah sangat berubag dari tuan muda yang dulu aku bisa melihat perubahan itu semenjak tuan muda menemukan anda lagi" ujarnya kembali
" aku? tunggu ... kau katakan tadi aku lagi? Maksudmu bagaimana? aku tak mengerti. bagaimana itu bisa aku lagi' ucapku memotong pembicaraan
" membeli pembalut? bagaimana kau bisa tahu ekspresinya seperti apa?" tanyaku tak percaya sama sekali dengan yang ia katakan dari awal hingga akhir
" ya.. Aku bisa melihat semua itu sangatlah bisa terbaca olehku dari raut wajah tuan, dan tingkah tuan usai dari luar rumah. karna tuan tak pernah memperlakukan wanita lain sespesial itu pada nona. lagi pula aku sudah bersama tuan muda saat tuan masih sangat kecil sekali" beritahunya lagi dengan panjang
"hmmm.. begitukah? yaa.. ku harap juga akan seperti itu jadi aku bisa kapan saja bebas darinya"ucapku asal kulirik sekilas raut wajah kepala pelayan yang tersenyum mendengar perkataanku barusan
" Lagi pula jika anda bebas dari genggaman tuan muda nyonya mempunyai tempat yang bisa anda kunjungi?" tanyanya dengan senyuman. Senyuman yang sangatlah aneh ditambgah ucapannya tadi itu sangatlah menyebalkan seolah sedang meremehkanku
"hmmm.. Aku bahkan lebih baik tinggal di luar sana tak punya tujuan atau siapapun itu dari pada aku tinggal di tempat yang bisa di bilang neraka baru untukku tinggali."ucapku sedikit sinis.
" baiklah kalau nyonya berkata dan akan tetap mempunyai pendirian sperti itu saya takkan mempermasalahkannya. hanya saja saya menyarankan jika anda ingin bebas seperti yang anda inginkan nyonya bisa bersikap lebih sedikit sopan dan baik pada tuan muda agar tuan muda luluh serta membebaskan nyonya" beritahunya.