
Zhou Shan mencoba melampiaskan seluruh amarahnya pada bangunan aula dan membuatnya akan runtuh." Aaaaa.....".Teriak Zhou Shan menggema saat sayapnya hilang dan membentuk tatto di punggungnya membuat Huang Shing dan ketiga pria tadi cemas.
Kini Zhou Shan terbaring lemas dilantai dengan wajah pucat tak memperdulikan jika sewaktu-waktu bangunan aula itu akan roboh.Zhou Shan memejamkan matanya sebentar dan bangkit berdiri dengan sedikit upaya lalu menyuruh minghao mengambilkannya jubah besar berwarna hitam untuk menutupi pakaiannya yang compang-camping akibat terkena momentum kekuatannya sendiri.
Zhou Shan keluar dengan lemas dan wajah pucat membuat Liu berlari kearahnya." Ala yang terjadi padamu?Maafkan aku,aku benar-benar minta maaf telah membuatmu seperti ini ". Ucap Liu tulus penuh penyesalan dengan air mata mengalir.
" Aku tid-...".Jawab Zhou Shan terhenti jatuh tak sadarkan diri membuat Huang Shing,Zuzu dan Tomu cemas dengan sigap Liu menggendongnya ala bridal style.
Minghao pov
Tanpa diduga minghao keluar dari dalam dimensi dengan wujud anak kecilnya.
" Gege cepat carikan paviliun yang tersisa untuk jiejie".Teriak Minghao membaut semua orang gelagaln mencari sebuah paviliun kosong.
" Lebih baik kepaviliunmu saja.Bisakah kau membantuku berjalan".Ucap wanita tadi lemah pada Tomu.
" Baiklah ayo cepat atau aku akan menebas kepalamu".Jawab Tomu dingin dan membantunya berjalan.
Kini Zhou Shan berada diatas peraduan mewah disana terdapat Minghao dan Zuzu yang sedang mengobati luka gores yang ada di seluruh kulit Zhou Shan membuat Minghao dan Zuzu geram.
Saat mengobati Zhou Shan,Minghao dan Tomu saling berbisik-bisik merencanakan membalas perbuatan dari wanita rubah itu seakan keduanya adalah saudara kembar berpemikiran licik entah mereka meniru siapa.
" Kenapa kalian membuat jiejie Kami terluka".Ucap Minghao dingin menatap tajam pada ketiga pria yang tengah berdiri dengan takut saat mendapat tatapan tajam dari minghao.
" Gege Tomu bukankah aku sudah bilang untuk mencegahnya bukan".Lanjut minghao bertambah dingin.
" Apa kalian tak mendengarnya JAWAB!!".Teriak Zuzu dengan menggertakkan gigi.
" Bawa kemari wanita sialan itu yang berani mengusik Jiejie".Ucap Minghao dingin diangguki oleh Zuzu dengan cepat Tomu mendorong pundak wanita itu membuatnya tersungkur dilantai.
" Wah....wah....saudara Zuzu lihatlah wanita yang sudah berani menggores kulit jiejie dan membuat jiejie hampir kehilangan setengah kesadarannya ".Ucap Minghao sinis berjalan mendekat kearah wanita rubah yang tersungkur tadi diikuti Zuzu dibelakangnya.
" Benar saudaraku gara-gara binatang bodoh ini aku hampir melihat jiejie menghilang didepan mataku".Jawab Zuzu penuh hinaan dengan menginjak tangan wanita itu dengan keras.
note:Jadi umur Zhou Shan sekarang itu 22 thn untuk Zuzu itu 21 thn tapi saat bersama orang terdekatnya saja Zuzu bersifat layaknya anak-anak.
" Aakkhh.... tolong lepaskan tanganku aku benar-benar minta maaf ".Ucap wanita itu menahan kesakitan ditangannya yang diinjak zuzu.
" Kita harus memberikannya hukuman karna telah berani melukai jiejie".Ucap minghao dengan tangan yang meraih rambut wanita itu dan menariknya kuat.
" Minghao...Zuzu....".Panggil seseorang dengan lirih.
" Jiejie!!!!".Teriak Zuzu dan Minghao menoleh kearah wanita yang terbaring di peraduan.
" Kemarilah jangan menyakitinya dia sudah menyesal dengan perbuatannya ".Panggil Zhou Shan lirih tetapi terdengar lembut membuat Zuzu dan Minghao berlari kearah Zhou Shan.
" Tenanglah aku baik-baik saja ".Lirih Zhou Shan mengelus-elus puncak kepala Zuzu dan Minghao yang memeluknya dan menangis tersedu-sedu.
" Mulai saat ini aku akan menjaga jiejie".Ucap Zuzu menghapus air matanya kasar.
" Yah Terimakasih ".Jawab Zhou Shan lembut.
" Ingat jangan memberi dia hukuman karna jiejie sudah membunuh sifat arogan dan kesombongannya.Jiejie juga yang akan mengawasinya langsung".Lanjut Zhou Shan memberikan penjelasan untuk keduanya dan diangguki paham.
Setelah selesai dengan acara berpelukan layaknya teletabis keduanya menyingkir membiarkan ke-3 pria itu untuk meminta maaf.
" Kami minta maaf karena tak bisa menjagamu".Ucap ke-3 pria itu tulus dan jujur penuh penyesalan.
" Tak apa ini karena kecerobohanku juga dan bisakah aku meminta tolong?".Tanya Zhou Shan menatap ketiganya lekat.
" Iya apa itu meimei".Jawab Gege Huang yang sudah berjanji untuk selalu melindungi adik kecilnya.
" Bisakah Gege,tomu,minghao dan Zuzu memasakkanku sup ikan aku ingin memakan itu" Jawab Zhou Shan membuat yang lain melongo karena mereka berpikir jika Zhou Shan meminta yang aneh-aneh.
" Tentu kami akan segera membuatkannya untukmu".Jawab Gege huang.
" Terimakasih dan Liu kau disini".Balas Zhou Shan membuat mereka ber-4 melenggang pergi dan orang-orang disana ikut keluar karna mendapat tatapan tajam dari minghao dan juga Zuzu membuat Zhou Shan menggelengkan kepala.
" Liu temani aku istirahat".Ucap Zhou Shan menarik tangan Liu agar duduk disampingnya.
Liu pov
" Terimakasih......Terimakasih karna sudah mencemaskanku dan melindungi ku.Aku akan mempertaruhkan nyawaku untukmu".Batin Liu tidur disamping Zhou Shan memeluknya dengan hati-hati takut luka Zhou Shan akan lecet kembali.
Happy reading🍁💤