Timetravel Of The Leader

Timetravel Of The Leader
9.Rapat Pagi



Pagi yang cerah dengan matahari terbit dengan sinarnya yang membawa kehangatan serta diikuti kicauan burung-burung didahan pohon persik.Kicauannya tak dapat membuat seorang gadis yang masih bergelut dengan selimutnya.Saat cahaya memasuki kamarnya membuat gadis itu mengernyitkan dahinya dan membuatnya terbangun dari tidurnya.


eeenngghhh~~Kenapa sudah pagi saja padahal aku tadi masih bermimpi bertemu dengan bambank Agust d alias bang Suga BTS.(kehaluan readers).


"hmm Ibunda ada dimana?kenapa sudah tidak ada". batinku mencari-cari ibu yang tak ada didalam kamar.


" Putriku apa kau sudah bangun?bagaimana tidurmu semalam apa nyenyak?".tanya permaisuri yang keluar dari sebuah ruangan dengan tampilan yang terlihat seperti sudah bersiap-siap dengan hanfu permaisurinya.



"aahh Ibunda anda darimana tadi aku mencari-cari mu sedari tadi" tanyaku dengan bibir cemberut.


"bukannya menjawab pertanyaan Ibunda malah ikut bertanya kamu ini.Sekarang jawab pertanyaan Ibunda dulu". ucap permaisuri.


"baiklah ibu.Tidurku sangat nyenyak ibu karna pelukan ibu yang sangat nyaman dan hangat". ucapku dengan senyuman lebar.


" kau ini suka menggoda ibundamu ini yah".ucap permaisuri gemas.


"Sekarang giliran ibu menjawab pertanyaan ku". ucapku


" Ibunda tadi pergi bersiap-siap untuk pergi ke rapat pagi hari diaula.apa kau lupa hari ini ayahandamu akan mengumumkan kamu sebagai putri mahkota".ucap permaisuri lembut.


"ahh iya ibu aku lupa". ucapku mulai menuruni peraduan.


" baiklah ayo ibu bantu bersiap-siap dan ibu akan meriasmu juga".ucap permaisuri semangat.


"iya ibu". ucapku lembut.


Sekarang diriku memakai hanfu berwarna hijau dengan perpaduan warna putih dengan hiasan sulaman bergambar dedaunan dari pohon bambu,wajahku yang dirias Ibunda dengan blush on tipis dan memakai sedikit perona bibir,rambutku yang hanya dijepit dengan jepit rambut dari giok berwarna putih.



Saat menuju ke aula dari kejauhan terlihat Zuzu menggunakan hanfu berwarna abu-abu muda rambut yang diikat setengah tengah berjalan menuju diriku dan Ibunda dengan senyuman diwajahnya.



" emang gak salah gua punya adik ganteng.iya gak readers:)".gumamku.


"selamat pagi Ibunda selamat pagi jiejie". ucap Zuzu yang hanya diriku angguki.


" pagi juga zho'er".ucap permaisuri lembut.


"pagi ini kau tampan sekali adikku". ucapku dengan nada sedikit menggodanya.


"jiejie kau juga cantik hari ini". ucapnya dengan senyuman lebar dan hanya aku berikan usapan kecil dipucuk kepalanya.


Dalam perjalan ke aula kami bertiga selalu saja bercerita tentang semua kejadian lucu saat Zuzu masih kecil.Semua pelayan dan pengawal di istana tersenyum melihat kami bertiga bercanda ditengah perjalanan.


" semoga yang mulia permaisuri dan Baginda raja nantinya akan selalu bahagia karna kedatangan nona muda diistana ini".ucap pelayan A tulus.


"iya semoga kerajaan kita selalu bahagia dengan kedatangan nona muda disini".ucap pelayan B juga tulus.


Kini aku,Ibunda dan Zuzu telah sampai didepan pintu aula istana.seorang Kasim mengumumkan kedatangan kami.


YANG MULIA PERMAISURI~YANG MULIA PUTRA MAHKOTA ~DAN NONA MUDA LIEN SHAN MEMASUKI AULA ISTANA~~~.


Sekejap semua orang yang berada di aula menoleh kearah pintu dan melihat seorang gadis cantik diantara permaisuri dan pangeran mahkota dengan hanfu wanita berwarna hijaunya yang lembut membuat semua mata orang yang berada diaula serasa sejuk saat melihatnya.


" Salam hormat kepada yang mulia baginda raja".ucap kami serentak dengan sedikit membungkukkan badan. Permaisuri dan Zuzu berjalan menuju singgasana masing-masing. Diriku membalikkan badan dan menatap semua orang yang ada diaula dengan tetap berdiri tegak dan dagu terangkat dengan sorot mata tegas dan dingin tersirat didalamnya.


"Hari ini aku akan mengumumkan pengangkatan nona muda Lien Shan sebagai anak sahku dengan permaisuri dan pengangkatannya sebagai putri mahkota kekaisaran Zhou.Apa ada yang keberatan dengan keputusan saya". ucap kaisar lantang dan tegas.


"Tidak yang mulia". ucap semua orang serentak dengan senyuman dimasing-masing wajah mereka.


" Mulai hari ini dan seterusnya nona Lien adalah putri mahkota dari kekaisaran Zhou dan kini berganti nama menjadi Zhou Shan ".ucap kaisar tegas.


HIDUP YANG MULIA PUTRI MAHKOTA ZHOU SHAN~~~.sorak semua orang yang ada diaula.


" Semuanya saya sangat bersyukur karena bisa menjadi anggota keluarga dari kekaisaran Zhou".ucapku seraya membungkukkan badan.


"yang mulia Putri mahkota tak perlu membungkukkan badan seperti itu kami semua juga sangat bahagia dengan adanya anda diistana ini". ucap salah satu menteri tulus dengan senyuman diwajahnya.


" Ayahanda apa saya bisa meminta satu permintaan ".ucapku memohon seraya membalikkan badan.


" apa itu putriku?".tanya kaisar.


"Karna hari ini adalah hari paling membahagiakan bagi shan'er.Shan'er ingin mengajak semua penghuni istana makan siang bersama didepan halaman aula istana.apa boleh ayah?".tanyaku.


" Tentu saja boleh shan'er.Ayahanda akan memanggilkan beberapa koki handal istana untuk memasaknya ".ucap kaisar lembut.


" Tak perlu memanggilkan koki handal ayah biar shan'er dan beberapa pelayan saja untuk menyiapkan semuanya".ucapku tenang.


"apa kau tak kelelahan nantinya putriku". ucap permaisuri cemas.


" Ibunda tak perlu khawatir nanti aku akan meminta bantuan Zuzu juga.Zuzu apa kau mau membantu jiejiemu ini".ucapku.


"Tentu saja jiejie aku akan membantumu menyiapkan semuanya". ucap Zuzu dengan tersenyum dan hanya diangguki olehku.


" Baiklah terserah kalian saja Ibunda tidak akan memaksa kalian".ucap permaisuri pasrah.


"baiklah sekarang 10 pelayan diantara kalian ikuti aku ke dapur sekarang untuk memasak dan kau Zuzu pergilah dengan beberapa pengawal untuk menata tempat yang akan digunakan untuk kita semua makan". ucapku seraya berjalan meninggalkan aula istana dengan 10 pelayan dibelakangku dan hanya diangguki mengerti oleh Zuzu.


Semua orang menunggu diaula saat diriku dan Zuzu menyiapkan semua perjamuan makan siang hari ini. Didapur aku memasak dengan diiringi canda tawa bersama para pelayan.Semua pelayan merasa senang dengan adanya Putri mahkota diistana mereka.Orang-orang diistana dan dimasyarakat yang ada di kekaisaran merasa senang dengan kedatangan Putri mahkota ditengah-tengah mereka sifat ramahnya yang menghangatkan hati mereka semua.


PENGUMUMAN:


Mulai hari ini author akan up satu chapter seharinya.


Ayo terus dukung author dengan berikan vote dan like sebanyak-banyaknya. Salam sayang dari author:).