
Hari ini aku akan menyambut kedatangan orang-orang yang dilatih tomu dihutan kegelapan dan membuat jalan agar mereka bisa memasuki kastil luster.
Aku terbangun cukup pagi dan melakukan kegiatan seperti biasanya aku hari ini tak memakai hanfu seperti biasanya tapi aku menggunakan gaun formal hitam polos sepaha dengan memperlihatkan kedua bahuku.
Rambutku yang kuikat sederhana aku juga menggunakan highheels yang tak terlalu tinggi.
"nona apa kau sudah bangun". ucap Lulu diluar kamarku aku yang mendengarnya langsung saja memakai jubah hitam cukup besar untuk menutupi lekuk tubuhku dan membuka pintu kamarku.
" aku sudah bangun lulu".jawabku saat pintu sudah terbuka lebar.
" kenapa nona tak memanggilku jika ingin bersiap-siap.maafkan aku nona karna datang terlambat kekamar nona".ucap Lulu merasa bersalah.
"Sudahlah Lulu yang menyalahkan dirimu sendiri.Ayo antarkan aku keruang makan untuk sarapan". ucapku lembut dan berjalan mendahuluinya.
Segera Lulu menyusulku dengan berjalan dibelakangku saat sampai diruang makan disana masih sangat sepi belum ada orang yang datang selama menunggu aku menyenderkan kepalaku diatas meja dengan memandang kearah pintu masuk.
Setelah sekian lama menunggu akhirnya mereka datang juga ayahanda,Ibunda dan Zuzu datang dengan wajah senang.
" kenapa lama sekali aku sedari tadi pagi aku sudah menunggu sangat lama aku juga sangat lama".ucapku dengan bibir cemberut.
" maaf shan'er kami tidak tahu".ucap ayah lembut.
"pelayan siapkan makanannya". ucap Ibunda yang melihatku iba.
Makan pagi hari ini hanya terdengar suara dentingan alat makan dan kini aku berada di taman istana bersama Ibunda dengan yang lainnya.
" putriku pergi kemana saja kamu selama 3 hari".ucap Ibunda penasaran.
"aku hanya pergi untuk urusan penting ibu". ucapku bohong sembari menyesap teh hangat karna masih belum ingin memberitahukan semua orang.
" ayah aku akan pergi sekarang ada masalah penting ".ucapku seraya berdiri dari dudukku.
" jiejie akan pergi kemana lagi jiejie kan baru saja pulang".cegah Zuzu.
"aku ikut yah Cup". lanjut Zuzu
" maaf Zuzu aku tak bisa mengajakmu nanti aku akan kembali".ucapku seraya mendekat ke Ibunda dan ayahanda.
"Cup Cup.Aku akan pergi sekarang". ucapku setelah mengecup kedua pipi orang tuaku dan melesat pergi dengan kecepatan tinggi.
Aku menuju ke istana ku yang ada didalam hutan kegelapan dan disambut oleh teriakan dari minghao saat aku baru tiba didepan pintu gerbang kastil.
"jiejie!!". teriak minghao saat pintu gerbang kastil terbuka.Lihatlah sekarang seorang anak kecil berlari kearahku dengan wajah sangat bahagia saat melihatku.
" akhirnya jiejie datang juga aku sudah menunggu sejak pagi tadi".ucap minghao dengan senyuman manisnya yang melekat diwajahnya.
"ayo masuk dulu aku ingin memasak beberapa makanan". ajakku pada minghao dan disambut antusias olehnya.
Aku dan minghao berkutat didapur bersama untuk membuat beberapa makanan untuk tomu dan orang-orang yang sudah dilatih oleh tomu.
*******
Tomu pov
Kini aku mengawasi semua orang yang akan direkrut oleh nonaku yang cantik Yah...dia adalah nona Zhou Shan dan hari ini aku akan membawa orang-orang ini ke istana luster.
" Selamat kepada semuanya yang telah berhasil menempuh pelatihan yang sangat berat dan hari ini saya akan membawa kalian ke master untuk bertemu".ucapku lantang dan ditanggapi tatapan bingung dari semua orang.
"ikuti aku". ajakku dengan berjalan mendahului mereka semua.
Didepan terlihat banyak sekali pohon yang membuat mereka bingung.Pasalnya pohon itu sama sekali belum mereka lihat jenisnya Yah..pohon itu adalah pohon pinus yang menjulang sangat tinggi.
" TERBUKALAH".teriakku lantang dan segeralah beberapa pohon pinus mulai bergerak dan menggeser batang besarnya kesamping seperti membuka jalan.
Semua orang terpanah melihat kejadian menakjubkan didepan mata mereka dan membuat mereka benar-benar terkejut adalah pohon-pohon yang menjulang tinggi itu bergerak membuka jalan saat mendengar suara dari tuan tomu dan terlihat pemandangan yang benar-benar indah rumah-rumah dengan bentuk asing dan tertata rapi.
Rumah kaca yang berada ditengah-tengah rumah-rumah itu.Semakin berjalan lebih dalam semakin menakjubkan lagi karna banyak sekali pemandangan yang membuat mereka berdecak saat melihat semua keindahan itu.
Dan sekarang semua orang berada didepan pintu gerbang berukuran besar bahkan bangunan didepan mereka lebih besar dari sebuah kekaisaran.Semua orang mulai memasuki kastil dan kini berada didalam sebuah ruangan dengan satu buah singgasana tinggi berada ditengah-tengah ruangan bisa dibilang yang dimaksud adalah aula kastil.
"semuanya berbaris dengan rapi aku akan memanggil master". ucapku seraya pergi memanggil nona Zhou Shan.
******
" minghao semua makanannya sudah jadi dan apakah Jili sudah selesai dari pelatihannya ".tanyaku pada minghao yang masih memotong beberapa buah apel.
" sudah jiejie".sahut minghao tanpa mengalihkan pandangannya dari buah apel yang masih dikupasnya.
"aku akan memanggilnya sekarang". ucapku dan langsung saja.Jili muncul di depanku dan minghao penampilannya sekarang sama dengan minghao yang menggemaskan.
" wah selamat yah atas pencapaian kultivasimu ji'er".ucapku lembut dengan mengusap pucuk kepalanya.
"terimakasih jiejie sekarang aku sudah mencapai ranah kultivasi jendral tingkat 5 dengan elemen kuning dan ungu yang ada di tingkat 6." ucapnya bahagia.
"selamat yah nah sekarang bantu jiejie dan Gege minghao yah". ucapku lembut dan diangguki semangat olehnya.
Tak lama kemudian munculah tomu dengan langkah tegasnya memasuki aula makan yang disana terdapat diriku,minghao dan Jili sedang menata beberapa makanan.
" salam nona".ucap tomu hormat saat berada disampingku.
"ajak semuanya masuk ke aula makan sekarang. aku akan kekamar mandi dulu". ucapku datar dan segera berlalu pergi.
Tomu menghela nafas panjang saat melihat nonanya tak menyambutnya sama sekali dan berbicara datar padanya.
Sementara tomu memanggil semua orang untuk ke aula makan aku pergi kekamarku untuk buang air kecil.Setelah selesai aku pergi kedepan cerminku apa aku sudah berpenampilan baik.Aku berdecak kagum karna aku tak ingin semua orang disana akan mengejek karna memiliki pemimpin yang buruk rupa.
Aku berjalan menuju aula makan berjalan layaknya seorang model dimasa depan.Apalagi dengan highheels hitamku yang cukup tinggi aku memasuki aula makan dan terlihat semua orang duduk dengan tenang dimasing-masing bangku disana.
Semua orang menatapku dengan rahang terjatuh dan mulut terbuka lebar.
" *apa dia masternya?".
"apa itu seorang dewi sangat cantik".
" astaga mataku* ".
Itulah bisikan dari semua orang yang bisa kudengar dan membuatku menghilangkan wajah datarku sejak aku memasuki aula makan digantikan dengan senyuman ramah di wajahku yang membuat semua orang menjadi lebih melongo tak percaya.
" tomu kemari dan jelaskan".suruhku pada tomu dan diangguki tomu seraya berdiri dari duduknya.
"orang-orang disini berjumlah 500 orang nona dengan 350 laki-laki dan 150 orang wanita semua umurnya sesuai dengan permintaan nona". ucap tomu tegas.
" kerjamu sangat bagus tomu dan sebagai hadiahnya aku sudah membuatkan satu tempat tinggal dan area berlatih khusus untukmu".ucapku lembut.
" terimakasih nona aku sangat senang ".ucap tomu dengan senyuman diwajahnya yang membuat beberapa wanita disana menunduk malu.
" Semuanya Perkenalkan aku adalah Queen luster dan selamat atas pencapaian kalian setelah melakukan pelatihan berat dari tomu.Pasti kalian semua lelah dan lapar sekarang kalian makanlah terlebih dahulu baru nanti aku akan menjelaskan semuanya".ucapku lantang dan ramah.
"minghao..Jili ayo kita makan". ucapku pada 2 orang anak itu yang ada disampingku.
" Kalian berdua ikutlah duduk dengan tomu".ucapku seraya berjalan kearah meja yang lebih banyak laki-laki daripada wanita.
"permisi apa aku boleh duduk disini". ucapku ramah pada salah satu wanita disana.
" Silahkan nona cantik".sambutnya ramah.
"kalian makanlah aku yang membuatnya dan selamat makan".ucapku lantang dan langsung memakan makanan didepanku.
Makanan kali ini identik makanan yang lebih banyak terbuat dari daging seperti daging panggang,ditumis dan digoreng. Semua orang makan dengan suasana bahagia dengan sedikit canda tawa disana yang mencairkan suasana.
" Semua perhatian ".ucapku tegas dan lantang didepan singgasanaku setelah selesai melakukan kegiatan makan bersama.
" aku membeli dan melatih kalian semua agar menjadi pengikutku dan menjadi penghuni dari kerajaan lusterku.aku juga akan membuat sebuah organisasi yang mengumpulkan informasi dengan cepat,membereskan kekacauan,sebagai mata-mata dan sebagai ahli obat dan racun.Apakah kalian akan mengikutiku dengan setia".ucapku lantang dan tegas dengan aura pemimpinku yang langsung keluar dari tubuhku.
"kami siap mengikuti tuan dan berjanji setia untuk selamanya atas nama langit". ucap semua orang jujur.
" nama dari organisasi kita adalah THE DARK dan panggil aku QUEEN aku juga sudah membuat sebuah tatto kesetiaan dilengan kalian dengan bentuk sayap hitam jika kalian berkhianat padaku kalian akan mati dalam sekejap.Semuanya bisa pergi sekarang".ucapku lantang.
"minghao..Jili pandu mereka dan bagilah rumah pada mereka untuk mereka tinggalih.Aku harus kembali sekarang". ucapku yang langsung melesat pergi setelah memakai jubah hitamku.
Kini aku melesat pergi untuk kembali kekaisaran Zhou dan saat tengah ditengah jalan aku mendengar suara seseorang sedang kesakitan........
**Siapakah itu?segini dulu yah readers karna author bener-bener sibuk sampai hari Senin.Maaf yah kalau author up nya cuma dikit dan makasih buat yang udah like sama vote.
Ayo terus dukung author yah dengan vote dan like sebanyak-banyaknya termasuk yang lagi promosi.Salam sayang author**:)