Unattainable Love

Unattainable Love
Sebuah Kejutan (3_Selesai)



(Pov Rolland)


"Apa maksud Anda, Dion. " 📲 ucap Rolland bingung.


Ditatap nya Gery. Sedangkan yang ditatap tak mengerti. Ditunjukkan chat Dia dengan Dion.


"Coba minta lebih jelas lagi. " ucap Gery.


"Dion katakan lebih jelas. " 📲ucap Rolland.


"Jemput Baby di bandara Husein sekarang. Baby tunggu di ruang tunggu. " 📲 jelas Dion.


"Tunggu tunggu. Anda sekarang berada di Bandung." 📲 jelas Rolland.


"Iya, dan sekarang ada diruang tunggu. Abi cepet jemput, baby sudah lapar nih. " 📲 balas Dion.


Seketika itu Rolland langsung berdiri dan kebingungan.


"Gila, Dia kesini. Dia datang disaat yang tidak tepat. " ucap Rolland bingung.


"Dia siapa. Dion maksud kamu.? " tanya Gery.


"Iya, siapa lagi memangnya. " jawab Rolland sambil berdiri dan meraih kunci mobil.


"Rolland ikut. " ucap Gery sambil berlari mengikuti Rolland.


Rolland segera melajukan mobil nya kearah Bandara.


(Kembali ke cerita)


"Haaiiis. Abi lama sekali sih. " gerutu Dion.


Dilihatnya sekeliling Bandara, karena wajah Dion yang mirip Oppa Korea banyak gadis gadis yang melirik kearah nya.


Dion hanya diam tanpa memberi respon.


Tak lama kemudian Rolland dan Gery sampai juga di Bandara. Usai memarkirkan mobilnya segera mereka masuk kedalam.


"Gila cowok tadi tampan banget, imut lagi seperti oppa oppa. Ahhh pengen banget kenalan tapi takut." pekik seorang gadis yang sedang berbincang-bincang dengan temannya.


Rolland menatap Gery. Sedangkan Gery hanya mengangkat pundak nya. Tawa cekikikan gadis itu saat mendengar celotehan nya makin yakin kalau yang di bicarakan adalah Dion.


Segera Rolland berlari masuk dan di ikuti oleh Grey.


Karena lelah duduk Dion berdiri dan menatap sekeliling. Sekali kali melihat ponsel menunggu chat dari Rolland.


Dan benar juga ponsel berdering dan kali ini panggilan masuk. Dion segera mengangkat ponselnya.


"Dion itu kah Anda yang berdiri disamping koper hitam. " 📲 ucap Rolland.


Disaat menoleh kebelakang, dengan jarak sedikit jauh Dion melihat seorang pemuda tampan sedang tersenyum sambil memegang ponselnya.


"Baby." 📲 ucap Rolland.


Dion terkejut bukan main melihat Rolland berada tak jauh dari tempat nya berdiri.



Segera Dion berlari kearah Rolland yang tersenyum. Tanpa berpikir panjang Dion memeluk erat Rolland. Dan berteriak.


"Abiiii...... " pekik Dion senang.


"Dion ini dimuka umum lo. " bisik Rolland memberi tahu saat Dion berada dalam pelukannya.


"Ahhh.. Maaf hehehe Baby lupa. " ucap Dion sambil menjulurkan lidahnya.



Gery yang di sebelah nya tampak terkejut saat mendengar suara Dion begitu juga dengan Rolland.


"Astaga Dion, ternyata kamu tidak bercanda tentang suara kamu ya. " pekik Gery.


"Abi Dia...?? " tanya Dion bingung.


"Dia Gery. " jawab Rolland.


"Hai." sapa Dion.


"Sebentar, Dion kamu beneran Dion. " ucap Grey tak percaya.


"Memangnya kamu kira, aku siapa. “ jawab Dion tersenyum.


"Sudah sudah ayo kita pulang. " sahut Rolland.


"Abi, sebelum itu antar Baby ke hotel buat pesen kamar. " ucap Dion.


"Kenapa mesti nginap di hotel. Tinggal saja dirumah Rolland, ada beberapa kamar kosong disana. " sahut Gery.


"Etto. Mana bisa seperti itu. Dion gak enak sama mama. " jawab Dion menatap Gery.


"Dion, menginap saja di rumah saya, masalah Mama nanti saya yang bicara. " sahut Rolland.


"Tapi Abi. Beneran gak pa pa Baby tinggal disana.? " tanya Dion mencoba menyakinkan.


Rolland menganggukkan kepalanya.


Segera ketiga nya beranjak meninggalkan Bandara. Didalam mobil terjadi percakapan ringan, terkadang Gery yang dengan sengaja menggoda Dion hingga membuat Dion cemberut, Rolland hanya tertawa melihatnya. Dilain waktu mereka bertiga tertawa senang.